Koran Mandalika, Lombok Tengah – Hari jadi ke-81 Kabupaten Lombok Tengah, menjadi momen pemda menekan angka penderita Tuberkulosis (TBC) dengan memberikan layanan pemeriksaan gratis.
Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah, Mamang Bagiansah, mengatakan layanan pemeriksaan gratis tersebut rutin dilakukan setiap tahun.
“Setiap ulang tahun gratis ngecek di faskes,” katanya, Rabu (14/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, TBC ini merupakan penyakit yang sulit untuk dikenali serta pemeriksaan diagnostiknya juga cukup susah.
“Harus di tes dengan TCM namanya, dahak harus bagus. Itu kadang-kadang banyak yang positif, karena dahaknya bagus tidak terdeteksi,” ucap Mamang.
Ia juga menyarankan bagi masyarakat yang mengalami batuk berdahak selama dua minggu harus melakukan cek TBC.
“Sebenarnya kalau ASTC punya rekomendasi, setiap orang batuk dua minggu berdahak harus dicek TBC,” ujarnya.
Sebagai langkah pencegahan, kata Mamang, terlebih dahulu harus ditemukan kasus TBC sebanyak mungkin. Karena, lanjut dia, penanganan tidak hanya dilakukan bagi penderita tetapi juga bagi orang yang belum terpapar.
“Bukan mengobati yang sakit saja, tetapi mencegah yang tidak sakit menjadi sakit,” tuturnya.
Namun, yang menjadi tantang ialah kesadaran masyarakat. Rata-rata, masyarakat baru memeriksakan diri setelah positif terpapar.
“Cuma mencegah itu susah. Misal, di satu keluarga yang TBC namun anggota keluarga yang lain masih merasa sehat, pasti endak mau minum obat,” kata Mamang.
Untuk itu, mamang mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan pemeriksaan sebelum terlambat. Terlebih, dengan adanya pemeriksaan gratis selama momen HUT ke-81 Lombok Tengah, masyarakat tidak perlu khawatir dengan pembiayaan.
“Sedia payung sebelum hujan. Ayo periksa kesehatan sebelum sakit,” pungkasnya. (dik)






