Momentum Penguatan Industri Baja Nasional di Tengah Gejolak Selat Hormuz - Koran Mandalika

Momentum Penguatan Industri Baja Nasional di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Rabu, 8 April 2026 - 17:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 08 April 2026
Gejolak geopolitik di kawasan Teluk, khususnya gangguan di Selat Hormuz, menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan dan daya saing industri baja nasional.

Disrupsi jalur logistik global tidak hanya meningkatkan biaya energi dan distribusi, tetapi juga memicu perubahan arus perdagangan baja dunia.

Perkuat Ketahanan dan Respons Kebijakan 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merespons kondisi tersebut, PT Krakatau
Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group (KRAS) terus
memperkuat strategi melalui diversifikasi sumber pasokan, peningkatan
efisiensi, serta penguatan rantai pasok yang lebih adaptif.

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan,  yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia
Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik
& Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) menegaskan bahwa momentum ini harus
dimanfaatkan untuk memperkuat fundamental industri.

Baca Juga :  Perluasan Bandara Internasional Dubai - Sebuah Game Changer untuk Real Estat Dubai

“Situasi ini
menjadi momentum untuk meningkatkan ketahanan industri baja nasional melalui
efisiensi, keandalan pasokan, dan daya saing yang berkelanjutan agar arah Asta Cita Bapak Presiden Prabowo tetap
terjaga,” ujar Dr. Akbar Djohan.

Krakatau Steel juga mendorong dukungan kebijakan yang responsif,
penguatan pengawasan perdagangan guna menjaga keseimbangan antara kelancaran
pasokan dan perlindungan pasar domestik.

Tekanan Ganda Industri Nasional

Pengamat Industri Baja dan Pertambangan dari Steel & Mining
Insights, Widodo Setiadharmaji, menyebut gangguan tersebut telah berkembang
dari hambatan logistik menjadi disrupsi sistemik yang memengaruhi distribusi
bahan baku dan produk baja secara global.

Baca Juga :  OSL Indonesia Luncurkan "OSL Summer Event", Ajak Pengguna Trading Sambil Berpeluang Liburan ke Bali

Menurutnya, industri
baja nasional kini menghadapi tekanan simultan. Di satu sisi, pasokan bahan
baku semi-finished seperti slab dan billet berisiko terganggu akibat hambatan
distribusi dari kawasan Timur Tengah.

Di sisi lain, pergeseran arus perdagangan global berpotensi meningkatkan
masuknya produk baja impor ke pasar domestik dengan harga kompetitif, sehingga
menekan harga dan pangsa pasar produsen dalam negeri.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Investasi Pertama di Usia 20-an: Hal yang Perlu Dipahami Sebelum Mulai
Partners in Purpose: Global Stockist Stories – Craftlab Menemukan Dunia Baru untuk Fuguku
Anugerah Fervent Global Love of Lives Award dari Taiwan untuk Filantropis Indonesia
Tiga Catatan dari Hangzhou: Pendiri Sanct Social soal Dukungan Tiongkok untuk Startup, Pembagian Peran Antarkota, dan Malam Bulan Purnama yang Menggerakkan Satu Kota
neobank Plus Resmi Hadir: PLUS Gratisnya, PLUS Diskonnya, PLUS Bunganya
Rilis Sanggabright Berkonsep #TERIMABERES, Sanggabiz Hadirkan Solusi Analitik Mandiri untuk Akselerasi Bisnis UMKM
Gubernur Lemhannas RI: Kesadaran Geopolitik, Bukan Sekadar Milik Diplomat Saja
BRI Insurance Bersama PNM Perkuat Pemulihan Warga Terdampak Kebakaran Desa Adat Sade-NTB

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:02

Investasi Pertama di Usia 20-an: Hal yang Perlu Dipahami Sebelum Mulai

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:02

Partners in Purpose: Global Stockist Stories – Craftlab Menemukan Dunia Baru untuk Fuguku

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:02

Anugerah Fervent Global Love of Lives Award dari Taiwan untuk Filantropis Indonesia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:02

neobank Plus Resmi Hadir: PLUS Gratisnya, PLUS Diskonnya, PLUS Bunganya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:02

Rilis Sanggabright Berkonsep #TERIMABERES, Sanggabiz Hadirkan Solusi Analitik Mandiri untuk Akselerasi Bisnis UMKM

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:02

Gubernur Lemhannas RI: Kesadaran Geopolitik, Bukan Sekadar Milik Diplomat Saja

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:02

BRI Insurance Bersama PNM Perkuat Pemulihan Warga Terdampak Kebakaran Desa Adat Sade-NTB

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:02

Kinerja 2025 Diakui, Bank Mandiri Taspen Raih Yearly Excellent Performance 2026

Berita Terbaru