Pelindo Solusi Logistik Tegaskan Komitmen Inklusivitas Lewat Program Pemberdayaan Disabilitas - Koran Mandalika

Pelindo Solusi Logistik Tegaskan Komitmen Inklusivitas Lewat Program Pemberdayaan Disabilitas

Rabu, 30 April 2025 - 14:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SPSL secara konsisten meluncurkan berbagai inisiatif untuk komunitas disabilitas.

Jakarta, 29 April 2025 – PT Pelindo Solusi Logistik atau (“SPSL”) sebagai subholding BUMN Kepelabuhanan Pelindo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas di Indonesia melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Langkah ini sejalan dengan arahan Pemerintah Republik Indonesia untuk memperkuat pembangunan inklusif, mendukung pelaksanaan Asta Cita serta mendorong terciptanya kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.

Sejak awal inisiatifnya, Pelindo Solusi Logistik secara konsisten meluncurkan berbagai inisiatif untuk komunitas disabilitas. Program ini diawali dengan pemberian bantuan kaki palsu gratis dan dilanjutkan dengan distribusi Ankle Foot Orthosis (AFO).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memperluas kontribusinya, Pelindo Solusi Logistik kemudian meluncurkan program Kelompok Disabilitas Produktif (KEDIP) untuk mendukung peningkatan kemandirian penyandang disabilitas melalui kegiatan pembekalan UMKM disabilitas. KEDIP tidak hanya memberikan bantuan sarana usaha dan modal, tetapi juga membekali peserta dengan pelatihan marketing, optimalisasi media sosial, branding dan packaging, pencatatan keuangan hingga advokasi legalitas usaha melalui penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB). Pendampingan intensif juga dilakukan untuk memastikan usaha peserta berkelanjutan.

Baca Juga :  KAI Daop 1 Jakarta Layani Lebih dari 254 Ribu Pelanggan Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 2025

Direktur Keuangan, SDM, & Manajemen Risiko Pelindo Solusi Logistik, Herman Susilo, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi penyandang disabilitas.

“Kami percaya bahwa pemberdayaan harus diberikan melalui pendekatan berkelanjutan, bukan sekadar bantuan. Program-program ini adalah bagian dari upaya kami untuk menciptakan kemandirian ekonomi bagi saudara-saudara disabilitas, sehingga mereka bisa berdaya dan produktif di tengah masyarakat,” ujar Herman.

Holimah (46), salah satu penerima manfaat, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pelindo Solusi Logistik atas dukungan yang diberikan melalui Program KEDIP.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pelindo Solusi Logistik atas bantuan program KEDIP ini. Saya berharap bantuan ini dapat membantu kami dalam meningkatkan kapasitas usaha, dan ke depannya semoga dapat menjangkau saudara-saudara kami yang lain yang membutuhkan,” ujar Holimah.

Image

Selanjutnya, Pelindo Solusi Logistik juga meluncurkan Program PIJAR (Pijat Netra Berdikari) yang memberikan pelatihan keterampilan pijat profesional bagi tuna netra. Program ini mencakup sosialisasi, pelatihan teknik pijat, pemberian bantuan sarana pendukung pijat, penyediaan seragam, hingga sertifikasi pijat profesional yang diberikan oleh Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni).

Baca Juga :  Eratani dan Tokio Marine Indonesia Bersinergi melalui Program Asuransi Usaha Tani Padi dan Jaminan Kecelakaan Kerja untuk Perlindungan Petani

Dedy (37), penerima manfaat Program PIJAR, mengungkapkan bahwa program ini memberikan lebih dari sekadar pelatihan.

“Kami merasa dihargai dan diberdayakan. Dengan keterampilan ini, saya tidak lagi hanya mengandalkan bantuan orang lain, tetapi bisa mandiri dan percaya diri untuk memulai usaha sendiri,” ujarnya bangga.

Menurut Dedy, sertifikasi dari Pertuni menjadi bekal berharga untuk membuka praktik pijat secara profesional. “Dengan adanya sertifikasi, saya merasa diakui secara profesional. Ini memberikan saya rasa percaya diri dan lebih semangat lagi,” tambahnya.

Program-program TJSL SPSL ini berkontribusi pada pencapaian SDGs, khususnya tujuan ke-1 (Tanpa Kemiskinan), tujuan ke-8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta tujuan ke-10 (Berkurangnya Kesenjangan).

Melalui serangkaian program tersebut, SPSL menunjukkan bahwa keberpihakan terhadap penyandang disabilitas bukan hanya soal kepedulian sosial, melainkan investasi dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Berita Terkait

Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar
Cara Trader Pemula Mengelola Risiko dengan Trading Plan
Luminous Spring di PIK Avenue Hadirkan Path of Light
Analisis Teknikal Dasar untuk Membaca Arah Pergerakan Harga
Sambut Mudik Lebaran 2026, 16 Ribuan Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 4 Semarang Telah Terjual
KAI Daop 4 Semarang Perkuat Layanan Kesehatan Pegawai melalui Kolaborasi dengan Primaya Hospital
BRI-MI Nilai Volatilitas Pasar Sebagai Momentum Penguatan Fundamental dan Strategi Investasi
BINUS SCHOOL Bekasi Rayakan Satu Dekade Perjalanan Melalui Gelaran BEEFEST

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:42

‎Perkuat Tata Kelola Bersih, PDAM Loteng Perpanjang Kerja Sama dengan Kejari

Senin, 9 Februari 2026 - 21:27

Bincang Santai JILT, Wabup Nursiah Apresiasi Keterbukaan Wartawan dengan Lembaga

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:48

Haji Supli PKS Saat Reses Diminta Percantik Dusun Montong Kelor Montong Terep

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:06

Siap Geber Vespa Bhayangkara Riding Day, Sintya Marisca: Ini Polres Paling Culture

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:43

‎Dewan Abdussahid Gelar Reses di Kalisade, Warga Keluhkan Minimnya Bak Sampah

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:01

‎Jadi Koperasi Percontohan, KDMP Syariah Semoyang Terima Dana Pembinaan Bank Mandiri

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:35

‎Antisipasi Penyebaran Virus Nipah, BIZAM Perketat Pengawasan

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:09

Puluhan Siswa di Loteng Keracunan Akibat Susu MBG Tak Layak Konsumsi

Berita Terbaru

Teknologi

Luminous Spring di PIK Avenue Hadirkan Path of Light

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:31