PIPO Hargiyanto: Dari Tidak Mampu Beli Nasi Goreng hingga Miliki 52 Properti Penghasil Passive Income Autopilot - Koran Mandalika

PIPO Hargiyanto: Dari Tidak Mampu Beli Nasi Goreng hingga Miliki 52 Properti Penghasil Passive Income Autopilot

Minggu, 30 Maret 2025 - 22:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIPO Hargiyanto berhasil mengubah kehidupannya dari kondisi ekonomi terpuruk di tahun 2008, hingga tak mampu membeli nasi goreng, menjadi investor properti sukses dengan lebih dari 52 properti penghasil passive income autopilot. Melalui komunitas “Sekali Seumur Hidup”, ia berbagi pengalaman dan strategi investasi properti tanpa modal besar.

Jakarta, 30 Maret 2025 — Perjalanan hidup PIPO Hargiyanto bukan sekadar kisah sukses biasa. Berawal dari kondisi ekonomi terpuruk pada tahun 2008, hingga tak sanggup membeli nasi goreng seharga Rp1.500 di pinggir jalan, Pipo berhasil membalikkan keadaannya dengan berani mengambil risiko besar: berinvestasi properti dengan modal pinjaman bank.

Pada 2008, kehidupan Pipo nyaris hancur. Bisnis yang dijalankan sebelumnya gagal total, meninggalkannya dengan hutang besar dan dompet yang hanya berisi uang seribu rupiah. Namun dari titik terendah inilah, Pipo menemukan keberanian untuk bangkit dengan konsep sederhana namun kuat: membeli properti yang bisa mencicil dirinya sendiri dengan income yang dihasilkan.

Image

Di tahun 2009, dengan nekat, ia membeli properti pertamanya menggunakan modal pinjaman bank. Properti ini berhasil menghasilkan pendapatan melebihi cicilan hutangnya, yang akhirnya menjadi titik balik kehidupan Pipo. Berbekal prinsip ini, Pipo terus memperluas investasinya, hingga kini memiliki lebih dari 52 properti yang tersebar di berbagai lokasi strategis, mencakup minimarket, kos-kosan, toko ban motor, warteg, hingga toko roti. Seluruh bisnis ini dikelola dengan sistem autopilot, menghasilkan passive income yang terus mengalir.

Baca Juga :  Najwa Alyaa Priyanti: Jembatan Pengetahuan Dari Mahasiswa untuk Mahasiswa di Dunia Digital

“Saya sadar, bakat saya bukan di bisnis operasional. Jadi, saya memilih properti yang bisa menghasilkan uang dengan sendirinya, memakai sistem autopilot, dengan kerjasama bersama operator yang sudah berpengalaman,” ungkap Pipo.

Melalui komunitas “Sekali Seumur Hidup”, Pipo kini aktif berbagi ilmu dan pengalamannya untuk membantu lebih banyak orang membangun passive income yang berkelanjutan tanpa modal besar. Setiap bulannya, ia mengadakan seminar yang membantu banyak orang untuk menemukan cara mencapai kebebasan finansial seperti dirinya.

Image

Kisah perjuangan inspiratif ini juga telah diangkat dalam serial dokumenter yang menggugah, memberi gambaran jelas tentang bagaimana seseorang bisa bangkit dari keterpurukan menuju kesuksesan besar.

➡️ Simak video perjalanan hidup inspiratif PIPO Hargiyanto di bawah ini:

Berita Terkait

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya
Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan
Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik
Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia
Indonesia Tawarkan 180 Kawasan Industri kepada Investor Rusia di INNOPROM 2026
Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia
Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia
Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA, Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02

Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:02

Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA, Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:02

Sektor Jasa Keuangan dan Korporasi Indonesia Terancam Denda 2 Persen dari Pendapatan Saat Aturan AI Mulai Ditegakkan. Sebagian Besar Belum Mampu Membuktikan Apa yang Dikerjakan AI Mereka

Berita Terbaru