Pasar Kripto Bergerak Sideways, Bittime: Futures Jadi Alternatif Strategi - Koran Mandalika

Pasar Kripto Bergerak Sideways, Bittime: Futures Jadi Alternatif Strategi

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bittime resmi meluncurkan Bittime Futures sebagai alternatif strategi trading di tengah pasar kripto yang masih bergerak sideways. Layanan ini menawarkan fitur trading yang lebih fleksibel dengan tetap mengedepankan edukasi, manajemen risiko, dan perlindungan konsumen.

Pergerakan pasar kripto yang masih cenderung sideways dalam beberapa pekan terakhir. Meskipun begitu, pasar kripto masih tetap membuka peluang bagi trader dan investor. Di tengah kondisi tersebut, Bittime menilai instrumen futures dapat menjadi salah satu alternatif strategi untuk menghadapi berbagai arah pergerakan pasar.

Berdasarkan data CoinMarketCap per 15 Juli 2026, harga Bitcoin menguat 3,39% dalam 24 jam terakhir dan naik 2,75% dalam sepekan. Namun, dalam satu bulan terakhir Bitcoin masih bergerak di kisaran US$59.000 hingga US$66.000, mencerminkan kondisi pasar yang relatif stagnan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sentimen Global Masih Membayangi Pasar

Crypto Influencer Kimiko Lie mengatakan pasar kripto pada semester II 2026 masih akan dipengaruhi sejumlah sentimen global, mulai dari perkembangan geopolitik hingga arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed).

Meski demikian, menurutnya kondisi tersebut tetap membuka peluang bagi trader yang mampu menerapkan strategi sesuai kondisi pasar.

“Selama ini banyak trader Indonesia memilih platform luar negeri karena akses terhadap produk derivatif sudah lebih dulu tersedia. Dengan semakin berkembangnya regulasi di Indonesia dan hadirnya futures dalam ekosistem yang diawasi regulator, saya melihat semakin banyak trader yang akan mempertimbangkan menggunakan platform dalam negeri,” ujar Kimiko.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Resmikan Proyek Strategis, Pertamina NRE Ambil Peran Utama di Industri Hijau

Ia juga menilai semakin jelasnya regulasi, bertambahnya pilihan produk, dan meningkatnya literasi investor akan menjadi pendorong pertumbuhan perdagangan derivatif aset keuangan digital di Indonesia. Selain itu, sebagian trader dari instrumen lain, termasuk pasar saham domestik, mulai melirik aset kripto sebagai alternatif di tengah kondisi pasar yang sama-sama bergerak terbatas.

Futures Jadi Alternatif Strategi di Tengah Pasar Sideways 

Menjawab kebutuhan tersebut, Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), meluncurkan layanan Bittime Futures pada 15 Juli 2026. 

Peluncuran ini dilakukan setelah Bittime memperoleh izin dari PT Central Finansial X (CFX). Izin ini menjadikan Bittime sebagai PAKD pertama yang memperoleh lisensi Futures dari CFX pada era pengawasan dan pengaturan kripto di bawah OJK.

Kehadiran Bittime Futures melengkapi ekosistem investasi Bittime yang kini mencakup Spot, Staking, dan Futures, sehingga menghadirkan lebih banyak cara berinvestasi bagi masyarakat Indonesia melalui berbagai pilihan strategi investasi aset kripto dalam satu platform.

Direktur PT Central Finansial X (CFX), Lukas Lauw, mengatakan instrumen derivatif merupakan bagian penting dalam pendalaman pasar karena memberikan pilihan strategi investasi sekaligus manajemen risiko yang lebih komprehensif bagi konsumen.

Baca Juga :  Dry Food Kucing yang Bagus untuk Kesehatan dan Nutrisi Anabul

“Instrumen derivatif merupakan bagian penting untuk pendalaman pasar, karena memberikan opsi manajemen risiko dan strategi investasi yang lebih komprehensif bagi konsumen. Kami menyambut baik langkah inovatif dari anggota bursa dan berharap peluncuran layanan derivatif oleh Bittime ini dapat meningkatkan adopsi derivatif secara domestik, tentunya dengan tetap menjadikan tata kelola, integritas pasar, dan pelindungan konsumen sebagai prioritas utama,” kata Lukas.

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan setiap fase pasar menghadirkan peluang yang berbeda sehingga trader membutuhkan strategi yang lebih fleksibel.

“Melalui Bittime Futures, kami ingin memberikan alternatif bagi trader Indonesia untuk menerapkan strategi yang lebih fleksibel, dengan tetap mengedepankan edukasi, manajemen risiko, dan kepatuhan terhadap regulasi,” ujar Ryan.

Bittime Futures menawarkan empat fleksibilitas utama, yaitu Flexible Trading Pairs, Flexible Trade Direction, Flexible Leverage, dan Flexible Margin Mode.  Pada tahap awal, pengguna dapat memperdagangkan 49 pasangan aset kripto dengan leverage hingga 25x, memilih Cross Margin atau Isolated Margin, serta diwajibkan mengikuti knowledge test sebelum mengakses fitur futures sebagai bagian dari komitmen Bittime terhadap edukasi dan pelindungan konsumen.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur
IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India
Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:02

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 September 2026 - 12:02

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung

Jumat, 18 September 2026 - 18:02

Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Berita Terbaru

Teknologi

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:02