Pakar Siber Rusia Berikan Kuliah Umum di ITB, Bahas “Three Faces of AI in Cybersecurity” - Koran Mandalika

Pakar Siber Rusia Berikan Kuliah Umum di ITB, Bahas “Three Faces of AI in Cybersecurity”

Senin, 24 November 2025 - 12:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alexey Lukatsky diakui sebagai salah satu pakar keamanan informasi paling terkemuka di Rusia dan dikenal luas sebagai cybersecurity evangelist tidak hanya di Rusia tetapi juga di tingkat global. Ia telah berkecimpung di industri keamanan informasi selama lebih dari 30 tahun. Sebelum bergabung dengan Positive Technologies, Alexey bekerja di kantor Cisco Rusia dengan tanggung jawab mengembangkan bisnis keamanan informasi di wilayah Rusia, CIS, dan juga Eropa.

Pada tahun 2024, Alexey dianugerahi medali Virtuti Interneti, penghargaan tertinggi dari Russian Internet Governance Forum bagi individu yang memberikan kontribusi besar terhadap ekosistem internet dan keamanan siber. Alexey juga aktif mengajar di berbagai institusi pendidikan dan organisasi internasional, serta merupakan penulis lebih dari 600 artikellima buku, dan lebih dari tiga puluh kurikulum pembelajaran di bidang cybersecurity. Selain itu, Alexey terlibat dalam penyusunan dan peninjauan berbagai regulasi dan kerangka hukum terkait keamanan informasi dan perlindungan data pribadi.

Baca Juga :  Cara Membuat Konten Marketing Viral yang Bikin Omzet Melejit

Dalam kuliah umum tersebut, Alexey menjelaskan bagaimana perkembangan kecerdasan buatan kini memiliki 3 wajah dalam konteks keamanan siber: AI sebagai Penyerang (Attacker), AI sebagai Pembela (Defender), dan AI sebagai Korban (Victim).  Sebagai Penyerang (Attacker), AI semakin banyak dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk meningkatkan skala dan kecepatan serangan. Teknologi ini mampu mengotomatisasi phishing, mem-bypass sistem keamanan tradisional, hingga menciptakan deepfake yang sangat meyakinkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, AI menjadi alat signifikan bagi tim keamanan dalam mendeteksi ancaman lebih dini. Dengan kemampuan menganalisis pola anomali dan merespons insiden secara otomatis, AI membantu memperkuat pertahanan organisasi dari berbagai bentuk serangan modern (Defender). Alexey juga menyoroti bahwa sistem berbasis AI sendiri dapat menjadi target serangan (Victim), seperti manipulasi data training, eksploitasi model, hingga prompt injection. Hal ini menuntut lahirnya pendekatan baru dalam membangun keamanan untuk sistem berbasis AI. Kuliah umum ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa, dosen, serta praktisi yang hadir. Diskusi berjalan interaktif, terutama terkait bagaimana organisasi dapat mempersiapkan SDM siber yang mampu menangani ancaman berbasis AI di masa depan.

Baca Juga :  Token Palapa ($PLPA) Tegaskan Komitmen Transparansi: Bagikan Alokasi dan Rencana Pengembangan Ekosistem

Positive Technologies bersama PT DSON menyatakan komitmennya untuk mendukung ITB dalam memperkuat ekosistem pendidikan siber nasional, sementara ITB menegaskan minat mereka dalam mengadopsi kurikulum berstandar global yang relevan dengan perkembangan permintaan pasar tenaga kerja di bidang keamanan siber.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

BRI Region 6/Jakarta 1 Gelar Pengundian Program “Dagang Untung Makin Untung” di Pasar Induk Kramat Jati
Hadirkan Dr. Laurent Lafosse, Siloam Hospitals Kebon Jeruk Jadi Pusat Rujukan Ortopedi Berstandar Global
Krakatau Steel Dorong Penguatan Kebijakan Negara Demi Kedaulatan Industri Baja Nasional
Rp53 Triliun Ekspor Pertanian Afrika Timur Terancam, Hanya 15% Pelaku Usaha Siap Penuhi Aturan Ketertelusuran Uni Eropa
Bekerja Jarak Jauh dari Bali dan Batas Hukum yang Perlu Dipahami
Perkuat Customer Service dengan Omnichannel & WhatsApp API dari Barantum
Self Reward Versi Hemat Agar Bisa Menabung Lebih Banyak
KAI Daop 1 Jakarta Berikan Penghargaan kepada Mitra Angkutan Barang sebagai Apresiasi atas Dukungan Layanan Logistik Nasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 12:00

Kejari Loteng Tahan 2 Mantan Kepala Bapenda dan Bendahara Atas Dugaan Korupsi PPJ

Minggu, 30 November 2025 - 09:16

Menang Telak di Kasus Tanah Suela, Tergugat Langsung Laporkan Penggugat ke Polisi

Rabu, 12 November 2025 - 15:52

Hotel Merumatta Serahkan Guarantee Letter Bank NTB Syariah ke Kejati NTB

Kamis, 30 Oktober 2025 - 21:24

Jaksa Tahan Kades Barabali, Ini Kasusnya

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:29

Polisi Periksa Saksi Kasus Intimidasi Jurnalis, 4 Organisasi Wartawan Siap Kawal Hingga Tuntas

Selasa, 21 Oktober 2025 - 15:32

Kasus Dugaan Intimidasi Wartawan, Polisi Akan Periksa Saksi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 19:08

Status Tahanan Kota Terdakwa Rudapaksa Ditentukan PN, Jaksa Sebelumnya Tahan di Rutan Polres Loteng

Kamis, 16 Oktober 2025 - 13:34

Datangi Polres Lombok Tengah, Ketua PWI NTB Dorong Kasus Intimidasi Jurnalis Pakai UU Pers

Berita Terbaru