Gerakan Pangan Murah Solusi Jaga Harga Bahan Pokok, Pedagang Jangan Khawatir - Koran Mandalika

Gerakan Pangan Murah Solusi Jaga Harga Bahan Pokok, Pedagang Jangan Khawatir

Senin, 24 November 2025 - 20:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang di jalankan oleh pemerintah menimbulkan kekhawatiran bagi sejumlah pedagang, terutama di NTB.

Pasalnya, rata-rata harga sembako di GPM ini, dijual dengan harga jauh dibawah harga pasaran.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) NTB, Jamaluddin Maladi mengimbau kepada seluruh pedagang agar tidak khawatir dengan adanya GMP ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan program tersebut tidak sewaktu-waktu diadakan. Akan tetapi, GPM hanya diadakan ketika harga bahan pokok meningkat.

Baca Juga :  Dandim Loteng Bagikan Bingkisan Lebaran, Bentuk Apresiasi Atas Kinerja Anggota

“Kalau harga enggak naik, stabil misalnya harga kan. Dia enggak turun GPM ini,” katanya, Senin (24/11).

Selain itu, lanjut Jamaluddin, GPM dilarang menggelar kegiatan di sekitar area pasar.

“Di kelurahan atau dikantor desa. Dia tidak ada GPM di dalam paras, enggak boleh,” lanjut dia.

Dia menjelaskan GPM hadir untuk mengurangi beban masyarakat ketika sewaktu-waktu lonjakan harga terjadi. Sehingga masyarakat tidak resah dengan kondisi tersebut.

“(Misalnya) ada konsumen yang kurang duit kepingin beli beras atau apa, ternyata uangnya enggak cukup. Akhirnya ada solusi, pemerintah hadir, karena mahal tadi mahal kan. Nah ada lah GPM, gitu,” jelasnya.

Baca Juga :  ‎Masyarakat Loteng Dipermudah Akses Bahan Pangan dengan Harga Terjangkau

Ia menuturkan GPM ini merupakan program yang di jalankan oleh pemerintah. Artinya, tidak ada persaingan dengan pasar.

“GPM itu biasanya tidak di dalam pasar. Biasanya diluar pasar, diluar-luar tembok, dia enggak boleh bersaing,” tuturnya.

Sebagai informasi, Gerakan Pangan Murah merupakan program yang dijalankan oleh pemerintah.

Program ini bertujuan untuk menjaga harga bahan pangan pokok tetap terjangkau di tengah lonjakan harga di pasaran. (dik)

Berita Terkait

Jumlah Keaktifan Peserta JKN Lombok Tengah dan Lombok Timur Masih Rendah
QRIS Cross Border Bank NTB Syariah Jangkau Ojek Wisata Rinjani
Pemprov NTB Bidik Tiga Besar Nasional Keterbukaan Informasi Publik 2026
Gubernur Iqbal Dukung Setiap Program Baik dari PMI NTB
Ruas Jalan Lenangguar–Lunyuk Ditargetkan Rampung Akhir Mei, Gubernur Iqbal: Jangan Sampai Lewat
Mi6 Dorong Figur Selatan Rebut Kursi Loteng Satu, Didu: Bukan Lagi Pelengkap Komposisi Politik
Belum Ada Larangan Khusus, Bakesbangpoldagri NTB Imbau Warga Tunda Nobar Film “Pesta Babi”
Pemprov NTB Tetapkan Teluk Saleh Jadi Kawasan Konservasi, Pastikan Perlindungan Terhadap Hiu Paus

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:00

KAI Daop 2 Bandung Jalankan 2 KA Tambahan Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:00

Krakatau Steel Perkuat Daya Saing di Tengah Penurunan Produksi Baja Global dan Meningkatnya Tekanan Perdagangan

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:00

Libur Panjang Akhir Pekan, KAI Operasikan 270 Perjalanan LRT Jabodebek Per Hari, Tarif Maksimal Rp10.000

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:00

KAI Tegaskan Tidak Ada Kebocoran, Material Cairan di Belakang Depo Tanjungkarang Merupakan Residu Yang Terbawa Hujan

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:00

Siloam Menutup Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku 2025

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:00

Libur Panjang Hari Buruh Internasional, KAI Divre IV Tanjungkarang Layani 11.967 Penumpang

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:00

FisTx Resmi Luncurkan NAWASENA Water Test Kit, Solusi Monitoring Kualitas Air Tambak Lebih Mudah, Hemat, dan Cerdas

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:00

Hublife Jadi Tempat Favorit untuk Family Time di Tengah Kota

Berita Terbaru