Perbedaan Antara Market Maker dan Broker dalam Trading - Koran Mandalika

Perbedaan Antara Market Maker dan Broker dalam Trading

Kamis, 11 September 2025 - 16:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam dunia trading, istilah market maker dan broker sering digunakan, tetapi keduanya memiliki peran berbeda dalam ekosistem pasar. Memahami perbedaan di antara keduanya penting bagi trader agar bisa memilih jalur trading yang sesuai dengan strategi dan kebutuhan mereka.

Apa Itu Market Maker?

Market maker adalah pihak yang menyediakan likuiditas di pasar dengan cara selalu siap membeli dan menjual instrumen keuangan pada harga tertentu. Mereka menciptakan pasar dengan menampilkan harga bid (jual) dan ask (beli), sehingga trader selalu memiliki lawan transaksi.

Peran utama market maker adalah memastikan pasar tetap likuid. Namun, karena market maker bertransaksi langsung dengan trader, ada potensi konflik kepentingan—misalnya ketika harga ditentukan untuk keuntungan mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa Itu Broker?

Berbeda dengan market maker, broker adalah perantara yang menghubungkan trader dengan pasar. Broker meneruskan order trader ke penyedia likuiditas atau bursa. Tugas utama broker adalah memastikan order dieksekusi dengan cepat dan transparan, tanpa intervensi harga.

Baca Juga :  Potensi Bitcoin Naik Menuju Rp1,08 Miliar, Didukung ETF dan Politik AS

Broker yang legal biasanya teregulasi oleh otoritas keuangan resmi, sehingga menjamin keamanan dana nasabah. Di Indonesia, broker harus terdaftar di Bappebti dan diawasi oleh lembaga terkait.

Baca Juga: Perbedaan Market Maker dan Broker dalam Trading

Perbedaan Utama Market Maker vs Broker

Market maker menciptakan pasar dengan menyediakan likuiditas, sementara broker hanya menjadi penghubung antara trader dan pasar. Market maker sering mengambil posisi berlawanan dengan trader, sedangkan broker menyalurkan order ke pasar global.

Dari sisi biaya, market maker biasanya menetapkan spread yang lebih lebar karena mereka menanggung risiko harga. Broker cenderung menawarkan spread yang kompetitif dan transparan, terutama pada broker yang menggunakan model ECN (Electronic Communication Network).

Baca Juga :  Sistem Proteksi Listrik: Mengapa Penting untuk Keamanan Rumah dan Industri?

Mana yang Lebih Baik untuk Trader?

Pilihan antara market maker dan broker tergantung pada gaya trading. Trader yang mencari eksekusi cepat dengan biaya rendah cenderung memilih broker teregulasi. Sementara itu, market maker lebih cocok untuk trader pemula yang membutuhkan likuiditas tinggi meski spread sedikit lebih besar.

Mulai Trading di Platform Teregulasi: Register di KVB Sekarang

KVB Indonesia menyediakan layanan trading transparan, aman, dan legal di bawah pengawasan regulator resmi. Dengan akses ke forex, logam mulia, indeks, dan berbagai instrumen global, trader bisa mengembangkan strategi tanpa khawatir soal keamanan dana.

Market maker dan broker memiliki fungsi berbeda, namun keduanya sama-sama penting dalam mendukung likuiditas dan aksesibilitas pasar. Bagi trader, memahami perbedaan ini adalah langkah awal untuk memilih platform trading yang tepat dan sesuai kebutuhan.

Produk Terkait: Broker Trading – KVB Indonesia

Berita Terkait

Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir
Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026
Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai
5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026
Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek
Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:47

Lewat Program CERAH, NTB Perluas Akses Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:40

Pariwisata Ramah Muslim, NTB Konsisten di Tiga Besar Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:05

Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:11

Gubernur NTB Tekankan Soliditas KONI, Mohan Roliskana Terpilih

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:07

Mohan Roliskana Rebut Kursi Ketua KONI NTB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:02

Resmi Kenalkan Ketua Baru, PAN NTB Langsung Bidik Target Besar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:44

MotoGP Mandalika: Kerugian Perusahaan dan Dampak Ekonomi adalah Dua Hal Berbeda

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:21

275 PMI NTB Dideportasi, Muazzim Akbar Ungkap 3 Penyebab Utama

Berita Terbaru