Mahasiswa BINUS UNIVERSITY Tembus Tokyo Game Show 2025 dengan Game “Luminote Mio” - Koran Mandalika

Mahasiswa BINUS UNIVERSITY Tembus Tokyo Game Show 2025 dengan Game “Luminote Mio”

Kamis, 28 Agustus 2025 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Program Game Application & Technology (GAT) School of Computer Science, BINUS University, kembali menorehkan prestasi membanggakan. Tim LOGIC – Thizen Studio berhasil lolos seleksi dan akan menampilkan karya mereka, Luminote Mio: Aqualoom at Ocean’s End, di Tokyo Game Show (TGS) 2025. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan BINUS University, tetapi juga membuktikan bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing di panggung global.

Keberhasilan tim LOGIC – Thizen Studio tidak lepas dari peran strategis BINUS University. Sebagai bagian dari LOGIC (Laboratory of Game Incubation Center), tim ini mendapatkan akses penuh ke fasilitas kelas dunia, pendanaan, mentoring intensif dari praktisi industri game, serta jaringan komunitas game Indonesia. Selain itu, BINUS University juga menanggung akomodasi, tiket, dan logistik untuk memastikan tim dapat tampil maksimal di ajang internasional. Pak Dimas Ramdhan, dosen pembimbing, mengatakan, “Ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa bisa bersaing di tingkat internasional ketika diberikan dukungan yang tepat. Kami bangga melihat karya mereka diakui di kancah global.”

Baca Juga :  SATU UNIVERSITY Bersiap Hadirkan Kampus Utama di Podomoro Park Bandung

Image

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Game Luminote Mio mengusung konsep dunia pascakiamat yang nyaman dan santai. Nama “Luminote” menggabungkan unsur light dan note, sementara “Mio” adalah karakter utama. Filosofi game ini adalah menghadirkan cahaya dan hiburan melalui karya aquascape di dunia yang hancur, menyampaikan pesan bahwa keindahan bisa ditemukan di tengah tantangan. Tim mengaku momen paling berkesan adalah ketika visual dan cerita yang mereka kembangkan secara terpisah akhirnya menyatu menjadi sebuah pengalaman yang unik. Tantangan terbesar datang dari pembagian waktu antara pengerjaan game dan jadwal kuliah, termasuk menghadapi UAS, namun hasil akhirnya dianggap sangat sepadan.

Reaksi tim saat menerima kabar lolos ke TGS 2025 adalah campuran kebahagiaan dan tak percaya. “Kami sangat bangga bisa mewakili BINUS University dan Indonesia. Ini mimpi yang menjadi nyata,” ujar salah satu anggota tim. Bagi mahasiswa GAT BINUS University, platform seperti TGS sangat penting. Selain membuka kesempatan berjejaring dengan publisher dan investor, ajang ini memberi peluang untuk menguji game langsung ke pasar Jepang dan mendapatkan umpan balik berharga dari pemain internasional.

Baca Juga :  Software Keuangan UMKM: Investasi Cerdas untuk Pertumbuhan Bisnis Anda

Tim LOGIC – Thizen Studio menilai industri game Indonesia sedang berkembang pesat dengan dukungan pemerintah dan komunitas. Namun, tantangan struktural dan akses pengetahuan masih perlu diatasi. Mereka menekankan pentingnya ekosistem yang mendukung, seperti LOGIC BINUS University, untuk membantu talenta muda menembus pasar global. “Indonesia memiliki talenta luar biasa. Kini saatnya kita memanfaatkan momentum ini dan menunjukkan karya anak bangsa ke dunia,” tambah mereka.

Setelah TGS 2025, tim akan mengumpulkan validasi pemain, melanjutkan pengembangan game, dan menargetkan rilis di platform global seperti Steam. Dengan pencapaian ini, BINUS University kembali menegaskan komitmennya untuk membina talenta unggul yang mampu berprestasi secara global. BINUS University mengucapkan selamat dan semangat kepada tim LOGIC – Thizen Studio atas pencapaian luar biasa ini, dan berharap karya mereka bisa menginspirasi lebih banyak mahasiswa untuk membawa nama Indonesia di kancah internasional.

Berita Terkait

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master
Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3
Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro
Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps
Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech
Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:00

KAI Divre III Palembang Imbau Masyarakat Manfaatkan Faskes Alternatif Selama Klinik Mediska Tutup Sementara

Berita Terbaru