Open Pit Mining dan Drone: Cara Survey Tambang Terbuka Lebih Cepat dan Aman - Koran Mandalika

Open Pit Mining dan Drone: Cara Survey Tambang Terbuka Lebih Cepat dan Aman

Rabu, 30 September 2026 - 22:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemetaan drone mengubah cara tambang terbuka (open pit mine) mengumpulkan data survey. Dengan LiDAR dan photogrammetry berakurasi sentimeter, area 217,4 hektare di PT Timah Tbk tersurvey dalam 38 menit, tanpa menurunkan surveyor ke area penggalian yang aktif.

Bentuk sebuah tambang terbuka berubah setiap hari. Penggalian, peledakan, dan pengangkutan material membuat peta minggu lalu cepat usang. Padahal perhitungan volume, perencanaan tambang, dan keputusan keselamatan bergantung pada data itu. Survey manual dengan total station memang akurat, tetapi lambat dan memaksa surveyor berada di dekat active face, yaitu dinding galian yang sedang aktif dan berisiko longsor. Pemetaan drone untuk open pit mining menjawab dua masalah itu sekaligus.

Operasi tambang terbuka menghadapi empat tantangan utama: kebutuhan data survey yang berulang di setiap tahap, keselamatan di area luas dengan puluhan hingga ratusan haul truck, keamanan aset dari penambangan ilegal, dan kewajiban membuktikan reklamasi. Sejak Permen ESDM 17/2025, RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya) disusun tahunan, sehingga bukti kemajuan reklamasi harus tersedia lebih sering dan lebih terukur.

Dua teknologi menjadi dasar pemetaannya. RGB photogrammetry menyusun peta foto dan model 3D dari ratusan foto udara, sedangkan LiDAR (sensor laser) menembus vegetasi tipis untuk menghasilkan model permukaan tanah yang bersih. DJI Matrice 400 dengan DJI Zenmuse L3 memetakan hingga 100 km persegi per hari pada ketinggian terbang 300 m. Data diolah menjadi kontur pit, analisis kestabilan lereng, dan volume stockpile. DJI Dock 3 menjalankan pemantauan haul road secara otomatis tanpa pilot di lokasi, dan Strayos menganalisis data untuk desain peledakan, fragmentasi, dan volumetrik.

Hasilnya sudah terukur di lapangan. Area 217,4 hektare tersurvey dalam 38 menit di PT Timah Tbk. Pemetaan haul road otomatis dengan DJI Dock 3 dan software Strayos di kontraktor batubara PT BUMA mencapai akurasi horizontal 1,1 cm. Survey LiDAR multi-pit pada operator nikel besar mencatat RMSE XY di bawah 5 cm. Data multispektral dari drone juga mengukur indeks vegetasi di area reklamasi, sehingga laporan reklamasi, RKL-RPL, dan RKAB didukung data yang dapat diaudit.

Baca Juga :  KAI Daop 2 Bandung Pastikan Jalur Purwakarta–Ciganea Kembali Normal, KA Papandayan Jadi Kereta Pertama Melintas

Selengkapnya: https://halorobotics.com/open-pit-mining-tantangan-solusi-pemetaan-drone/

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi
Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai
Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir
Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026
Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai
5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:02

Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:02

Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:02

Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:02

Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:02

5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:02

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek

Berita Terbaru