Perusahaan Global Berlomba Lomba Pakai Stablecoin. Kenapa? - Koran Mandalika

Perusahaan Global Berlomba Lomba Pakai Stablecoin. Kenapa?

Kamis, 26 Juni 2025 - 20:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baru baru ini, kita bisa melihat banyaknya perusahaan global mengadopsi stablecoin. Amazon dan Walmart merupakan beberapa contohnya. Raksasa-raksasa ritel ini dilaporkan sedang mengeksplorasi kegunaan stablecoin sebagai metode pembayaran. Tapi, apakah stablecoin itu sendiri?

Stablecoin adalah jenis aset kripto yang dirancang dengan nilai yang menyerupai mata uang fiat, seperti dolar Amerika Serikat (USD). Tidak seperti Bitcoin atau Ethereum yang fluktuatif, stablecoin memiliki daya tarik tersendiri, seperti nilai yang stabil. Beberapa perusahaan global seperti Visa telah menggunakan stablecoin untuk transaksi lintas negara karena keunggulan tersebut..

Anda juga bisa menggunakan stablecoin secara praktis lewat P2P di Bybit. Melalui P2P di Bybit, Anda dapat melakukan top-up aset kripto secara langsung menggunakan stablecoin seperti USDT secara cepat dengan harga terbaik. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Stablecoin saat ini telah memasuki fase baru, yaitu tapi sebagai fondasi sistem pembayaran digital yang dikendalikan langsung oleh perusahaan global.

Baca Juga :  Pesisir Terancam, Mangrove Menjawab: Data Kerusakan dan Aksi Perbaikan 2025

Industri Teknologi dan Keuangan Kini Menerbitkan Stablecoin Masing Masing

Sejumlah perusahaan besar mulai membangun stablecoin mereka sendiri, terutama dikarenakan efisiensi yang ditawarkan oleh teknologi blockchain dan juga kestabilan harga dari stablecoin sendiri. Berikut adalah beberapa contohnya:

PayPal

PayPal menjadi salah satu pionir dalam adopsi stablecoin korporat dengan peluncuran PYUSD pada 2023. Stablecoin ini dibangun di atas blockchain Ethereum dan memiliki harga yang dipatok ke mata uang dolar US. Dengan demikian, PayPal tidak perlu lagi bergantung pada jaringan pembayaran seperti Visa dan Mastercard.

Revolut

Revolut, perusahaan fintech asal Inggris yang memiliki lebih dari 55 juta pengguna ini dilaporkan sedang mengembangkan stablecoin miliknya. Dengan volume transaksi tahunan melebihi US$20 miliar, Revolut berada dalam posisi strategis untuk menggabungkan massanya yang besar dengan infrastruktur aset kripto miliknya.

JP Morgan

JPM Coin yang dirilis pada 2019 ini digunakan oleh klien institusional JP Morgan untuk melakukan transaksi bernilai besar secara instan dan efisien. Meski tidak digunakan secara umum, JPM menunjukkan bahwa bank tradisional pun melihat potensi yang ada pada stablecoin.

Baca Juga :  POLITEKNIK NEGERI BATAM TAWARKAN CALON MAHASISWA TAK LULUS SNBT/SNBP JUGA MANFAATKAN KESEMPATAN MELALUI PROGRAM MICROCREDENTIALS

Stripe

Meski belum menerbitkan stablecoin, Stripe baru saja mengakuisisi beberapa perusahaan infrastruktur blockchain seperti Bridge dan Privy untuk membangun sebuah produk keuangan yang menarik. Dilaporkan, Stripe kemungkinan akan menjadi penyedia backend untuk perusahaan yang ingin menggunakan stablecoin sebagai bagian dari sistem pembayaran mereka.

Stablecoin tidak lagi menjadi sekadar aset kripto dengan nilai yang stabil, namun mulai dianggap sebagai sistem keuangan baru oleh banyak perusahaan global. Keunggulan seperti harga yang stabil, kecepatan transfer, dan juga akses yang semakin luas, memberikan ruang inovasi yang besar bagi perusahaan untuk membangun ekosistem finansialnya masing masing. 

Meskipun masing-masing perusahaan menggunakan pendekatan yang berbeda, namun mereka tetap mencoba untuk menciptakan jalur pembayaran milik sendiri dan mengurangi ketergantungan pada sistem pembayaran yang lama.

Berita Terkait

BRI BO Kalimalang Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
BRI BO Cempaka Mas Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Salah Pilih Media Filter Air Bisa Menambah Biaya Operasional, Begini Cara Menentukannya
Pertemuan Rutin Bulanan: H. Robert Nitiyudo Wachjo Pesankan Dzikir dan Syukur kepada 1.200 Anak Binaan
Angkutan Retail KAI Logistik Catat Kinerja Tertinggi pada Triwulan III 2026
Hasil SKD Sekolah Kedinasan 2026 Keluar, Patriot Muda Training Centre Buka Pendampingan Tes Lanjutan di 27 Kota
Memaknai 70 Tahun Pengabdian, SUCOFINDO Bangun Sumur Bor Air Bersih di Kalimantan Selatan
K Mall dan Plataran Hidupkan Minggu Pagi bersama Komunitas Lari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:07

BRI BO Kalimalang Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:05

BRI BO Cempaka Mas Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:02

Salah Pilih Media Filter Air Bisa Menambah Biaya Operasional, Begini Cara Menentukannya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:02

Pertemuan Rutin Bulanan: H. Robert Nitiyudo Wachjo Pesankan Dzikir dan Syukur kepada 1.200 Anak Binaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:02

Angkutan Retail KAI Logistik Catat Kinerja Tertinggi pada Triwulan III 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:02

Memaknai 70 Tahun Pengabdian, SUCOFINDO Bangun Sumur Bor Air Bersih di Kalimantan Selatan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:02

K Mall dan Plataran Hidupkan Minggu Pagi bersama Komunitas Lari

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:02

BRI BO Tanjung Priok Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Berita Terbaru