Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU: Konektivitas Jalan Nasional di Aceh Berangsur Pulih - Koran Mandalika

Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU: Konektivitas Jalan Nasional di Aceh Berangsur Pulih

Minggu, 21 Desember 2025 - 06:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Desember 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh terus menggenjot percepatan pemulihan konektivitas jalan pascabencana di Provinsi Aceh. Upaya penanganan infrastruktur yang rusak dilakukan secara bertahap. Hasilnya, sejumlah ruas jalan nasional yang terdampak dapat dilalui kembali, dan pergerakan masyarakat serta distribusi logistik bantuan menjadi lebih lancar.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana di Sumatera, khususnya Aceh, menjadi prioritas utama pemerintah saat ini.

“Kementerian PU terus berusaha agar akses ini kembali fungsional secepat mungkin. Jalan dan jembatan merupakan urat nadi pergerakan masyarakat dan distribusi logistik,” ujar Menteri Dody.

Berdasarkan data terbaru penanganan di lapangan, sejumlah perkembangan positif telah terlihat pada berbagai ruas jalan nasional yang sebelumnya terputus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu capaian signifikan adalah terhubungnya kembali ruas Jalan Genting Gerbang–Celala–Batas Aceh Tengah/Nagan Raya yang kini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua. Meski demikian, akses dari sisi Nagan Raya, khususnya menuju Jembatan Krueng Beutong, masih dalam tahap perbaikan.

Kementerian PU secara bertahap terus melakukan penanganan infrastruktur konektivitas di Aceh dengan terukur dan mengutamakan keselamatan pengguna jalan, sembari terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat.

Selain Genting Gerbang–Celala–Batas Aceh Tengah/Nagan Raya, Kementerian PU juga telah berhasil memulihkan sejumlah ruas jalan nasional lainnya, antara lain:

  • Ruas Kota Banda Aceh–Meureudu kini telah terhubung kembali dan memperlancar akses dari wilayah barat menuju pesisir utara Aceh.
  • Ruas Meureudu–Batas Pidie Jaya/Bireuen telah fungsional sejak 12 Desember 2025 setelah penimbunan oprit jembatan yang runtuh rampung dikerjakan.
  • Ruas Batas Kota Lhokseumawe/Batas Aceh Utara–Kota Langsa sudah dapat dilalui usai pembersihan sedimen lumpur yang rampung pada 10 Desember 2025.
  • Ruas Kota Kutacane–Batas Provinsi Sumatera Utara kembali dapat dilalui dan membuka akses menuju wilayah selatan Aceh.
Baca Juga :  Grand Galaxy Park Hadirkan Jam Session Vol. 12 Bareng White Shoes & The Couples Company

Di sisi lain, perbaikan pada ruas jalan dengan kerusakan berat terus dikebut. Pada ruas Jalan Kota Langsa–Kota Kuala Simpang, tim di lapangan masih fokus melakukan pembersihan sedimen sisa banjir. Sementara itu, ruas Kota Kuala Simpang–Batas Provinsi Sumatera Utara sudah fungsional untuk semua jenis kendaraan, meskipun pembersihan material kayu dan lumpur masih berlangsung di beberapa titik.

Selain itu, Kementerian PU juga tengah menangani pekerjaan on going pada infrastruktur jembatan utama, antara lain Jembatan Krueng Tingkeum/Kuta Blang (penghubung Jalan Kota Bireuen–Batas Bireuen/Aceh Utara) yang putus total. Sementara dilakukan perbaikan, akses jalan dialihkan melalui jalur alternatif menggunakan Jembatan Bailey di Awe Geutah.

Kementerian PU juga tengah memperbaiki Jembatan Teupin Mane pada ruas jalan Kota Bireuen–Bener Meriah. Di ruas ini, pemasangan Jembatan Bailey telah selesai dan sedang dalam tahap uji coba, dilanjutkan dengan penanganan badan jalan yang amblas.

Sementara itu, jembatan darurat pada Ruas Jalan Batas Aceh Tengah/Nagan Raya–Lhok Seumot–Jeuram telah dipasang dan dapat dilalui kendaraan roda dua pascapenimbunan oprit.

Baca Juga :  deGadai Perkenalkan Sertifikat Entrupy dengan Harga Terjangkau untuk Proses Gadai Tas Branded

Tantangan berat masih dihadapi pada ruas Batas Bireuen/Bener Meriah–Batas Bener Meriah/Aceh Tengah yang terputus akibat kerusakan pada 7 jembatan serta titik longsor. Kondisi serupa terjadi di ruas Blangkejeren–Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara dan ruas Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara–Kota Kutacane yang mengalami jalan amblas dan jembatan putus.

Untuk ruas Jalan Geumpang–Pameue–Genting Gerbang–Simpang Uning, sebagian segmen telah fungsional. Namun, segmen lainnya masih dalam proses pengangkutan rangka Jembatan Bailey, serta penanganan longsoran tebing dan penimbunan badan jalan.

Kementerian PU memastikan seluruh langkah penanganan dilakukan secara terukur dengan mengutamakan keselamatan pengguna jalan, sembari terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk mempercepat pemulihan aktivitas sosial-ekonomi masyarakat Aceh.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

About Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Pendidikan dan Ekonomi Rokan Hulu lewat Program TJSL PTPN IV Regional III
165 Relawan Dari Komunitas Railfans dan Pramuka Tinggalkan Libur Lebaran, Memilih Layani Pelanggan di wilayah KAI Daop 2 Bandung
PT Krakatau Tirta Industri Tegaskan Komitmen ESG melalui Program Satu Juta Pohon
7 Cara Agar Brand Anda Muncul di Jawaban AI
Konflik Timur Tengah Picu Risiko Inflasi, Tekan Harapan Suku Bunga
Bittime Catatkan Lonjakan Transaksi Emas $XAUT dan $SLVON di Tengah Meredanya Ketegangan Perang Iran
Bittime Hadirkan Token Pair HYPE/USDT, Perluas Akses bagi Investor Indonesia
BRI Finance Optimalkan Peluang Pembiayaan Dana Tunai Pasca Mudik Lebaran 2026

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:13

Puncak Arus Balik Mudik Diprediksikan pada H+5 hingga H+7 Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 - 12:51

Silaturahmi dengan MAS, Gubernur Iqbal Buktikan Pemimpin Sasak Mampu Berlaku Adil

Senin, 23 Maret 2026 - 17:43

LPK ARK Jinzai Solusi Group Targetkan 1.000 Peserta ke Jepang

Senin, 23 Maret 2026 - 14:41

30 Rumah Terdampak, PDI Perjuangan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Alas

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:36

Pemprov NTB Gelar Shalat Ied di Kantor Gubernur, Ada Open House di Pendopo

Senin, 16 Maret 2026 - 22:08

Hasil Seleksi Jabatan Eselon II Pemprov NTB Siap Diserahkan ke Gubernur

Senin, 16 Maret 2026 - 15:21

Dokter Mamang Jabat Kadis Kesehatan Lombok Tengah

Senin, 16 Maret 2026 - 15:07

‎Miras saat Pawai Ogoh-ogoh jadi Sorotan, Begini Imbauan Gubernur NTB

Berita Terbaru

Teknologi

7 Cara Agar Brand Anda Muncul di Jawaban AI

Rabu, 25 Mar 2026 - 19:00