Rannya Jadi Idola Emak-emak di Lombok Tengah Berkat Kepeduliannya - Koran Mandalika

Rannya Jadi Idola Emak-emak di Lombok Tengah Berkat Kepeduliannya

Sabtu, 21 September 2024 - 09:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Yayasan HBK Peduli melanjutkan kegiatan bakti sosial pengobatan gratis di Pulau Lombok. Setelah sebelumnya menyapa masyarakat Lombok Timur dan Lombok Barat, kali ini Yayasan HBK Peduli melaksanakan baksos di Dusun Prantap, Desa Muncan, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Yayasan HBK Peduli Rannya Agustyra Kristiono dan Ibu Hj Dian BK bersama tim HBK Peduli dan tim kesehatan.

Rannya yang dikenal murah senyum dan humble itu menyapa masyarakat satu persatu. Sekali lagi, Rannya mengaku senang bisa bertemu dengan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Inaq-inaq amak-amak matur tampiasih atas kehadirannya. Ada yang lupa sama tiang? Alhamdulillah masih ingat. Tiang Rannya Agustyra Kristiono. Matur tampiasih sudah memilih saya kemarin di Pileg. Walaupun mohon maaf tiang belum bisa duduk menjadi anggota DPR RI. Tetapi tiang dapat suara yang banyak di sini. Tiang hadir di sini untuk mengucapkan terima kasih dan sedikit berbuat untuk masyarakat. Semoga ini bermanfaat,” kata Rannya pada Jumat (20/9/2024).

Baca Juga :  Mahasiswa UGR Sebut Rannya Sosok Perempuan Muda Inspiratif

Rannya menceritakan pesan Almarhum Ayahandanya H. Bambang Kristiono (HBK) lyang banyak memberikan contoh berbuat dan berpihak kepada masyarakat. Kegiatan sosial yang dilakukan HBK sampai dengan hari ini dilakukan guna melanjutkan mimpi besar almarhum. Ia berharap semoga kegiatan HBK Peduli tersebut dapat menjadi amal jariyah Ayahnya.

“Ini salah satu kegiatan kami dari Yayasan HBK Peduli. HBK Peduli ini dibangun oleh Alarhum Ayah tiang Pak H. Bambang Kristiono (HBK). Kenal kan? Beliau dulu anggota DPR RI dapil Pulau Lombok. Sebelum Almarhum meninggal, beliau menitipkan pesan kepada saya dan Tim HBK Peduli untuk terus berbuat dan memperhatikan nasib masyarakat Pulau Lombok lewat kegiatan sosial. Semoga kegiatan niki bermanfaat, dan menyambung tali silaturrahim kita. InsyaAllah kita akan sering ketemu,” terang Rannya.

Baca Juga :  Forum Media Online Lombok Tengah Ajak Wartawan Mancing Gratis

Masyarakat antusias mengikuti pengobatan gratis tersebut. Selain obat-obatan, masyarakat juga diberikan telur gratis dari HBK Peduli.

“Senang sekali kami ketemu sama Mba Rannya dan Ibu Dian. Beliau berdua orang baik, termasuk HBK Peduli,” kata Inaq Fatimah.

Dirinya juga mengaku, mengenang kebaikan Almarhum HBK. Menurut dia, HBK adalah sosok wakil rakyat yang sering berbuat untuk rakyat. Benar-benar memperhatikan nasib rakyat dan gemar membantu rakyat.

“Pokoknya yang tiang ingat, Almarhum orang baik, namanya banyak disebut, banyak dikenal, artinya orang baik, dekat dengan kami (rakyat),” bebernya.

Masyarakat juga mendoakan agar Almarhum HBK diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Mereka juga mendokan agar Rannya dan Ibu Dian senantiasa dianugerahi kesehatan dan diberikan rezeki yang berlimpah. (*)

Berita Terkait

Pemkab Lombok Tengah Ingatkan Hal Ini Sebelum Turun Bau Nyale
Festival Bekerase Desa Aik Bual Dihebohkan Penangkapan Ikan Tuna Raksasa
PT AP I Bizam Lombok Peduli Difabel, Beri Perlengkapan Sekolah
Rachmat PDIP Bantu Dalang Wayang Sasak Lalu Nasib, Beri Kursi Roda
Beri Bantuan Rp 4,9 Miliar, Rachmat Hidayat Berdayakan Ekonomi Masyarakat
PDIP Beri Kursi Roda di Mataram, Umat Hindu: Terima Kasih Pak Rachmat
Rachmat PDIP Beri 50 Mesin Jahit dan Obras kepada UMKM di Mataram
PDIP Peduli Penderita Lumpuh, Rachmat Hidayat Beri Kursi Roda di Loteng 

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 09:09

Soal Poster Nyeleneh Bacakades, Wabup Nursiah: Bagian Promosi, Tetap Jaga Kondusifitas

Rabu, 2 September 2026 - 08:06

BPD Pengembur Pastikan Poster Nyeleneh Bacakades Hoaks

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:28

Sepakat! Rekayasa Lalu Lintas Simpang Empat Rembiga Berlanjut

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:35

Gawe Adat Inan Dowe II: Momen Anyaman Bambu Desa Loyok Kembali Mendunia

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:02

11 Sekolah, Satu Arena, Seribu Mimpi: Samara School Olympic Kembali Menggebrak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:42

MIM Foundation Siap Danai Pembangunan Masjid Kampung Adat Sade

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:26

Promosi MotoGP Mandalika Digenjot, ITDC Siapkan Strategi Bertahap

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:28

Kades Rembitan Ungkap Aset Budaya yang Hilang Usai Kebakaran Sade

Berita Terbaru