Mahasiswa BINUS UNIVERSITY Christoffer Edbert Tembus Top 3 Clash of Champions Season 3, Jadi Satu-satunya Wakil PTS - Koran Mandalika

Mahasiswa BINUS UNIVERSITY Christoffer Edbert Tembus Top 3 Clash of Champions Season 3, Jadi Satu-satunya Wakil PTS

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 26 Agustus 2026 – Persaingan mahasiswa berprestasi dari berbagai universitas ternama di Indonesia dan dunia dalam Clash of Champions (CoC) Season 3 menghadirkan pencapaian membanggakan dari BINUS University. Christoffer Edbert, mahasiswa Computer Science, School of Computer Science, BINUS @Kemanggisan, berhasil menembus Top 3 Clash of Champions Season 3 dan menjadi satu-satunya mahasiswa dari perguruan tinggi swasta (PTS) yang mencapai posisi tersebut.

Di babak tiga besar, Christoffer bersaing dengan mahasiswa dari National University of Singapore (NUS) dan Universitas Indonesia (UI). Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa perguruan tinggi swasta Indonesia memiliki kapasitas dan daya saing untuk tampil bersama talenta akademik dari berbagai universitas terkemuka.

Bagi Christoffer, perjalanan tersebut tidak terlepas dari ketertarikannya terhadap dunia competitive programming, yang juga menjadi salah satu alasan dirinya memilih Computer Science BINUS University. Selama kuliah, ia terus mengembangkan kemampuannya melalui komunitas Jollybee dan berbagai kompetisi, termasuk International Collegiate Programming Contest (ICPC), kompetisi pemrograman tingkat mahasiswa yang menguji kemampuan algoritma, logika, dan problem-solving.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aku memilih Computer Science BINUS University karena BINUS University memiliki komunitas competitive programming yaitu Jollybee yang mendorong aku dalam karier competitive programming, khususnya dalam meraih prestasi di International Collegiate Programming Contest (ICPC). Meraih prestasi ICPC tentu saja mengubah hidupku dari segi pengetahuan dan juga kesempatan untuk aku bisa berkarya di bidang teknologi,” ujar Christoffer.

Selama menjalani perkuliahan di BINUS @Kemanggisan, Christoffer mengasah kemampuan berpikir logis dan problem-solving melalui berbagai pembelajaran, terutama Competitive Programming dan Matematika Diskret. Kemampuan tersebut ternyata tidak hanya relevan dalam bidang Computer Science maupun kompetisi programming, tetapi juga ia gunakan saat menghadapi berbagai challenge di Clash of Champions.

Menurut Christoffer, kemampuan kombinatorik yang dipelajarinya dalam Matematika Diskret cukup terpakai ketika menghadapi Coin Royale pada babak Top 8. Sementara kemampuan menemukan pola dan menyelesaikan persoalan yang terus diasah melalui competitive programming membantunya dalam berbagai tantangan lain, termasuk Cerebral Race pada babak Top 10.

Baca Juga :  International Undergraduate Program untuk Pebisnis Era Digital

“Menurut aku pembelajaran competitive programming dan matematika diskret yang paling membantu. Kemampuan kombinatorik cukup terpakai waktu game Coin Royale. Kemampuan problem solving di competitive programming serta soal-soal seperti tes IQ yang menemukan pola juga terpakai di berbagai games seperti Cerebral Race,” jelasnya.

Pengalaman tersebut sekaligus mencerminkan karakter BINUS @Kemanggisan sebagai Digital Technology Campus, yang mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami teknologi secara akademik, tetapi juga mengembangkan kemampuan problem-solving, inovasi, dan daya saing melalui berbagai pengalaman belajar dan kompetisi.

Ekosistem tersebut juga menjadi bagian penting dalam perjalanan Christoffer. Ia menyebut komunitas Jollybee, pelatihan competitive programming, serta pengalaman mengikuti ICPC sebagai ruang yang membantunya terus berkembang. Christoffer juga menyebut Albert Yulius Ramahalim, Joceline Araki, serta Maximilianus Maria Kolbe atau Coach Lie sebagai beberapa sosok yang memberikan dukungan selama perjalanan akademik dan competitive programming-nya.

