Mengambil Alih Kendali dari Krisis: Bagaimana Kevin Temukan Arah Hidup Lewat Saham - Koran Mandalika

Mengambil Alih Kendali dari Krisis: Bagaimana Kevin Temukan Arah Hidup Lewat Saham

Jumat, 9 Mei 2025 - 11:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kevin Jonathan Pandjaitan tak pernah membayangkan bahwa titik balik hidupnya justru akan datang dari kelelahan, krisis, dan kehilangan arah. Tapi justru dari situ, ia menemukan satu hal yang selama ini tak ia miliki: kendali atas hidupnya sendiri.
Bukan karena ia tiba-tiba punya banyak uang. Akan tetapi, karena ia memutuskan untuk berhenti dari hidup kantoran yang menyesakkan dan berani memulai satu langkah baru: investasi saham.

Ketika Hidup Terasa Dipinjamkan

Lahir di Medan, Kevin adalah lulusan teknik sipil yang kemudian mengambil gelar magister di bidang administrasi bisnis. Seperti banyak anak muda ambisius lainnya, ia masuk dunia kerja dengan tekad kuat. Tapi realitasnya keras.

“Pernah saya kerja sampai jam 6 pagi, lalu jam 9 harus rapat lagi. Rasanya seperti hidup saya bukan milik saya sendiri,” kisahnya mengenang masa ia bekerja kantoran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rutinitas kerja membuatnya sadar: jika terus seperti ini, bagaimana ia punya ruang untuk tumbuh dan bahkan membangun masa depan? Sementara gajinya juga tidak naik signifikan, hanya cukup untuk melalui hari ke hari selama satu bulan ke depan.

Dari sana, perlahan Kevin mempelajari konsep investasi dan bagaimana investasi menjadi kunci pengaman masa depannya.

Saham Bukan Soal Kaya Cepat, Tapi Soal Arah

Inspirasi datang dari sosok Warren Buffett. Bukan soal hartanya, tapi cara berpikirnya. Buffett memandang saham sebagai kepemilikan bisnis. Dari situ, Kevin mulai belajar. Ia menabung dan membangun portofolio pertama.

Baca Juga :  KAI Selenggarakan Apel Gelar Pasukan, Siapkan Operasional LRT Jabodebek di Masa Nataru 2025/2026

Akan tetapi, perjalanan Kevin berinvestasi jauh dari mulus. Pandemi COVID-19 menghantam. Nilai portofolionya anjlok dan modal puluhan juta raib tak bersisa.

Namun, saat itulah kesadarannya tumbuh. Ia berhenti menyalahkan pasar, dan mulai mengevaluasi pendekatannya sendiri. Ia belajar lebih dalam soal value investing, memperbaiki cara riset, dan yang paling penting: mengasah emosi.

Dari Penyintas Jadi Penggerak

Kevin tidak sekadar bangkit, tetapi ia berkembang semakin baik. Dari hasil belajarnya, Kevin menemukan strategi dan pendekatan-pendakatan baru yang memudahkan investasinya. Dan ketika strategi ini telah teruji, ia tak ingin menyimpannya sendiri.

Panggilan jiwanya sebagai pengajar mendorongnya untuk membangun platform edukasi mengenai saham. Kevin menemukan secercah jalan untuk mengejar passion yang selama terpendam dalam batinnya. Ia resign dari kantornya dan banting stir untuk menekuni pilihan baru ini.

“Saya selalu suka mengajar. Bahkan sejak kuliah saya sudah jadi asdos. Ada kepuasan saat orang lain bisa paham karena kita bantu menjelaskannya,” cerita Kevin mengenai impiannya mengajar.

Kini, ia menjadi mentor aktif di Fundamental Hack x Jago Saham. Ia bukan hanya membagikan strategi investasi, tapi juga cara berpikir jernih dan rasional dalam menghadapi pasar.

Membangun Ruang Bertumbuh

Lewat komunitas ini, Kevin merancang ekosistem belajar yang ramah untuk siapa pun yang ingin memperbaiki kondisi keuangannya lewat investasi saham:

Baca Juga :  Prediksi Harga Bitcoin Tahun 2025: Simak Dua Sisi Perspektif Ini

1. One Day Workshop: pelatihan intensif cara kerja pasar saham & teknik analisis

2. Monthly Market Insight: update pasar setiap bulan

3. Quarterly Stock Picks: rekomendasi saham berkualitas berbasis fundamental setiap 4 bulan

4. Private Consultation: sesi 1-on-1 untuk strategi personal

5. VIP Group: komunitas belajar yang suportif dan aktif

Besar harapan Kevin, ruang belajar ini menjadi titik mula bagi banyak investor lainnya untuk memperbaiki hidup mereka, melek finansial, dan tentunya menjamin masa depan yang lebih baik.

Investasi Adalah Jalan Pulang

Banyak orang berpikir bahwa investasi adalah alat untuk jadi kaya. Lain halnya bagi Kevin, investasi adalah cara untuk kembali ke diri sendiri. Untuk kembali punya waktu, pilihan, dan kendali. Ia dapat memilih jalan hidup yang selaras dengan panggilan jiwanya dan tanpa henti memberikan inspirasi bagi sekitar.

Ia percaya, semua orang bisa mulai dari satu langkah kecil. Asal punya kemauan untuk belajar, dan keberanian untuk mengakui kesalahan.

“Saya percaya, hidup yang pelan tapi sadar jauh lebih baik daripada cepat tapi kosong,” pungkasnya dalam wawancara dokumenter bersama YouTube Sekali Seumur Hidup.

Di dunia yang makin bising dengan janji-janji untung instan, Kevin memilih jalan sunyi: berpikir pelan, bertindak dalam, dan terus belajar.

Dan dari situlah semuanya bermula kembali.

Berita Terkait

BRI Finance Jaga Stabilitas Pembiayaan Alat Berat di Tengah Dinamika RKAB Batubara
Masih Minta Customer Copy Paste Data di Chat? WA Form Barantum Solusinya
Dominasi BTC dan USDT Bittime Jadi Sorotan di Tengah Tekanan Politik Trump dan Gejolak Minyak Dunia
Sinergi KAI, DJKA, dan BTP Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan Sebidang di Hari Libur Idul Fitri 1447 H
Pengabdian Tahun Ketiga, MIND ID Perluas Peran Indonesia dan kontribusi Global
Diversifikasi Trading: Mengapa Banyak Trader Memilih Multi-Instrumen
H1 & H2 Lebaran 2026 Pengguna LRT Jabodebek Melonjak Hingga 79 Persen
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 14:41

30 Rumah Terdampak, PDI Perjuangan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Alas

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:36

Pemprov NTB Gelar Shalat Ied di Kantor Gubernur, Ada Open House di Pendopo

Senin, 16 Maret 2026 - 22:08

Hasil Seleksi Jabatan Eselon II Pemprov NTB Siap Diserahkan ke Gubernur

Senin, 16 Maret 2026 - 15:21

Dokter Mamang Jabat Kadis Kesehatan Lombok Tengah

Senin, 16 Maret 2026 - 15:07

‎Miras saat Pawai Ogoh-ogoh jadi Sorotan, Begini Imbauan Gubernur NTB

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:19

Jelang Lebaran, Gubernur Iqbal Tinjau Sistem Penjualan Tiket dan Fasilitas di Terminal Mandalika

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:23

Pastikan Pasokan Cabai Tercukupi, Pemprov NTB Siapkan Program Penguatan Produksi

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:35

Masyarakat Temukan Roti MBG Berjamur, BBPOM Mataram Periksa SPPG di Lombok Barat

Berita Terbaru