Mengupas Biaya Jajan Anak Muda dalam Sebulan, Keuangan Masih Aman? - Koran Mandalika

Mengupas Biaya Jajan Anak Muda dalam Sebulan, Keuangan Masih Aman?

Senin, 1 Desember 2025 - 22:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengupas Biaya Jajan Anak Muda dalam Sebulan, Keuangan Masih Aman?

Jajan kini bukan sekadar aktivitas membeli makanan atau minuman. Ada unsur hiburan, pelarian sejenak dari penat, dan kadang juga simbol gaya hidup. Ketika ditotal, angka pengeluaran jajan bisa membuat kamu kaget karena sering kali tidak tercatat dalam anggaran bulanan.

Banyak anak muda punya satu pola yang persis yaitu niat hemat di awal bulan tetapi mulai longgar di pertengahan, lalu panik menjelang tanggal gajian. Jajan sering menjadi biang keladi halus yang menggerogoti saldo.

Kamu mungkin tidak sadar kalau satu minuman kekinian yang harganya sekitar dua puluh hingga tiga puluh ribu rupiah, jika dibeli tiga sampai empat kali seminggu, sudah menyumbang pengeluaran ratusan ribu dalam sebulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukan cuma minuman, ada kebutuhan hiburan kecil yang menyelinap. Kamu mampir jajan makanan ringan di minimarket, beli cemilan sambil nongkrong, add on topping, atau biaya ongkir yang sebenarnya bisa dihindari.

Aktivitas kecil ini mengandung pola psikologis, kamu merasa sedang memberi hadiah kecil untuk diri sendiri setelah hari yang melelahkan. Ada sisi emosional yang membuat jajan menjadi rutinitas menyenangkan.

Perbandingan Pengeluaran Berdasarkan Kebiasaan

Supaya lebih konkret, bayangkan tiga tipe anak muda yang cukup sering ditemui di kota besar.

1. Daily snacker

Mereka hampir selalu jajan minuman atau makanan kecil setiap hari. Sekilas terlihat remeh tetapi kalau dihitung, satu jajan tiga puluh ribu per hari dikalikan tiga puluh hari berarti total sudah sembilan ratus ribu rupiah. Angka ini bahkan belum termasuk jajan tambahan di akhir pekan.

Baca Juga :  LPIXEL Menjalin Kemitraan dengan VNPT-IT untuk Menyediakan AI Pendukung Diagnosis Citra Medis “EIRL” di Vietnam

2. Weekend foodie

Mereka jarang jajan di hari kerja dan memilih fokus mengeluarkan uang di akhir pekan untuk makan enak atau nongkrong bareng teman. Biasanya sekali makan bisa menghabiskan sekitar enam puluh hingga seratus ribu rupiah. Jika dilakukan empat kali sebulan, pengeluarannya bisa mencapai tiga ratus hingga empat ratus ribu rupiah. Terasa lebih kecil tetapi tetap signifikan.

3. Kombinasi fleksibel

Mereka tidak punya pola tetap tetapi mengikuti suasana hati. Kadang jajan setiap hari, kadang belanja makanan enak di akhir pekan. Pengeluaran tipe ini cenderung paling bervariasi karena berasal dari impulsif. Dalam sebulan, angka totalnya bisa menembus satu juta rupiah tanpa terasa.

Ketiga contoh ini menunjukkan bahwa biaya jajan bukan sekadar tentang makanan tetapi tentang kebiasaan, emosi, dan gaya hidup.

Biaya Tersembunyi: Ongkir, Titipan Teman, dan Tidak Memanfaatkan Promo

Ada tiga hal yang sering membuat biaya jajan naik tanpa sadar di antaranya:

1. Ongkos kirim

Banyak dari kamu merasa ongkir adalah hal kecil tetapi jika kamu pesan empat atau lima kali seminggu, ongkir bisa membentuk total yang besar.

2. Patungan atau titipan teman

Ketika kamu ikut patungan beli jajan kantor atau tongkrongan, biasanya kamu mengeluarkan uang tanpa sempat menghitung ulang.

3. Salah memanfaatkan promo

Kamu tidak memanfaatkan promo dengan tepat. Misalnya, promo buy one get one berlaku pada jam 10.00 – 11.00 pagi. Namun, kamu malah membeli ketika siang hari. Maka kamu tidak dapat mendapatkan promo.

