Pandangan IJU Tentang Guru dan Pengabdiannya untuk Pendidikan - Koran Mandalika

Pandangan IJU Tentang Guru dan Pengabdiannya untuk Pendidikan

Kamis, 19 Oktober 2023 - 07:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandangan IJU Tentang Guru dan Pengabdiannya untuk Pendidikan

Ketua DPD Partai Demokrat NTB Indra Jaya Usman yang juga Anggota DPRD Lombok Barat terus menjalin silaturahmi dengan para gurunya. (Dokumen pribadi untuk Koran Mandalika)

Koran Mandalika – Ketua DPD Partai Demokrat NTB Indra Jaya Usman yang karib disapa IJU menjaga teguh silaturahmi dengan guru semasa sekolah.

Bagi Anggota DPRD Lombok Barat tiga periode itu, sekolah boleh berakhir, tetapi belajar, mengabdi, dan menghormati guru adalah perjalanan seumur hidup.

”Mengabdi, bersilaturahmi, dan mengunjungi guru adalah cara kita mengenang akar pendidikan dan menghormati warisan intelektual,” kata IJU, Rabu (18/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memiliki ayah seorang guru membuat IJU tahu persis bagaimana perjuangan pahlawan tanpa tanda jasa tersebut dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Saya tahu persis komitmen dan pengorbanan seorang guru menghabiskan waktu, tenaga, dan hati mereka untuk membangun masa depan murid, bahkan ketika dunia tidak melihatnya,” ujar IJU.

Menurut IJU, mengabdi dan berbakti kepada para guru tidaklah cukup hanya dengan kata-kata. Namun, harus dilakukan dengan aksi dan tindakan nyata.

Baca Juga :  Lombok Charity Ride 2026 Jadi Bukti Kepedulian Bersama terhadap Pendidikan Lombok Tengah

“Saya rutin silaturahmi dan mengunjungi mereka dengan mendatanginya langsung ke kediaman masing-masing,” ungkap IJU.

Pria kelahiran Narmada, 1980, itu menilai semua gurunya telah memberi lebih dari sekadar pelajaran.

“Beliau-beliau itu memberi kami wawasan tentang kehidupan,” tutur politikus Demokrat yang maju DPRD Provinsi NTB pada 2024 itu.

Alumnus Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Jogjakarta, itu menilai guru di pendidikan dasar adalah sumber kebijaksanaan pertama.

Selanjutnya, guru di sekolah menengah pertama adalah pemandu dalam mengeksplorasi dunia pengetahuan, sementara guru di sekolah menengah atas adalah penuntun menuju masa depan.

“Penghormatan dan pengabdian kepada mereka bagi saya adalah sebuah keharusan,” tegas IJU.

Dia juga memandang para guru sesungguhnya adalah sumber inspirasi dan sumber pengetahuan yang tak ternilai.

Baca Juga :  ITDC Pegang HPL, Pemilik Lapak Tolak Digusur, Aktivis Minta Pemerintah Cari Solusi Adil dan Berkelanjutan

Pengabdian IJU terhadap dunia pendidikan selama menjabat wakil rakyat sudah tidak diragukan lagi.

Rekam jejaknya menunjukkan bagaimana dirinya mengusulkan dan memperjuangkan berbagai inisiatif untuk para guru.

Tidak heran apabila IJU dianggap sebaik-baik contoh. Dia merupakan wakil rakyat yang memahami dunia pendidikan dengan baik, cenderung lebih berkomitmen terhadap perbaikan sistem pendidikan.

Aktif silaturahmi dengan gurunya membuat IJU memahami masalah di lapangan.

Dia pun menyiapkan sejumlah program untuk perbaikan fasilitas dan berkontribusi menciptakan kebijakan yang lebih baik untuk pendidikan.

IJU juga menjadi inisiator sejumlah advokasi untuk kebijakan yang pro pendidikan.

Di antaranya, mengusulkan dan mendukung kebijakan pro-pendidikan untuk memperbaiki sistem pendidikan, termasuk mengatasi masalah pendanaan, akses, dan kualitas pendidikan. (Wan/Didu)

 

Berita Terkait

DP3AP2KB Loteng Petakan Perempuan Rentan, Siapkan Program 2027
MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor Penonton, Peran Media NTB Dapat Apresiasi
Pembacokan Remaja di Mataram, LPA Soroti Tongkrongan hingga Dini Hari
Insentif Guru PPPK PW NTB Belum Jelas Kapan Cair
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Sinergi DP3AP2KB guna Tekan Angka Pernikahan Dini dan Stunting
Tekan Risiko Stunting Sejak Dini, Pemkab Loteng Petakan 35 Ribu Pasangan Usia Subur secara By Name By Address
Optimisme Lombok Tengah Bebas Stunting: Intervensi Berkelanjutan Menyasar Sanitasi Hingga Pernikahan Dini
DP3AP2KB Loteng Dorong Edukasi Reproduksi bagi Santri

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:23

Bukan Janji Manis, Abdusahid Pilih Realistis Tanggapi Tuntutan Warga Kelebuh

Minggu, 1 November 2026 - 13:04

Gaya Koboi Maulidi Serap Aspirasi: Disapa Guyonan, Pulang Bawa Segepok PR Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:52

Olah Kelapa Jadi VCO CocoSam, Samsudin Asal Sukadana Lombok Tengah Raih Juara I Pemuda Pelopor NTB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:25

Dari Sapi Hingga Seragam Posyandu: Peta Kebutuhan Warga Jontlak yang Masuk Catatan Haji Supli

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:54

Modal Silaturahmi dan Loyalitas, Lalu Basarudin Pimpin Perolehan Suara Sementara Pilkades Kateng

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:05

MotoGP Mandalika: Perputaran Rp5,2 Triliun dan Kisah 20 Srikandi NTB Jaga Lintasan MotoGP 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:34

Angka Kemiskinan Lombok Tengah Turun Jadi 10,34 Persen, Kualitas Kesejahteraan Membaik

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:35

Tingkatkan Layanan Kesehatan, RSUD Praya Resmikan Instalasi Jantung Perdana

Berita Terbaru