PTPP Raih Proyek Lanjutan Revitalisasi Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta Senilai Rp1,19 Triliun - Koran Mandalika

PTPP Raih Proyek Lanjutan Revitalisasi Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta Senilai Rp1,19 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, kembali memperkuat portofolio proyek di sektor transportasi melalui perolehan proyek Lanjutan Revitalisasi Terminal 1 (T1A) Bandara Soekarno-Hatta dengan nilai kontrak sebesar Rp1,19 triliun termasuk PPN. Perolehan proyek lanjutan ini sekaligus mencerminkan kepercayaan terhadap pengalaman dan kapabilitas PTPP dalam mengerjakan proyek infrastruktur bandar udara.

Proyek Lanjutan Revitalisasi Terminal 1 (T1A) Bandara Soekarno-Hatta memiliki nilai kontrak sebesar Rp1,19 triliun termasuk PPN, dengan masa pelaksanaan selama 365 hari kalender, terhitung sejak 21 Agustus 2026.

Dalam proyek ini, PTPP melaksanakan pekerjaan yang mencakup berbagai aspek pembangunan dan revitalisasi, meliputi pekerjaan preliminary, struktur, arsitektur, interior, landscape, mekanikal, elektrikal, dan elektronik. Lingkup pekerjaan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas fasilitas Terminal 1A serta mendukung kenyamanan dan pengalaman pengguna jasa bandar udara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai salah satu infrastruktur transportasi udara strategis di Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas perekonomian nasional. Revitalisasi Terminal 1A menjadi bagian dari upaya pengembangan fasilitas bandar udara yang adaptif terhadap kebutuhan pengguna jasa dan perkembangan industri penerbangan.

Dalam pelaksanaan proyek, PTPP mengedepankan teknologi dan digitalisasi konstruksi melalui pemodelan dan pengelolaan informasi berbasis 3D, 4D, dan 5D, serta pemanfaatan Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), BIM 3D, dan virtual tour. PTPP juga menggunakan teknologi Ground Penetrating Radar (GPR), antara lain melalui DSX Utility Detection Solution dan Leica DS4000 Utility Detection System, untuk mendukung proses identifikasi utilitas bawah tanah secara akurat dan menunjang pelaksanaan pekerjaan yang lebih aman dan terukur.

Baca Juga :  BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan Indonesia, Dukung Pembangunan Nasional Bersama Danantar

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa perolehan proyek lanjutan ini menjadi bukti kepercayaan terhadap pengalaman dan kapabilitas PTPP dalam mengerjakan proyek infrastruktur strategis.

“PTPP berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proyek Lanjutan Revitalisasi Terminal 1 (T1A) Bandara Soekarno-Hatta. Dengan pengalaman, kapabilitas, serta pemanfaatan inovasi dan teknologi digital dalam proses konstruksi, kami optimistis proyek ini dapat dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas, ketepatan waktu, dan keselamatan kerja, serta memberikan nilai tambah bagi peningkatan layanan transportasi udara di Indonesia,” ujar Joko Raharjo.

Dengan diperolehnya proyek lanjutan senilai Rp1,19 triliun ini, PTPP semakin memperkuat portofolio Perseroan di sektor infrastruktur transportasi. PTPP optimistis proyek Lanjutan Revitalisasi Terminal 1 (T1A) Bandara Soekarno-Hatta dapat dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas, ketepatan waktu, keselamatan dan kesehatan kerja, inovasi konstruksi, serta pemanfaatan teknologi dalam setiap tahapan pekerjaan.

—SELESAI— 

Tentang PT PP (Persero) Tbk

PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) merupakan salah satu perusahaan konstruksi dan terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1953. Saat ini, PTPP memiliki 7 (tujuh) lini bisnis yang terintegrasi mulai dari Upstream, Middlestream sampai dengan Downstream, yang meliputi: Energi, Properti, Infrastruktur, Jasa Konstruksi, Engineering, Procurement and Construction (EPC), Peralatan Berat dan Pracetak. PTPP memiliki jejak rekam yang solid dan berhasil memenangkan penghargaan atas proyek-proyek konstruksi Pelabuhan, Pembangkit Listrik, Airport, Bendungan, dan Gedung di Indonesia. PTPP merupakan pionir untuk konsep Eco-Friendly Green Building di Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional atas hasil karyanya. PTPP mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar 49%. Pada tahun 2015, PTPP mencatatkan saham entitas anak PT PP Properti Tbk (kode emiten: PPRO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 35%. Untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan, PTPP berekspansi di sektor Energi dan Infrastruktur di tahun 2016. Pada tahun 2017, entitas anak yang bergerak sebagai kontraktor berbasis peralatan berat PT PP Presisi Tbk (kode emiten: PPRE) melantai di Bursa Efek Indonesia dengan melepas 23% saham ke publik. Untuk menghadapi era Industry 4.0, PTPP melakukan strategi operasional excellence dengan menerapkan sistem informasi yang handal, yaitu ERP sebagai enterprise system utama yang didukung berbagai aplikasi penunjang operasional dalam menjawab tantangan dan kebutuhan perusahaan kedepan. PTPP juga menerapkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) serta penguasaan teknologi baru lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi dan efisiensi serta menjadi perusahaan yang unggul serta excellence.

Baca Juga :  Produk Kolaborasi: Cara Gen Z Merayakan Inner Child di Era Dewasa

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

BRI BO Rawamangun Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
BRI BO Pluit Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
BRI BO Otista Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
BRI BO Mangga Dua Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Bujet Skincare Bulanan: Cara Mengaturnya agar Tetap Sesuai Kemampuan
LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS Naik Kelas
Zyrex Jadi Merek Indonesia Pertama yang Meluncurkan AI Mini Workstation Berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395
CX100 Danantara: Membenahi Layanan BUMN dari Pengalaman Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:02

BRI BO Rawamangun Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:02

BRI BO Pluit Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:02

BRI BO Otista Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:02

BRI BO Mangga Dua Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:02

LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS Naik Kelas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:02

Zyrex Jadi Merek Indonesia Pertama yang Meluncurkan AI Mini Workstation Berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:02

CX100 Danantara: Membenahi Layanan BUMN dari Pengalaman Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:02

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Produktivitas Sawit Rakyat melalui Pembelajaran di Kebun Adolina

Berita Terbaru