TNGR Beberkan Kendala Evakuasi Pendaki Jatuh di Jalur Aik Berik - Koran Mandalika

TNGR Beberkan Kendala Evakuasi Pendaki Jatuh di Jalur Aik Berik

Kamis, 11 Desember 2025 - 10:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Seorang pendaki berinisial ICBA (18) asal Desa Setiling, Kecamatan Batukliang Utara, dilaporkan terjatuh di jalur pendakian Aik Berik, Gunung Rinjani.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), Yarman mengatakan korban langsung meninggal di lokasi.

“Korban meninggal di lokasi kejadian,” kata Yarman, Kamis (11/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, korban beserta rombongan melakukan pendakian pada tanggal 7 Desember 2025, melalui jalur tidak resmi.

Baca Juga :  Pendakian Gunung Rinjani Resmi Dibuka, Standar Pendakian Ditingkatkan

“Jalur masuknya tidak resmi atau ilegal. Tidak terdata di eRinjani. Masuk secara ilegal,” jelasnya.

Ia mengungkapkan kondisi jalur yang terjal dan licin menjadi kendala saat evakuasi. Selain itu, jarak pandang juga terbatas.

“Kendalanya medan yang terjal, jarak pandang dan jalan licin,” ungkapnya.

Ia menuturkan saat ini korban sudah berhasil dievakuasi dan diserahkan ke pihak keluarga.

“Tadi malam korban sudah diserahkan ke keluarga,” tuturnya.

Yarman mengimbau kepada seluruh tamu yang melakukan pendakian ke Gunung Rinjani, agar mematuhi SOP pendakian dan melalui jalur pendakian resmi.

Baca Juga :  Capaian Luar Biasa, NTB Raih Dua Penghargaan Bergengsi pada IMTI 2025

“Sehingga bisa terdata dan terpantau oleh petugas apabila terjadi kecelakaan atau hilang saat pendakian,” imbaunya.

Ia menambahkan pendaki disarankan untuk berhati-hati, mengingat saat ini sudah masuk musim penghujan.

“Pada saat musim hujan, para pendaki berhati-hati dan waspada serta mencari informasi terkait cuaca, mengenal medan, mempersiapkan fisik dan mental serta perlengkapan,” imbuhnya. (dik)

Berita Terkait

MBG Berhenti Beroperasi, Harga Bahan Pokok Mulai Stabil
Proyek Seaplane Batujai Belum Mengudara, Perizinan Masih Berproses
Disambut Antusias Warga, Gubernur NTB Lepas Konvoi Kendaraan Taktis Kopassus
Wabup Nursiah Apresiasi Kiprah Yayasan Darussalimin Kateng dalam Pembinaan Masyarakat
Dewan Haji Maman Minta Dalang Suap Ketua BEM UBK Diusut
Aspirasi Tetap Terserap, Pemprov NTB Tegaskan Aksi Kritik atau Dukung MBG Diperlakukan Sama
Demo MBG Terbelah Dua Kubu, Yek Agil: Pengelolaan Harus Dievaluasi
NTB Jadi Tuan Rumah Pembinaan Penguatan Penyelenggaraan SDI 2026

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:00

Kemenko Bidang Pangan dan IDSurvey Akselerasi Program Green and Smart Port Demi Perkuat Efektivitas Logistik Pangan dalam Mendorong Terwujudnya Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:00

PTPN Group Catatkan Laba Rp6,39 Triliun, Perkuat Kinerja Berkelanjutan dan Dampak Sosial

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:00

Pernah Dengar Metode Sinking Fund? Cara Menyiapkan Pengeluaran Besar Tanpa Bikin Keuangan Kaget

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:00

BP Tapera Optimis Capai Target 2026

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:00

PTPP Kembali Diakui dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026, Tegaskan Daya Saing dan Ketahanan Bisnis di Tingkat Regional

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:00

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Hilirisasi, PTPN I (Persero) Bidik Pasar Eropa melalui Cerutu Premium Jember

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:00

Sawit Nusantara Award 2026 Segera Hadir, SawitPRO Siapkan Ajang Penghargaan Terbesar di Indonesia

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:00

Kementerian Perdagangan Ajak Pelaku Usaha Jawa Tengah Perluas Pasar Ekspor melalui Trade Expo Indonesia 2026

Berita Terbaru

Teknologi

BP Tapera Optimis Capai Target 2026

Rabu, 1 Jul 2026 - 21:00