MyRepublic Indonesia: FTTH dan FWA Layanan Saling Melengkapi Guna Percepat Broadband Indonesia - Koran Mandalika

MyRepublic Indonesia: FTTH dan FWA Layanan Saling Melengkapi Guna Percepat Broadband Indonesia

Kamis, 9 April 2026 - 18:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, 7 April 2026 – MyRepublic Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pemerataan akses digital nasional melalui partisipasi aktif dalam seminar yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Bandung bertajuk “FTTH, FWA & Mobile Broadband: Strategi Manakah yang Terbaik untuk Mempercepat Pemerataan Akses Digital Indonesia.” Dalam forum ini, MyRepublic Indonesia hadir sebagai perwakilan industri untuk berbagi perspektif terkait implementasi dan strategi deployment jaringan broadband di Indonesia.

Dalam sesi diskusi, Hendra Gunawan selaku Chief Technology Officer MyRepublic Indonesia, bersama Dr. Ir. Ian Josef Matheus Edward, M.T., Dosen STEI ITB, Dr. Denny Setiawan, S.T., M.T., Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Komdigi, dan Merza Fachys, Sekretaris Jendral Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), dan Iman Hirawadi, Telecom Solutions Architect & Business Consultant ZTE Indonesia, memaparkan berbagai tantangan dan strategi dalam mengembangkan jaringan FTTH (Fiber to the Home) serta FWA (Fixed Wireless Access), khususnya dalam menjawab kebutuhan konektivitas di berbagai wilayah.

Hendra menjelaskan bahwa FTTH dan FWA memiliki karakteristik tantangan yang berbeda, mulai dari kebutuhan investasi dan kompleksitas pembangunan pada FTTH, hingga keterbatasan spektrum dan kualitas layanan pada FWA. Untuk itu, MyRepublic menerapkan pendekatan berbasis karakteristik wilayah, dengan FTTH difokuskan pada area padat dengan kebutuhan bandwidth tinggi, sementara FWA menjadi solusi untuk mempercepat penetrasi di wilayah semi-urban.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perkembangan FTTH dan FWA tidak mengarah pada substitusi, melainkan saling melengkapi. FTTH tetap menjadi backbone utama dalam menghadirkan konektivitas yang stabil dan berkapasitas tinggi, sementara FWA berperan sebagai pelengkap untuk memperluas jangkauan layanan serta membuka peluang pasar baru. Meski dinamika harga FWA di pasar tidak berdampak langsung terhadap layanan FTTH, hal ini tetap menjadi perhatian industri dalam membentuk ekspektasi harga ke depan.

MyRepublic Indonesia telah menghadirkan jaringan full fiber optic yang andal, unlimited, dan stabil dengan kapasitas tinggi untuk mendukung berbagai kebutuhan digital masyarakat, mulai dari aktivitas produktivitas hingga hiburan. Dengan cakupan yang terus diperluas di berbagai kota, layanan FTTH MyRepublic menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang membutuhkan koneksi internet berkualitas tinggi dan konsisten. Sementara itu, di wilayah yang belum terjangkau fiber, FWA dapat menjadi alternatif solusi untuk tetap menghadirkan akses broadband yang memadai.

Baca Juga :  BPR KS Carnival 2026: Menumbuhkan Semangat Kemerdekaan di Tengah Masyarakat

“Kami melihat FTTH, FWA, dan selular bukan sebagai kompetitor, melainkan sebagai solusi yang saling melengkapi. Dengan pendekatan yang berbasis kebutuhan pelanggan dan kondisi wilayah, kami optimistis dapat menghadirkan konektivitas yang lebih merata, berkualitas, dan terjangkau,” ujar Hendra Gunawan.

Partisipasi MyRepublic Indonesia dalam seminar ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ekosistem digital Indonesia melalui kolaborasi lintas sektor. Selain berbagi pengalaman dan insight industri, kehadiran MyRepublic Indonesia juga diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih aplikatif bagi mahasiswa dan publik mengenai dinamika implementasi teknologi broadband di lapangan.

Ke depan, MyRepublic Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan internet berkualitas tinggi melalui pengembangan jaringan yang adaptif dan berkelanjutan, serta mendukung visi pemerintah dalam percepatan pemerataan akses digital di seluruh Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Kemendag Kembangkan InaExport Jadi Ekosistem B2B, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Perluas Akses Pasar Ekspor
Peduli Kesehatan Lingkungan, PTPN Group melalui Unit Riset Sungei Putih PT RPN Berkolaborasi Lakukan Fogging
Tips Traktir Teman ketika Ulang Tahun agar Tidak Boncos
Mengatur Keuangan Saat Punya Cicilan agar Tetap Terkendali
Penjualan Online Belum Maksimal? Ini Strategi yang Bisa Dicoba UMKM
“Satu Jalur, Sejuta Cerita”: Merayakan Kisah-kisah Jalur Komuter Indonesia
BRI Region 6 Berpartisipasi dalam Gebyar Lelang BRI Serentak di 74 Lokasi di Seluruh Indonesia
KAI Logistik Sabet 4 Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:02

Kemendag Kembangkan InaExport Jadi Ekosistem B2B, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Perluas Akses Pasar Ekspor

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:02

Peduli Kesehatan Lingkungan, PTPN Group melalui Unit Riset Sungei Putih PT RPN Berkolaborasi Lakukan Fogging

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:02

Tips Traktir Teman ketika Ulang Tahun agar Tidak Boncos

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:02

Mengatur Keuangan Saat Punya Cicilan agar Tetap Terkendali

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:02

“Satu Jalur, Sejuta Cerita”: Merayakan Kisah-kisah Jalur Komuter Indonesia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:02

BRI Region 6 Berpartisipasi dalam Gebyar Lelang BRI Serentak di 74 Lokasi di Seluruh Indonesia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:02

KAI Logistik Sabet 4 Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:02

PTPN III Perkenalkan Platform Digital Terintegrasi dalam Forum Inovasi Teknologi Danantara 2026

Berita Terbaru

Teknologi

Tips Traktir Teman ketika Ulang Tahun agar Tidak Boncos

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:02