Oknum Kadus di Desa Kuranji Lobar Diduga Gelapkan Uang Tebusan Gadai Sawah - Koran Mandalika

Oknum Kadus di Desa Kuranji Lobar Diduga Gelapkan Uang Tebusan Gadai Sawah

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Seorang warga di Lombok Tengah, diduga menjadi korban penggelapan uang tebusan gadai sawah senilai Rp 25 juta, oleh salah seorang oknum Kepala Dusun (Kadus) di Desa Kuranji, Kabupaten Lombok Barat, atas nama Tabliq.

Berdasarkan keterangan korban, oknum kadus tersebut sebagai perantara antara si penggadai dengan korban. Diketahui, oknum kadus tersebut sudah kenal akrab dengan si korban.

Setelah proses gadai mencapai kesepakatan. Kemudian, korban mempercayakan oknum kadus untuk menggarap sawah tersebut dengan modal dari si korban pula.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya suruh kadus itu garap. Nanti berapa biayanya kasi tahu ke saya, saya bilang gitu ke dia (kadus),” katanya kepada Koran Mandalika, Rabu (17/6).

Baca Juga :  Golkar Lombok Tengah Gelar Tahlilan 4 Hari Wafatnya Rumiawan

Setelah satu tahun berlalu, sawah tersebut ditebus oleh pemilik melalui si oknum kadus. Namun, oknum kadus tersebut tidak memberitahukannya ke korban. Terlebih, uang tebusan tersebut juga tidak diserahkan ke korban.

“Saya tidak diberi tahu kalau sawah itu sudah ditebus,” lanjut korban.

Korban mengetahui sawah itu sudah ditebus, setelah timbul kecurigaan.

“Biasanya setelah panen saya selalu dibagikan hasilnya. Tapi setelah beberapa lama tidak ada lagi. Setelah saya tanya, ternyata sawah itu sudah digadaikan ke orang lain,” jelasnya.

Baca Juga :  Jalan Dekat Rumah Bupati Lombok Tengah dan Dewan Rusak Parah, Lihat Tuh!

Karena uang tebusan itu tak kunjung diberikan, korban akhirnya menagih oknum kadus tersebut. Tetapi yang didapat hanya janji manis.

“Dia cuma janji aja. Sudah saya berikan tempo, tapi setelah ditagih ada lagi alasannya,” ucap korban.

Karena tak kunjung dikembalikan, korban pun mempertanyakan uang tebusan itu digunakan untuk apa oleh si oknum kadus.

Korban berniat melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib jika dalam waktu dekat si oknum kadus tidak mengembalikan uang tebusan tersebut.

“Saya juga bingung, dipakai apa uang itu. Ingin saya laporkan,” tandasnya. (dik)

Berita Terkait

InJourney Siapkan Camping Ground dan 66 Extra Flight, Akomodasi Lombok Nyaris Penuh Jelang MotoGP
Jelang MotoGP 2026, Mandalika Bersolek, NTB Bersiap Menyambut Dunia
27.620 Batang Rokok Diduga Ilegal Disikat, Satpol PP Lombok Tengah Gencarkan Operasi
PDAM Terbuka Hadapi Kritik, 53 Ribu Pelanggan Dilayani
Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko, ITDC Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards 2026
Perubahan APBD 2026 Lombok Tengah Naik, Jalan Jadi Prioritas
Pendemo Dituding Minta Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp
Tiga Penambang Tewas di Lantung, PDIP Sumbawa Soroti Pengawasan PETI

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 11:02

SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung

Jumat, 18 September 2026 - 18:02

Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost

Jumat, 18 September 2026 - 15:02

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Berita Terbaru