MoU PT Narmada–ITDC Resmi Ditandatangani, Air Minum Lokal Kembali Hadir di MotoGP Mandalika - Koran Mandalika

MoU PT Narmada–ITDC Resmi Ditandatangani, Air Minum Lokal Kembali Hadir di MotoGP Mandalika

Senin, 13 Juli 2026 - 14:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – PT Narmada Awet Muda kembali dipercaya sebagai official drinking mineral water pada ajang MotoGP Mandalika 2026 setelah melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia InJourney Tourism Development Corporation (ITDC).

Penandatanganan perjanjian kerja sama di Aula Rapat Kantor PT Narmada Awet Muda membuktikan perusahaan air minum asal Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut kembali dipercaya mendukung salah satu ajang balap motor paling bergengsi di dunia.

Direktur PT Narmada Awet Muda, Pengky Jupiter, mengatakan keikutsertaan Narmada dalam MotoGP merupakan upaya menghadirkan produk lokal yang mampu bersaing di level internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini kali kedua kami menjadi official drinking mineral water untuk MotoGP. Di sini kami ingin menunjukkan bahwa produk-produk lokal juga bisa berpartisipasi dalam event internasional karena kami memiliki standar internasional,” ujarnya, Senin (13/7).

Menurut Pengky, kualitas produk Narmada telah memenuhi standar keamanan, mengacu pada ISO 22000, Standar Nasional Indonesia (SNI), serta ketentuan Kementerian Kesehatan. Seluruh parameter mikrobiologi dan kimia, katanya, diuji secara berkala.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Narmada juga menambahkan program keberlanjutan lingkungan. Perusahaan akan menyediakan sejumlah titik pengumpulan sampah plastik di kawasan Sirkuit Mandalika. Sampah yang terkumpul akan bekerja sama dengan bank sampah untuk didaur ulang menjadi biji plastik yang dapat dimanfaatkan kembali.

Baca Juga :  Gusur Rumah Warga, ITDC : Lahan yang Masuk HPL Clear and Clean

“Kami juga akan menaruh pos-pos pembuangan sampah di lokasi sirkuit. Sampah plastik yang terkumpul nantinya akan didaur ulang,” kata Pengky.

Sebagai official drinking water, Narmada akan memasok sekitar 30 ribu botol air mineral dan 1.000 galon untuk mendukung kebutuhan panitia, petugas, hingga berbagai area di sirkuit.

Selain itu, perusahaan tengah melakukan diversifikasi produk dengan menyiapkan kemasan baru berukuran lima liter yang dilengkapi pegangan serta produk dalam botol kaca sebagai upaya mengurangi penggunaan plastik.

Pengky mengungkapkan kerja sama pada MotoGP tahun sebelumnya memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan perusahaan.

“Terus terang kami mengalami pertumbuhan yang signifikan, sekitar 8 persen dalam volume penjualan,” ucap Pengky.

Dia menambahkan, perusahaan kini mulai memperluas distribusi ke pasar nasional, termasuk Jawa Timur, dan menargetkan pertumbuhan dua digit pada tahun ini.

“Kami berharap pertumbuhan tahun ini bisa mencapai dua digit,” ujarnya.

Pengky juga menilai kualitas air Narmada menjadi salah satu keunggulan produk karena memiliki tingkat keasaman (pH) sekitar 7,4–7,5. Air tersebut berasal dari kawasan lereng Gunung Rinjani yang menurutnya memberikan karakter air lebih segar melalui proses filtrasi alami oleh batuan vulkanik.

Baca Juga :  Penyelenggaraan Mandalika Last Sunday Run 2025 Ajak Peserta Berdonasi Untuk Banjir Sumatera

Sementara itu, VP Marketing & Sales ITDC, Dwi Dewi Permatasari, mengatakan Narmada kembali menjadi satu-satunya mitra penyedia air minum mineral selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika.

“Narmada akan tersedia di seluruh area, mulai dari kawasan UMKM, paddock, VIP hospitality hingga kebutuhan panitia. Bahkan kebutuhan air minum untuk para pembalap dan tim juga akan disuplai oleh Narmada,” ujarnya.

Selain menyediakan air minum kemasan, Dwi menyebut galon yang digunakan kini telah berbahan bebas BPA sebagai bagian dari peningkatan kualitas produk.

ITDC bersama Narmada juga akan memperkuat program pengelolaan sampah selama MotoGP dengan menempatkan sejumlah recycle box di berbagai titik kawasan sirkuit. Seluruh sampah plastik yang terkumpul akan didaur ulang melalui kerja sama dengan bank sampah sebagai bagian dari program keberlanjutan lingkungan.

Di sisi lain, ITDC juga terus mendorong keterlibatan pelaku usaha lokal. Pada MotoGP 2026 nanti akan disiapkan area khusus bagi sedikitnya 60 pelaku UMKM, baik binaan ITDC, sponsor maupun pemerintah daerah.

“Kami berharap semakin banyak UMKM Lombok yang dapat berpartisipasi sehingga mampu berkembang bersama dan memanfaatkan momentum event internasional seperti MotoGP,” tandas Dwi. (wan)

Berita Terkait

Dari Layanan hingga Lintasan, SDM Lokal Jadi Kekuatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
MotoGP Mandalika 2026, Merchandise Veda Ega Pratama dan Marc Marquez Diminati Pembeli
Pertamina Mandalika International Circuit Naik Level! Homologasi Grade A FIM Resmi Dikantongi
Jelang Pilkades, DPMD Loteng Akui Konflik Horizontal Rentan Terjadi
RSUD Praya Naik Kelas, FP4 NTB Sorot ‘Wajah Lama’ di Struktur Baru
Tiket MotoGP Mandalika Diburu, 4 Kategori Sudah di Atas 95 Persen
Kades Kabul Dilaporkan ke Aparat, Warga Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa
Kades Kateng Mangkir dari Panggilan Polisi, Kasus Pemalsuan Surat Masuk Penyidikan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:45

MotoGP Mandalika 2026, Merchandise Veda Ega Pratama dan Marc Marquez Diminati Pembeli

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:18

Pertamina Mandalika International Circuit Naik Level! Homologasi Grade A FIM Resmi Dikantongi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:46

Jelang Pilkades, DPMD Loteng Akui Konflik Horizontal Rentan Terjadi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:28

RSUD Praya Naik Kelas, FP4 NTB Sorot ‘Wajah Lama’ di Struktur Baru

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:08

Tiket MotoGP Mandalika Diburu, 4 Kategori Sudah di Atas 95 Persen

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:41

Kades Kabul Dilaporkan ke Aparat, Warga Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:12

Kades Kateng Mangkir dari Panggilan Polisi, Kasus Pemalsuan Surat Masuk Penyidikan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:35

Jam Pengolahan hingga Bahan Baku Disorot, Ada Apa dengan SPPG MBG di Loteng?

Berita Terbaru