Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang - Koran Mandalika

Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang

Didukung fasilitas pengamanan berlapis dan petugas bersertifikasi, penjagaan menjadi bagian dari program peningkatan keselamatan di 33 titik perlintasan.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mulai melaksanakan penjagaan pada lima perlintasan sebidang yang sebelumnya belum dijaga di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dan Kabupaten Tangerang, Banten, pada Jumat, 9 Oktober 2026. Penjagaan dilakukan oleh petugas bersertifikasi untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta perjalanan kereta api.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa penjagaan tersebut merupakan bagian dari realisasi program peningkatan keselamatan di 33 titik perlintasan sebidang wilayah Daop 1 Jakarta sepanjang 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta melaksanakan penjagaan pada lima perlintasan sebidang di Bekasi dan Tangerang. Langkah ini menjadi bagian dari program peningkatan keselamatan di 33 titik yang telah dicanangkan sebelumnya,” ujar Franoto.

Adapun lima perlintasan sebidang yang mulai dijaga KAI pada 9 Oktober 2026 meliputi:

1. JPL 126, lintas Lemahabang–Kedunggedeh, Km 51+733, Jalan Rengas Bandung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

2. JPL 124, lintas Lemahabang–Kedunggedeh, Km 52+830, Jalan Rawa Gebang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

3. JPL 98, lintas Tambun–Cibitung, Jalan Walet, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

4. JPL 156, lintas Tigaraksa–Cikoya, Jalan Wirasaba, Kabupaten Tangerang, Banten.

5. JPL 98, lintas Cisauk–Cicayur, wilayah Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten.

Baca Juga :  LINK Token di Jaringan BSC: Sudah Mengudara dari Beli Finance X Cryptowatch!

Penjagaan Didukung Fasilitas Pengamanan Berlapis dan Petugas Bersertifikasi

Franoto menjelaskan bahwa penjagaan di lima perlintasan tersebut didukung fasilitas peringatan dan pengamanan berlapis, mulai dari rambu peringatan sebelum perlintasan, sirene yang memberikan tanda ketika kereta api akan melintas, hingga palang pintu untuk mencegah kendaraan memasuki jalur kereta api.

Petugas penjaga perlintasan yang ditempatkan telah melalui tahapan seleksi, pendidikan dan pelatihan, serta sertifikasi kompetensi. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan petugas memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menjalankan tugas sesuai prosedur operasional.

“Petugas harus memahami prosedur keselamatan, pengoperasian fasilitas perlintasan, serta langkah yang harus dilakukan dalam kondisi normal maupun ketika terjadi gangguan. Dengan demikian, peningkatan fasilitas diimbangi dengan kesiapan personel yang kompeten,” jelas Franoto.

Menurutnya, fasilitas pengamanan yang memadai, petugas berkompeten, dan kedisiplinan pengguna jalan merupakan unsur penting dalam mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan sebidang.

Pengguna Jalan Tetap Harus Waspada

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada di perlintasan sebidang kereta dengan berhenti terlebih dahulu, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan tidak ada kereta api yang mendekat sebelum melanjutkan perjalanan. Pengguna jalan juga harus mematuhi rambu, memperhatikan sirene, dan mengikuti arahan petugas.

“Walaupun sudah tersedia petugas, rambu, sirene, dan palang pintu, masyarakat harus tetap waspada. Berhenti, lihat kanan dan kiri, serta pastikan benar-benar aman sebelum melintas. Jangan menganggap kondisi aman hanya karena sirene belum berbunyi atau palang pintu masih terbuka,” tegas Franoto.

Baca Juga :  Tips Membagi Waktu untuk yang Punya Pekerjaan Sampingan Berjualan

KAI juga mengingatkan bahwa kereta api memiliki jarak pengereman yang panjang dan tidak dapat berhenti secara mendadak. Karena itu, pengguna jalan harus mendahulukan perjalanan kereta api dan tidak memaksakan diri melintas ketika terdapat tanda kereta api akan lewat.

Bagian dari Program Keselamatan Berkelanjutan

Penjagaan lima perlintasan tersebut merupakan bagian dari program peningkatan fasilitas keselamatan pada 33 titik perlintasan sebidang di wilayah Daop 1 Jakarta sepanjang 2026.

Program dilaksanakan secara bertahap melalui pembangunan fasilitas pengamanan, penyediaan sarana pendukung, serta penyiapan petugas penjaga perlintasan yang kompeten.

Selain meningkatkan fasilitas dan penjagaan, KAI Daop 1 Jakarta telah menutup 39 titik perlintasan sebidang tidak resmi sepanjang 2026. Penataan tersebut menjadi langkah preventif untuk mengurangi potensi kecelakaan sekaligus menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.

Upaya tersebut juga didukung koordinasi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait, serta sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai keselamatan di perlintasan sebidang.

“KAI terus memperkuat pengamanan melalui penjagaan perlintasan, peningkatan fasilitas, serta penataan perlintasan tidak resmi. Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk mendahulukan perjalanan kereta api, mematuhi rambu dan arahan petugas, serta tidak menerobos palang pintu demi keselamatan bersama,” tutup Franoto.

Humas Daop 1 Jakarta
Franoto Wibowo

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Jakarta, Indonesia Bioluminesensi Nusantara: Fuguku Luncurkan “Nudi Series” yang Skulptural dan Bawa Streetwear Bertekstur Uniseks ke USS 2026
BRI Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Sosial melalui Jalan Sehat dan Berbagi Sembako
Website Company Profile Adalah Alamat Resmi Bisnis, Beda dengan Toko Online dan Media Sosial
VIHEF 2027 Perkuat Posisi Vietnam sebagai Pusat Perdagangan dan Pengadaan Produk Halal yang Berkembang
Split Bill Saat Nongkrong, Cara Simpel Mengatur Pengeluaran Bareng Teman
PLN NPC Dukung Pengelolaan Lingkungan, Terapkan WTP-WWTP di PLTU Sorong dan Sofifi
BRI Insurance Raih Penghargaan Best Corporate Culture Transformation di CNBC Indonesia Awards 2026
Bank Mandiri Taspen dan ASABRI Serahkan Manfaat Pensiun Terusan kepada Keluarga Mantan Panglima TNI Widodo A.S.

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 00:02

Jakarta, Indonesia Bioluminesensi Nusantara: Fuguku Luncurkan “Nudi Series” yang Skulptural dan Bawa Streetwear Bertekstur Uniseks ke USS 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 00:02

BRI Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Sosial melalui Jalan Sehat dan Berbagi Sembako

Jumat, 6 November 2026 - 22:02

Website Company Profile Adalah Alamat Resmi Bisnis, Beda dengan Toko Online dan Media Sosial

Jumat, 6 November 2026 - 20:02

VIHEF 2027 Perkuat Posisi Vietnam sebagai Pusat Perdagangan dan Pengadaan Produk Halal yang Berkembang

Jumat, 6 November 2026 - 20:02

Split Bill Saat Nongkrong, Cara Simpel Mengatur Pengeluaran Bareng Teman

Jumat, 6 November 2026 - 19:02

BRI Insurance Raih Penghargaan Best Corporate Culture Transformation di CNBC Indonesia Awards 2026

Jumat, 6 November 2026 - 19:02

Bank Mandiri Taspen dan ASABRI Serahkan Manfaat Pensiun Terusan kepada Keluarga Mantan Panglima TNI Widodo A.S.

Jumat, 6 November 2026 - 19:02

DJI Matrice 5T Resmi Hadir di Indonesia untuk Survei, Inspeksi, dan Keamanan

Berita Terbaru