Pengalaman Mahasiswi Japanese Popular Culture BINUS University Magang Sebagai Penerjemah Profesional: Bukti Kesiapan Hadapi Dunia Industri" - Koran Mandalika

Pengalaman Mahasiswi Japanese Popular Culture BINUS University Magang Sebagai Penerjemah Profesional: Bukti Kesiapan Hadapi Dunia Industri”

Senin, 28 April 2025 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 23 April 2025 —Jenjang perkuliahan merupakan fase penentu masa depan, di mana mahasiswa tidak hanya dituntut untuk belajar secara akademis, tetapi juga mengasah keterampilan praktis dan membangun pengalaman nyata. BINUS University menjawab kebutuhan ini melalui Program Enrichment, sebuah program yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk terjun langsung ke dunia profesional dimana salah satunya yaitu dengan melalui program internship. 

Berkesempatan untuk berkarir dari awal 

Image

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Irene Dharmawan, mahasiswi Program Japanese Popular Culture (JPC) BINUS University, saat ini tengah menjalani program internship di sebuah perusahaan yaitu J Trust Bank.  Irene aktif mengaplikasikan kemampuan bahasa Jepang yang ia pelajari di bangku kuliah ke dalam dunia kerja nyata. 

Sejak duduk di bangku SMA, Irene telah memiliki ketertarikan terhadap budaya Jepang. Ketertarikan itu membawanya mengikuti berbagai ekstrakurikuler bahasa Jepang, hingga akhirnya meyakinkannya untuk memilih Japanese Popular Culture, BINUS University sebagai pilihan untuk mengembangkan potensinya.

Baca Juga :  Andrew Susanto: Triliuner Muda yang Sukses Gedein 1000+ Cabang Bisnisnya

Pengalaman internship

Selama menjalani program internship, Iren berperan aktif sebagai penerjemah baik secara tertulis maupun lisan untuk dokumen-dokumen seperti email, surat penawaran, dan permohonan dalam konteks bisnis. Ia menyebutkan bahwa tanggung jawab tersebut sangat membantunya meningkatkan keterampilan bahasa Jepang profesional.

Ia juga mengapresiasi lingkungan kerja yang mendukung proses belajarnya

 “Para senior di tempat saya magang sangat terbuka dan ramah, jadi saya bisa bertanya dengan bebas kalau ada yang belum saya mengerti,” tambahnya.

Penerapan dari pembelajaran Japanese Popular Culture, BINUS University 

Menurut Irene, pembelajaran di Japanese Popular Culture,  BINUS University sangat menjawab kebutuhan industri, terutama lewat kelas Sougou (percakapan) dan Bunpou (tata bahasa) yang mendorong mahasiswa untuk aktif berbicara dalam bahasa Jepang dan memahami tingkat kesopanan dalam berkomunikasi. Mata kuliah seperti Bijinesu Mana- juga memberikan bekal penting mengenai etika kerja dan budaya profesional Jepang. 

Baca Juga :  Peringati Hari Kemerdekaan RI, KAI Gelar Aksi Serentak Kumandangkan Indonesia Raya di Stasiun dan Kereta

Pesan untuk Calon Binusian

“Bahasa Jepang memang cukup sulit, jadi selain suka, kamu harus rajin belajar juga. Dasar-dasar seperti hiragana dan katakana sebaiknya sudah dipelajari dari sekarang karena sangat membantu. Kalau ada kesempatan, ikut juga ekstrakurikuler bahasa Jepang dari Binus supaya kamu bisa kenal dosen dan suasana pembelajarannya.”

Kisah Irene adalah bukti nyata bahwa Program Japanese Popular Culture, BINUS University tidak hanya menawarkan pengetahuan akademik, tetapi juga membekali mahasiswanya dengan keterampilan praktis yang dibutuhkan di dunia kerja profesional. 

Berita Terkait

Saham Dijual Tanpa Ditawarkan Lebih Dulu ke Pemegang Saham Lain: Apakah Transaksinya Tetap Sah?
PLN Indonesia Power UBP Jatigede Raih Penghargaan pada Nusantara Electrification Award 2026
Pra-Munas APPSI, Sudaryono Diusung Kembali Jadi Ketua Umum APPSI Periode 2026–2031
Prediksi Harga Minyak WTI Hari Ini: Dupoin Futures Waspadai Koreksi Menuju US$89,28
Harga Emas Hari Ini Menguat di Tengah Pelemahan USD, Dupoin Futures Soroti Peluang Bullish
Dari target ke proyek: Solar & Storage Live dan EVCharge Live Indonesia 2026 berfokus pada penyediaan infrastruktur
Tanggal Rilis Versi Steam ADV Pendamping Kerja & Komunikasi “Muv-Luv Girls Garden Mellow Days”: Kamis, 19 November
Sanct Social Mampir ke ARCHIWEEK 4.0 UMN, Kampus Pertama Setelah Singapura dan Jakarta dalam Tujuh Minggu

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 14:02

Saham Dijual Tanpa Ditawarkan Lebih Dulu ke Pemegang Saham Lain: Apakah Transaksinya Tetap Sah?

Selasa, 3 November 2026 - 13:02

PLN Indonesia Power UBP Jatigede Raih Penghargaan pada Nusantara Electrification Award 2026

Selasa, 3 November 2026 - 11:02

Pra-Munas APPSI, Sudaryono Diusung Kembali Jadi Ketua Umum APPSI Periode 2026–2031

Selasa, 3 November 2026 - 11:02

Prediksi Harga Minyak WTI Hari Ini: Dupoin Futures Waspadai Koreksi Menuju US$89,28

Selasa, 3 November 2026 - 11:02

Harga Emas Hari Ini Menguat di Tengah Pelemahan USD, Dupoin Futures Soroti Peluang Bullish

Selasa, 3 November 2026 - 10:02

Tanggal Rilis Versi Steam ADV Pendamping Kerja & Komunikasi “Muv-Luv Girls Garden Mellow Days”: Kamis, 19 November

Selasa, 3 November 2026 - 08:02

Sanct Social Mampir ke ARCHIWEEK 4.0 UMN, Kampus Pertama Setelah Singapura dan Jakarta dalam Tujuh Minggu

Senin, 2 November 2026 - 22:02

Resmi Buka Kampus Baru, BINUS ASO Siapkan Talenta Engineering untuk Industri Masa Depan

Berita Terbaru