NPF di Bawah Industri, BRI Finance Jaga Kualitas Portofolio Pembiayaan - Koran Mandalika

NPF di Bawah Industri, BRI Finance Jaga Kualitas Portofolio Pembiayaan

Minggu, 13 September 2026 - 23:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan perbaikan kualitas pembiayaan hingga Juli 2026. Rasio pembiayaan bermasalah atau Non-Performing Finance (NPF) BRI Finance tercatat sebesar 1,82%, turun 29 basis points (bps) secara year-on-year (YoY).

Penurunan tersebut mencerminkan upaya BRI Finance dalam menjaga kualitas portofolio melalui penerapan prinsip kehati-hatian di setiap proses pembiayaan. Pengelolaan dilakukan sejak tahap analisis dan seleksi pembiayaan, dilanjutkan dengan pemantauan portofolio secara berkala serta penguatan collection dan recovery.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan pengelolaan kualitas pembiayaan menjadi bagian penting dalam menjaga pertumbuhan bisnis perusahaan. Menurutnya, pendekatan terhadap risiko juga perlu disesuaikan dengan karakteristik setiap segmen pembiayaan.

“Setiap segmen pembiayaan memiliki karakteristik dan profil risiko yang berbeda. Karena itu, kami melakukan analisis dan seleksi secara cermat sejak awal, kemudian memantau perkembangan portofolio secara berkala. Penguatan collection dan recovery juga dilakukan untuk memastikan potensi risiko dapat ditangani lebih awal,” ujar Dhani.

Menurut Dhani, kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat menjadi sejumlah faktor yang dapat memengaruhi kualitas pembiayaan. Perubahan profil risiko nasabah juga perlu terus dicermati agar perusahaan dapat mengambil langkah yang tepat dalam menjaga kualitas aset.

Pendekatan tersebut menjadi semakin penting di tengah industri pembiayaan yang tetap menghadapi dinamika kualitas aset. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), NPF gross industri perusahaan pembiayaan tercatat sebesar 3,01% per Juni 2026. Dengan NPF sebesar 1,82% pada Juli 2026, rasio BRI Finance berada di bawah level industri.

Baca Juga :  Nusantara Global Network Bermitra dengan MTrading untuk Meningkatkan Kesempatan Program Introducing Broker (IB) di Asia Tenggara

Di tengah kondisi ini, BRI Finance tetap menjaga disiplin dalam penyaluran pembiayaan sekaligus melakukan pemantauan terhadap kualitas portofolio yang telah berjalan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pembiayaan dan kualitas aset perusahaan.

“Kami akan terus menjaga kualitas dalam setiap proses pembiayaan, baik dari sisi penyaluran maupun pengelolaan portofolio yang berjalan. Dengan proses analisis yang prudent, monitoring yang konsisten, serta collection dan recovery yang terukur, kami optimistis kualitas pembiayaan BRI Finance tetap terjaga,” tutup Dhani.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dukung Swasembada Pangan, PTPN Group dan PT KUAB Kembangkan Ekosistem Kedelai Nasional
DUKUNG KELANCARAN DAN KENYAMANAN PENGGUNA JALAN, PT JASAMARGA TOLLROAD MAINTENANCE LAKUKAN REKONSTRUKSI PERKERASAN DI RUAS TOL SEMARANG
KEMENTERIAN PPN / BAPPENAS DORONG ENSIA 2026 PERKUAT INOVASI UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN INDONESIA
Hilirisasi Mineral Ciptakan Nilai Lebih Besar bagi Indonesia
Tips Membagi Waktu untuk yang Punya Pekerjaan Sampingan Berjualan
September Ceria, Saatnya Bikin Rencana Makin Nyata Bersama Fasilitas Dana Tunai BRI Finance
Potensi Kendaraan Listrik Menguat, BRI Finance Perbesar Pembiayaan Ramah Lingkungan
Pasar Mobil Baru Menguat pada Q3 2026, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Kompetitif

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 12:12

NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

Kamis, 10 September 2026 - 21:35

TNGR Sampaikan Situasi Gunung Rinjani Masih Aman, Jangan Termakan Isu Tak Jelas

Kamis, 10 September 2026 - 11:46

Dari Pembiayaan hingga Remitansi, Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Perkuat Layanan PMI

Rabu, 9 September 2026 - 08:51

Rp9 Miliar Masih Nyangkut, 15 OPD Pemprov NTB “Ditegur” BPK

Rabu, 9 September 2026 - 07:02

Jelang MotoGP, NTB Dorong Maskapai Tambah Penerbangan

Rabu, 9 September 2026 - 06:58

Gubernur Perintahkan APBD-P 2026 Tindak Lanjuti Arahan KPK

Rabu, 9 September 2026 - 06:48

Pemulihan Aktivitas Ekonomi Warga Sade Diprioritaskan

Senin, 7 September 2026 - 14:54

TNGR Mencatat Terjadi 3 Kasus Kebakaran Selama Musim Kemarau 2026

Berita Terbaru