Cara Mengendalikan Biaya Jajan tanpa Menghilangkan Kesenangan

Kamu tidak perlu berhenti total dari jajan. Namun, yang kamu butuhkan adalah batasan sehat. Kamu bisa membuat anggaran jajan mingguan sehingga kontrol lebih mudah. Kamu juga bisa mengurangi jajan impulsif dengan mempersiapkan stok makanan ringan di rumah. Jika ingin tetap jajan, pilih waktu tertentu agar pengeluaran tetap stabil.

Baca Juga :  LindungiHutan Dorong Perusahaan Perluas Dampak CSR hingga Tingkat Ekosistem

Pertimbangkan pula untuk mencatat setiap pengeluaran di aplikasi keuangan. Banyak anak muda baru menyadari besaran pengeluaran jajan setelah melihat total bulanan mereka.

Jajan tetap bisa jadi bagian menyenangkan dalam hidup kamu asalkan ada tata kelola yang baik. Mengatur jajan bukan tentang menahan diri secara kaku tetapi tentang membuat hidup terasa lebih seimbang. Kamu masih bisa menikmati minuman favorit atau camilan kesukaan sambil tetap menjaga stabilitas keuangan pribadi.

Kalau kamu sering jajan tanpa uang tunai, pertimbangkan untuk menggunakan metode pembayaran yang praktis dan efisien. Saat ini ada promo menarik untuk pembayaran menggunakan QRIS di neobank dari Bank Neo Commerce yang bisa bikin aktivitas jajan lebih praktis dan lebih hemat dengan promo QRIS.

Bayar pakai  QRIS neobank untuk transaksi makin cepat, aman, dan untung tiap jajan.

Download aplikasi neobank di PlayStore atau App Store dan gunakan QRIS neobank. Klik QRIS neobank untuk info lengkap dan terbaru  tentang QRIS neobank.

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Kuansing Siap Kirim 24 Atlet Pacu Jalur ke Ajang Internasional Mahanadi Boita Race 2026 di India
Siswa Bimbel Patriot Muda Bandar Lampung Tembus Akmil dan Bintara TNI AD 2026
Tips Tidur Nyenyak Selama Mengalami Gejala PMS (Menstruasi)
Peluang Belajar Global Sejak Dini : 609 siswa SMP dari Indonesia dan Jepang belajar bersama dengan Coding First Purwokerto
Bank Mandiri Taspen Jalin Kerja Sama dengan KSPPS Sena Putra Mandiri, Perkuat Sinergi Layanan Perbankan
Pertamina Patra Niaga Hijaukan Lahan Bekas Tambang Kapur di Tuban melalui Program Biodiversity Action Plan
Wisma 46 Rayakan 30 Tahun Perjalanan melalui FunWalk & Bazaar, Tegaskan Semangat “Jakarta’s Icon, 30 Years Strong”
Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 17,6 Persen, Dukung Mobilitas Masyarakat di Jabodebek

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:17

Warga Diminta Berani Laporkan Pernikahan Anak, DP3AP2KB Loteng Siap Turun Tangan

Rabu, 4 November 2026 - 14:12

GOW Loteng Ajarkan Kader Olah Jajanan Sehat untuk Cegah Stunting

Selasa, 3 November 2026 - 19:28

Bawa 4 PR Besar dari Desa Penujak, Lalu Akhyar Siap Dobrak Alokasi Anggaran OPD

Selasa, 3 November 2026 - 19:06

Polisi Kantongi CCTV Pengeroyokan di Puyung, Identitas Pelaku Mulai Diburu

Selasa, 3 November 2026 - 17:15

Pulang Kerja dari Mataram, Pria Asal Jago Jadi Korban Pengeroyokan di Puyung

Senin, 2 November 2026 - 18:05

Akses Jalan Dirusak Usai Pilkades, Warga Desa Pengadang Minta Bupati Turun Tangan

Senin, 2 November 2026 - 16:53

​Jembatani Kebutuhan Warga Beraim, Haji Supli PKS Cari Celah Perjuangkan Air Bersih dan Alsintan

Senin, 2 November 2026 - 16:43

Reses Di Tengah Kebijakan Buntu: Haji Supli Dituntut Perjuangkan Usulan Yang Terlarang Dianggarkan

Berita Terbaru