Mendorong Investasi Ekonomi Biru di ASEAN dan Timor Leste - Koran Mandalika

Mendorong Investasi Ekonomi Biru di ASEAN dan Timor Leste

Kamis, 6 Februari 2025 - 14:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 6 Februari 2025 – Keberlanjutan semakin menjadi fokus utama dalam dunia bisnis global. Dalam konteks ini, ekonomi biru ASEAN menawarkan peluang besar bagi bisnis dan investor yang visioner. Acara ASEAN Blue Innovation Expo & Business Matching, yang akan diadakan pada 19 Februari 2025 di Menara Mandiri, Jakarta, akan menjadi ajang bagi para pengusaha, investor, pembuat kebijakan, dan mitra pembangunan untuk mengeksplorasi inovasi terbaru di sektor ekonomi biru.

Mulai dari sektor akuakultur berbasis teknologi digital, bioteknologi, solusi alternatif plastik, hingga konservasi karbon biru, acara ini akan menampilkan berbagai inovasi yang dapatmempercepat pertumbuhan ekonomi biru, tanpa mengabaikan perlindungan ekosistem laut dan air tawar.

Membuka Peluang Investasi dalam Ekonomi Biru

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara ini menjadi puncak dari ASEAN Blue Economy Innovation Project (ABEI) yang didanai oleh Pemerintah Jepang. Sejalan dengan Kerangka Ekonomi Biru ASEAN 2023, proyek ini bertujuan untuk mendorong pemanfaatan sumber daya laut dan perairan pedalaman secara berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan inklusif di ASEAN dan Timor-Leste.

Diselenggarakan oleh UNDP Indonesia, Sekretariat ASEAN, dan the Mission of Japan to ASEAN, acara ini menjadi wadah pertukaran ide dan eksplorasi kerja sama di sektor kelautan dan perairan. Ketika masyarakat pesisir di ASEAN dan Timor-Leste menghadapi tantangan seperti kenaikan permukaan air laut dan eksploitasi perikanan yang mengancam ketahanan pangan global, solusi inovatif menjadi lebih mendesak dari sebelumnya. Di sinilah investor dan komunitas bisnis memiliki kesempatan unik untuk turut serta dalam perjalanan transformatif ini.

Baca Juga :  BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan

Menampilkan 60 Solusi Inovatif dari ASEAN

ASEAN Blue Innovation Expo & Business Matching akan menghadirkan 60 inovasi terpilih dari startup, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan institusi akademik. Dipilih dari lebih dari 1.300 peserta, para inovator ini saat ini tengah menjalani program inkubasi untuk menyempurnakan produk dan model bisnis mereka.

Solusi yang ditampilkan akan berfokus pada empat tantangan utama dalam ekonomi biru:

• Perikanan dan akuakultur berkelanjutan

• Pengurangan polusi plastik

• Adaptasi terhadap perubahan iklim

• Pariwisata berkelanjutan

Selain sesi pitching dari 60 inovator, acara ini juga menghadirkan sesi dialog inspiratif serta diskusi panel yang dipandu oleh investor dan pemimpin bisnis di sektor ekonomi biru ASEAN.

Baca Juga :  Aptech dan Orbit Future Academy Menjalin Aliansi Strategis di Indonesia Economic Forum untuk Mendorong Ekonomi Digital dan Kreatif Indonesia

Mengapa Sekarang?

Ekonomi biru menawarkan pendekatan baru dalam memanfaatkan sumber daya laut dan air tawar untuk pertumbuhan ekonomi. Diperkirakan pada tahun 2030, sektor ini akan berkontribusi sebesar $3 triliun terhadap ekonomi global dan menciptakan 43 juta lapangan kerja. ASEAN, dengan sembilan negara pesisirnya yang kaya akan sumber daya kelautan, berada dalam posisi strategis untuk memimpin transformasi ini.

Dengan meningkatnya kesadaran terhadap ketahanan pangan, netralitas karbon, zero plastic waste, serta percepatan digitalisasi dan kecerdasan buatan (AI), saat ini adalah momentum yang tepat untuk berinvestasi dalam ekonomi biru. Para peserta akan mendapatkan wawasan eksklusif tentang sektor berpotensi tinggi ini dan turut membentuk masa depan ekonomi kelautan dan air tawar yang berkelanjutan di ASEAN.

Bagi inovator, bisnis, impact investor, dan pemimpin industri, acara ini bukan sekadar pertemuan biasa, acara ini adalah bagian dari gerakan untuk membangun ekonomi ASEAN yang lebih inklusif dan berkelanjutan melalui pemanfaatan sumber daya biru secara bertanggung jawab dan inovatif. Daftarkan diri Anda sekarang dan jadilah yang pertama menemukan inovasi yang akan mengubah industri.

🔗 Untuk pendaftaran dan informasi lebih lanjut, kunjungi:

https://www.undp.org/indonesia/asean-blue-innovation-challenge

Berita Terkait

Pelindo Multi Terminal Belawan Catat Peningkatan Pertumbuhan Arus Curah Kering pada Semester I 2026
MetScan V1: Pemindai Metana Berbasis Drone dengan TDLAS untuk Industri Migas
BINUS University @Semarang Gelar DIGINEXIA 2026 x Discovery Day, Kenalkan Dunia Perkuliahan Digital Sejak Dini
TAMBAK MERDEKA DARI KAPORIT DAN BAHAN KIMIA BERBAHAYA: FisTx Disinfection System Hadirkan Standar Baru Budidaya Berkelanjutan
10 Alasan Penjualan via WhatsApp Lebih Untung Dibanding Marketplace
Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya
Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan
Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:18

Peluang Kuliah Makin Besar, Poltekpar Lombok Tambah Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:57

The Mandalika Tak Cuma Bikin Pembalap Juara, Kini Giliran Atlet NTB Bersinar

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:56

Mori Hanafi Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan untuk Pembalap NTB di Mandalika Racing Series

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:51

MRS 2026: Gian Muhammad Gibran Rebut Podium Pertama, Pembalap Lokal Unjuk Taji

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:12

20.000 Mangrove untuk Satu Misi: Menjaga Masa Depan The Mandalika

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:09

107 Starter Akan Beradu Kecepatan pada Kejurnas MRS Putaran ke-3

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:05

KKN Angkatan 40 UMMAT Edukasi Warga Desa Lepak Timur Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:09

Lindungi Anak Sejak Kini, Bupati Pathul: Masa Depan Lombok Tengah Ada di Tangan Mereka

Berita Terbaru