Memperkenalkan Smart Fertilizing Recommendation System kepada Petani, Eratani Lakukan Uji Coba di Area Operasional Jawa Barat - Koran Mandalika

Memperkenalkan Smart Fertilizing Recommendation System kepada Petani, Eratani Lakukan Uji Coba di Area Operasional Jawa Barat

Rabu, 27 Maret 2024 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memperkenalkan Smart Fertilizing Recommendation System kepada Petani,  Eratani Lakukan Uji Coba di Area Operasional Jawa Barat

Jakarta, 27 Maret 2024 – PT Eratani Teknologi Nusantara telah melaksanakan uji coba penggunaan perangkat Smart Fertilizing Recommendation System bersama dengan Petani Binaan Eratani di beberapa lahan area operasional Jawa Barat sebagai bagian dari inisiatif lanjutan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor pertanian Indonesia. Agenda tersebut mendapat sambutan positif dari para petani yang tergabung dalam ekosistem perusahaan. Petani Binaan Eratani juga menunjukkan kesiapannya untuk mengadopsi pendekatan baru dalam pemupukan guna meningkatkan produktivitas panen.

Pada tahun 2023, data Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat menunjukkan bahwa telah terjadi penurunan luas panen padi sekitar 81,53 ribu hektare di daerah Jawa Barat dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Penurunan signifikan dalam produksi padi juga terjadi di wilayah-wilayah sentra produksi padi, termasuk di Kabupaten Karawang dengan penurunan sebanyak 130,2 ribu ton. Angka penurunan tersebut dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pemupukan yang tidak sesuai yang berakibat pada tidak terpenuhinya kebutuhan nutrisi esensial untuk pertumbuhan optimal tanaman padi.

Baca Juga :  BINUS UNIVERSITY Dorong Literasi dan Etika AI bagi Dosen sebagai Pilar Transformasi Pendidikan

Depan - belakang; Andrew Soeherman (CEO Eratani), Petani Binaan Eratani, Hilman Hasyim Firdaus(Farmer Excellence Lead Eratani)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui implementasi perangkat Smart Fertilizing Recommendation System, kami berharap para Petani Binaan Eratani dapat lebih terbantu dalam menerapkan praktik pemupukan yang lebih tepat dan efisien,” ujar Andrew Soeherman, CEO Eratani. “Langkah ini merupakan strategi kami dalam memastikan keberlanjutan sektor pertanian yang tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga menjaga kesehatan tanah untuk jangka panjang.”

“Dengan penggunaan teknologi IoT ini, kami berharap bahwa para petani dapat menyesuaikan kadar pemberian pupuk berdasarkan data yang akurat dan rekomendasi yang tepat untuk perkembangan tanaman yang lebih optimal,” ujar Hilman Hasyim Firdaus, Farmer Excellence Lead Eratani. “Kami telah melakukan percobaan di beberapa area di Jawa Barat dan akan menunggu hasil produksi padi yang lebih baik dengan harapan petani akan dapat menyaksikan peningkatan signifikan baik dalam kualitas maupun jumlah hasil panen.”

Baca Juga :  SUCOFINDO Dukung Pengembangan Wisata Ramah Muslim di Bali melalui Sertifikasi Halal Santhi Restaurant dan Sambal Jelantik

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang teknologi pertanian, Eratani akan terus berkomitmen untuk mengembangkan solusi inovatif yang mendukung smart farming di Indonesia. Melalui strategi yang berorientasi pada teknologi, Eratani bertujuan untuk memperbaiki kualitas kehidupan para petani serta menjamin stabilitas keamanan pangan Indonesia. Eratani juga terbuka untuk menjalin kolaborasi dengan berbagai mitra potensial dalam rangka mewujudkan visi untuk membangun ekosistem pertanian yang kuat.

Berita Terkait

Pajak Kripto Indonesia: 44% Volume Lewat DEX, Tarif Kompetitif Jadi Solusi?
Dari Toko Kelontong Menjadi Agen BRILink Berprestasi, Sumarni Sukses Layani Kebutuhan Transaksi Masyarakat
Saham Dijual Tanpa Ditawarkan Lebih Dulu ke Pemegang Saham Lain: Apakah Transaksinya Tetap Sah?
PLN Indonesia Power UBP Jatigede Raih Penghargaan pada Nusantara Electrification Award 2026
Pra-Munas APPSI, Sudaryono Diusung Kembali Jadi Ketua Umum APPSI Periode 2026–2031
Prediksi Harga Minyak WTI Hari Ini: Dupoin Futures Waspadai Koreksi Menuju US$89,28
Harga Emas Hari Ini Menguat di Tengah Pelemahan USD, Dupoin Futures Soroti Peluang Bullish
Dari target ke proyek: Solar & Storage Live dan EVCharge Live Indonesia 2026 berfokus pada penyediaan infrastruktur

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:02

Pajak Kripto Indonesia: 44% Volume Lewat DEX, Tarif Kompetitif Jadi Solusi?

Selasa, 3 November 2026 - 15:02

Dari Toko Kelontong Menjadi Agen BRILink Berprestasi, Sumarni Sukses Layani Kebutuhan Transaksi Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 14:02

Saham Dijual Tanpa Ditawarkan Lebih Dulu ke Pemegang Saham Lain: Apakah Transaksinya Tetap Sah?

Selasa, 3 November 2026 - 13:02

PLN Indonesia Power UBP Jatigede Raih Penghargaan pada Nusantara Electrification Award 2026

Selasa, 3 November 2026 - 11:02

Pra-Munas APPSI, Sudaryono Diusung Kembali Jadi Ketua Umum APPSI Periode 2026–2031

Selasa, 3 November 2026 - 11:02

Harga Emas Hari Ini Menguat di Tengah Pelemahan USD, Dupoin Futures Soroti Peluang Bullish

Selasa, 3 November 2026 - 11:02

Dari target ke proyek: Solar & Storage Live dan EVCharge Live Indonesia 2026 berfokus pada penyediaan infrastruktur

Selasa, 3 November 2026 - 10:02

Tanggal Rilis Versi Steam ADV Pendamping Kerja & Komunikasi “Muv-Luv Girls Garden Mellow Days”: Kamis, 19 November

Berita Terbaru