Produk Prima dari Pabrik hingga Proyek, Waskita Beton Precast Pastikan Mutu Produk Spun Pile untuk Proyek Tangguhh UCC Onshore Project di Papua - Koran Mandalika

Produk Prima dari Pabrik hingga Proyek, Waskita Beton Precast Pastikan Mutu Produk Spun Pile untuk Proyek Tangguhh UCC Onshore Project di Papua

Selasa, 29 September 2026 - 12:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, September 2026 – Pada setiap karya konstruksi, kualitas produk tidak hanya ditentukan dari hasil akhir. Sebelum diinstalasi, material dan produk beton melewati sejumlah tahapan pemeriksaan guna memastikan kesesuaiannya dengan persyaratan teknis dan kebutuhan infrastruktur.

PT Waskita Beton Precast Tbk menerapkan sistem pengendalian mutu yang mencakup tahapan persiapan, pemeriksaan material, pengawasan selama proses produksi, hingga pemeriksaan produk sebelum dikirim. Pengendalian dilakukan melalui titik-titik pemeriksaan yang telah ditetapkan dalam Quality Plan, sehingga kesesuaian produk dapat dipantau pada setiap tahapan proses, bukan hanya ketika produk telah selesai diproduksi.

Penerapan pengendalian mutu tersebut salah satunya dilakukan pada Tangguh UCC Onshore Project di Papua, proyek pengembangan fasilitas gas alam terintegrasi. Dalam proyek ini, Waskita Beton Precast menyuplai 8.537 batang Spun Pile yang digunakan sebagai elemen pondasi untuk fasilitas dan infrastruktur pendukung proyek. Sebagai elemen yang menerima dan meneruskan beban struktur ke tanah, Spun Pile membutuhkan karakteristik produk yang konsisten dan sesuai dengan persyaratan teknis yang ditetapkan. Hingga September 2026, sebanyak 3.093 batang Spun Pile telah dikirimkan, atau mencapai 36,23% dari total kebutuhan proyek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengendalian dilakukan pada sejumlah titik pemeriksaan dalam alur produksi. Pemeriksaan dimulai dari diameter dan panjang potong PC Bar, fabrikasi wirecage, pemasangan wirecage pada cetakan, proses pretensioning, pengecoran, pemadatan, hingga demoulding dan pemberian identifikasi produk. Pemeriksaan pada setiap tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan proses produksi berjalan sesuai prosedur dan persyaratan yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Dorong UMKM Naik Kelas, KAI Logistik Gelar UMKM Empowerment Academy LOKOMOTIF

Pengendalian juga dilakukan sejak material akan digunakan dalam proses produksi. Karakteristik material diperiksa untuk memastikan kesesuaiannya dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Quality Plan Waskita Beton Precast. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari tahapan incoming material inspection sebelum material digunakan dalam produksi.

Setelah produk selesai diproduksi, pengendalian juga diterapkan pada proses penanganan produk sebelum dikirim ke proyek. Hal ini mencakup pengawasan saat produk dipindahkan ke stockyard, proses penumpukan, hingga persiapan pengiriman. Setiap tahapan dilakukan dengan mengacu pada prosedur yang telah ditetapkan sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi dan konsistensi produk hingga siap digunakan di proyek.

“Pada Tangguh UCC Onshore Project, kami memastikan produk yang disuplai memenuhi persyaratan teknis melalui pengendalian yang dilakukan secara bertahap, mulai dari material hingga pemeriksaan sebelum pengiriman. Bagi kami, kepastian mutu bukan hanya mengenai hasil akhir, tetapi bagaimana setiap tahapan produksi dijalankan sesuai prosedur dan persyaratan yang telah ditetapkan,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary Waskita Beton Precast.

Baca Juga :  Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps

Rangkaian pengendalian tersebut menjadi bagian dari upaya Waskita Beton Precast menjaga konsistensi produk yang disuplai untuk kebutuhan infrastruktur. Dengan proses yang terukur dan terdokumentasi, Waskita Beton Precast memastikan produk yang keluar dari fasilitas produksi telah melewati titik-titik pemeriksaan yang ditetapkan sebelum digunakan di proyek.

Tidak hanya mengedepankan kualitas, Waskita Beton Precast juga memperhatikan aspek lingkungan melalui program WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability. Melalui program ini, setiap pengiriman 10 batang Spun Pile akan diikuti penanaman satu pohon. Dengan demikian, setelah seluruh batang Spun Pile untuk Tangguh UCC Onshore Project di Papua terkirim, akan ada 854 pohon baru ditanam. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya Waskita Beton Precast untuk tidak hanya menyediakan produk bagi kebutuhan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan manfaat bagi lingkungan.

Penerapan pengendalian mutu secara menyeluruh tersebut juga menjadi bagian dari tata kelola operasional Waskita Beton Precast dalam memenuhi persyaratan teknis dan kebutuhan pelanggan, sekaligus menjaga konsistensi proses produksi dari pabrik hingga produk siap digunakan di lapangan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir
Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026
Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai
5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026
Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek
Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:47

Lewat Program CERAH, NTB Perluas Akses Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:40

Pariwisata Ramah Muslim, NTB Konsisten di Tiga Besar Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:05

Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:11

Gubernur NTB Tekankan Soliditas KONI, Mohan Roliskana Terpilih

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:07

Mohan Roliskana Rebut Kursi Ketua KONI NTB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:02

Resmi Kenalkan Ketua Baru, PAN NTB Langsung Bidik Target Besar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:44

MotoGP Mandalika: Kerugian Perusahaan dan Dampak Ekonomi adalah Dua Hal Berbeda

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:21

275 PMI NTB Dideportasi, Muazzim Akbar Ungkap 3 Penyebab Utama

Berita Terbaru