Selain melalui komunitas dan pendampingan, BINUS University juga memberikan dukungan dalam bentuk training camp OCPC, serta akomodasi transportasi dan hotel untuk kebutuhan kompetisi ICPC. Dukungan tersebut menjadi bagian dari proses pengembangan mahasiswa agar dapat terus menguji kemampuan dan memperluas pengalaman di luar ruang kelas.

Namun, perjalanan di Clash of Champions tidak hanya mengandalkan kemampuan akademik. Christoffer menyebut stamina dan mental sebagai dua tantangan terbesar selama mengikuti kompetisi. Untuk mengatasinya, ia berusaha menjaga disiplin, berdoa, serta memanfaatkan setiap kesempatan untuk beristirahat di tengah rangkaian kompetisi yang intens.

Sebelum mengikuti Clash of Champions, Christoffer juga telah menyelesaikan seluruh kewajiban akademiknya di BINUS University, termasuk skripsi. Hal tersebut membuatnya dapat memberikan fokus lebih besar terhadap kompetisi. Di luar CoC, ia tetap aktif mengajar Olimpiade Informatika untuk siswa SMA, yang sekaligus menjadi salah satu caranya untuk terus mempertahankan kemampuan berpikir dan problem-solving.

Baca Juga :  Port Academy Luncurkan Pelatihan Customs

Perjalanan Christoffer menjadi salah satu contoh bagaimana pembelajaran dan ekosistem di BINUS @Kemanggisan sebagai Digital Technology Campus dapat mendorong mahasiswa untuk berkembang menjadi talenta teknologi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan, berpikir kritis, dan menyelesaikan berbagai tantangan.

Pencapaian tersebut juga sejalan dengan posisi BINUS University sebagai universitas swasta No. 1 di Indonesia versi QS World University Rankings 2027, sekaligus memperkuat komitmen BINUS University dalam mempersiapkan mahasiswa agar memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global.

Usai menyelesaikan perjalanan di Clash of Champions, Christoffer ingin melanjutkan langkahnya dengan bekerja di perusahaan teknologi terbaik, khususnya di bidang High Frequency Trading, sembari mempertimbangkan peluang melanjutkan studi maupun membangun perusahaan sendiri. Ia juga ingin tetap mengajar Olimpiade Informatika sebagai bagian dari upayanya untuk terus belajar dan berbagi pengetahuan.

Bagi mahasiswa dan generasi muda yang sedang mempersiapkan masa depannya, Christoffer menitipkan pesan mengenai pentingnya menggunakan waktu dan kesempatan yang dimiliki dengan sebaik-baiknya.

“Hidup adalah pilihan. Arah hidupmu ditentukan dari situ. Buat generasi muda, saran dari aku, kalian isi waktu hidupmu untuk banyak belajar dan bekerja untuk masa depan. Kurangi waktu untuk aktivitas sia-sia. Waktu tidak bisa kembali, gunakan waktu dengan baik,” pesan Christoffer.

Perjalanan Christoffer dari Computer Science BINUS University di BINUS @Kemanggisan hingga berhasil menembus Top 3 Clash of Champions Season 3 menunjukkan bagaimana lingkungan pembelajaran berbasis teknologi, kesempatan untuk terus mengasah kemampuan, serta konsistensi dalam belajar dapat menjadi bekal mahasiswa untuk berkembang dan bersaing di panggung yang lebih luas.

Melalui BINUS @Kemanggisan sebagai Digital Technology Campus, BINUS University berharap semakin banyak mahasiswa dapat mengembangkan potensi, menghasilkan inovasi, serta membawa kemampuan yang diperoleh selama perkuliahan untuk menciptakan kontribusi nyata bagi masyarakat dan industri di masa depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?
Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026
Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar
CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto
Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik
Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang
Buka Booth di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Bagikan Swag Terbatas dan Meluncur di Product Hunt pada 15 September
Instagram dan TikTok Jadi Layanan dengan Permintaan Tertinggi di Katalog SMM Panel Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:02

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Buka Booth di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Bagikan Swag Terbatas dan Meluncur di Product Hunt pada 15 September

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Instagram dan TikTok Jadi Layanan dengan Permintaan Tertinggi di Katalog SMM Panel Indonesia

Rabu, 16 September 2026 - 15:02

Sparks Your Happiness di Hublife, Momen Seru Bareng Keluarga

Berita Terbaru

Teknologi

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:02