Mendagri Apresiasi Kerja Keras Gubernur NTB Relaksasi Ekspor Konsentrat PT AMNT - Koran Mandalika

Mendagri Apresiasi Kerja Keras Gubernur NTB Relaksasi Ekspor Konsentrat PT AMNT

Rabu, 4 Juni 2025 - 15:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Penghentian ekspor konsentrat dari PT Amman Nusa Tenggara (AMNT) mempengaruhi kondisi ekonomi di NTB. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.

“Ekonomi NTB minus 1,47 persen. Karena ketergantungan pada pertambangan cukup tinggi, dengan ditutupnya smelter di Sumbawa dan konsentrat tidak boleh diekspor, ini kontribusi tinggi,” katanya, di Mataram (4/6).

Hal ini disampaikan oleh Tito saat menghadiri Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) 2025. Secara khusus ia pun mengapresiasi langkah Gubernur NTB dalam mendorong soal ekspor konsentrat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tahu Pak Gubernur kerja keras untuk relaksasi. Saya sudah telpon Pak Bahlil, nanti akan berkomunikasi kembali dengan Pak Bahlil,” ujarnya.

Secara khusus Mantan Kapolri ini menyampaikan sejumlah data tentang NTB. Dari data BPS, angka Inflasi di NTB terjaga memenuhi target 1,63 persen. Sedangkan untuk pengangguran terbukanya angka Provinsi NTB cukup rendah, 2,73 persen. Dibawah nasional sebesar 4,91 persen.

Baca Juga :  Terobosan DPRD Loteng untuk Masyarakat: Hadirkan Sila’DeLumbar

“Ini kerja bagus. Gini Rasio lumayan agak tinggi 0,375 ada di daerah tertentu yang kaya banget,” ucapnya.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, kehadiran Mendagri dan Wamen Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard dalam Musrenbang menjadi penyemangat mewujudkan visi dan misi Makmur Mendunia.

“Secara khusus kami ingin meminta arahan dari Bapak Mendagri dan Bapak Wamen Bappenas,” katanya.

Dijelaskan, Musrenbang melibatkan semua pemangku kepentingan. Ini paradigma baru membangun NTB lintas sektor. Keterbatasan SDM dan anggaran dapat ditekan.

“Menjadikan daerah ini lumbung pangan dan agromaritim. Serta pariwisata berkelas dunia,” ucapnya.

Baca Juga :  Wujud Pemerintahan yang Berimbang, Pemprov NTB Sediakan Ambulans Gratis Kayangan-Poto Tano

Saat ini, sambungnya, tengah ada studi kelayakan untuk silo jagung. Ada juga studi kelayakan dengan Kampus ITS Surabaya untuk pengangkutan dengan kapal tongkang (mini port).

“Akan kesulitan kalau membangun dermaga,” ucapnya.

“Termasuk kami minta dukungan dari presiden 40 ribu hektare lahan pertanian,” sambungnya.

Lebih jauh, Provinsi NTB akan memperkuat budi daya perikanan. Selama ini bertumpu ikan tangkap. Selanjutnya, akan diarahkan untuk budi daya perikanan.

“Termasuk penjajakan konektivitas, dengan destinasi baru ke Pert-Australia, Bangkok-Thailand, maupun Bali. Ke depan menghidupkan Senggigi yang mati suri,” imbuhnya.

Ditambahkan, destinasi wisata di Provinsi NTB belum terkoneksi dengan baik, dimulai dengan perbaiki infrastruktur jalan.

“Itu akan menyambungkan konektivitas antar destinasi wisata,” ucapnya. (*)

Berita Terkait

PMI Nonprosedural Jadi PR Besar NTB, Malaysia Paling Banyak
Wagub NTB: Sekolah Harus Jadi Ruang Aman, Bukan Tempat Kekerasan
Kemiri NTB Tembus Jepang, Vanili Diekspor ke Amerika
Terkendala Status Tanah, Sekolah Rakyat Permanen NTB Belum Merata
Bank NTB Syariah Bidik KUR Perumahan, 11.061 Rumah Jadi Potensi Baru
Dari Lombok Timur ke Amerika, Tuna NTB Kian Mendunia
Video Pengakuan Eks Santriwati Viral, Dinsos P3A NTB Buka Suara
Dua Bulan Puasa Es dan Gorengan, Khairunnisa Sukses Juara MTQ Nasional 2026

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 18:02

Dorong UMK Naik Kelas, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Fasilitasi Sertifikasi Halal UMK Jakarta Utara

Jumat, 25 September 2026 - 17:02

Indonesia Contact Center Association Sukses Gelar Awards Ceremony TBCCI 2026

Jumat, 25 September 2026 - 17:02

Bank Neo Commerce Resmi Jadi Official Banking Partner VOTCHA 2026, Ajak Komunitas Trail Runner Kelola Keuangan Selincah Menaklukkan Trek

Jumat, 25 September 2026 - 16:02

PBA Labs Opens Enrollment for the Certified Blockchain Developer Course

Jumat, 25 September 2026 - 16:02

PBA Labs Buka Pendaftaran Certified Blockchain Developer Course

Jumat, 25 September 2026 - 15:02

SUCOFINDO Dorong Kepatuhan dan Kesiapsiagaan Industri Kimia Kalimantan Timur melalui Sosialisasi dan Coaching Clinic P2KDBK

Jumat, 25 September 2026 - 15:02

Payday Jadi Momen Self-Reward, Bayar Lebih Hemat Pakai QRIS neobank

Jumat, 25 September 2026 - 14:02

Paylabs Hadirkan Soundbox on App di FEKDI x IFSE 2026, Perkuat Keamanan Transaksi QRIS

Berita Terbaru