Regulasi Makin Jelas, Ethereum Diprediksi Jadi Pemenang Utama di Industri Kripto - Koran Mandalika

Regulasi Makin Jelas, Ethereum Diprediksi Jadi Pemenang Utama di Industri Kripto

Kamis, 6 Februari 2025 - 14:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ethereum diperkirakan akan menjadi aset kripto yang paling diuntungkan dari kepastian regulasi di bawah pemerintahan Trump. Prediksi ini disampaikan oleh para peneliti dari Sygnum Bank, sebuah grup perbankan aset digital global, yang menyoroti bagaimana kejelasan regulasi dapat mendorong investasi ke proyek-proyek produktif daripada sekadar memecoin.

Ethereum Tertinggal dari Kompetitor Seperti Solana

Dalam laporan investasi kuartalan yang dirilis pada 30 Januari 2024, Sygnum membahas beberapa sektor utama dalam industri kripto, termasuk kebijakan kripto, pertumbuhan blockchain Layer 1 (L1), restaking, serta tantangan yang sedang dihadapi Ethereum.

Meskipun Ethereum mendapat dorongan likuiditas dari exchange-traded funds (ETF Ethereum), kinerjanya tetap kurang memuaskan. Banyak investor justru beralih ke altcoin lain seperti Solana, yang belakangan semakin menarik perhatian pasar. Popularitas Solana semakin meningkat setelah keluarga Trump meluncurkan memecoin di jaringan tersebut, yang turut mengalihkan modal dan sentimen dari Ethereum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketidakpuasan dalam Komunitas Ethereum

Ethereum juga menghadapi tantangan internal. Beberapa anggota komunitas menyoroti perlunya restrukturisasi Ethereum Foundation, organisasi yang mengawasi pengembangan Ethereum. Ketidakpuasan ini muncul karena kurangnya inovasi yang kompetitif dibandingkan jaringan lain yang berkembang pesat.

Baca Juga :  Simak Cara Membuat WhatsApp Business Agar Komunikasi Lebih Efektif

Namun, terlepas dari tantangan tersebut, para peneliti Sygnum menemukan bahwa investor institusional mulai mengakumulasi ETH dalam jumlah besar. Hal ini menunjukkan bahwa Ethereum masih memegang dominasi di industri kripto dan tetap menjadi pilihan utama bagi investor besar.

Ethereum Masih Jadi Tolak Ukur Industri Kripto

Menurut laporan Sygnum, institusi melihat Ethereum bukan hanya sebagai aset investasi, tetapi juga sebagai tolak ukur utama untuk aktivitas di industri kripto. Investor institusional menganggap Ethereum sebagai proxy atau indeks de facto, mencerminkan dinamika pasar kripto secara keseluruhan.

Selain itu, Ethereum tetap menjadi blockchain terbesar untuk decentralized finance (DeFi), non-fungible tokens (NFT), dan aplikasi Web3, meskipun ada tantangan dari kompetitor seperti Solana dan Avalanche.

Dalam 30 hari terakhir, harga ETH mengalami volatilitas yang signifikan. Pada 7 Januari 2025, ETH mencapai harga tertinggi bulanan sekitar $3.687,14. Namun, sejak itu, harga mengalami tren penurunan, mencapai titik terendah bulanan pada 3 Februari 2025 di sekitar $2.240,50. 

Per 6 Februari 2025, harga Ethereum berada di sekitar $2.790,55, menunjukkan penurunan sekitar 24% sepanjang bulan tersebut.

Baca Juga :  Toyota Indonesia dan Kampuh Welding Indonesia Berkolaborasi dalam Pelatihan Pengelasan dan Program Magang ke Jepang

Kesimpulan

Meskipun Ethereum menghadapi tantangan dari pesaing dan tekanan internal, regulasi yang lebih jelas dapat menguntungkan Ethereum dalam jangka panjang. Dengan adopsi yang kuat di kalangan investor institusional dan ekosistem yang luas, Ethereum tetap menjadi aset kripto yang patut diperhitungkan di masa depan.

Jika kamu tertarik untuk berinvestasi atau melakukan trading Ethereum, pastikan untuk melakukannya di Bittime. Sebagai aplikasi investasi kripto, Bittime menyediakan pengalaman jual beli Ethereum dan aset kripto lainnya yang aman, mudah, dan cepat. Tunggu apalagi, segera daftar Bittime dan nikmati berbagai kemudahan untuk bertransaksi aset kripto!

Disclaimer

Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Bittime adalah platform perdagangan aset kripto terdaftar di Bappebti yang menyediakan informasi berdasarkan riset internal, bersifat umum dan edukatif. Informasi ini bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau perpajakan. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan. Pengguna wajib melakukan analisis mandiri dan memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan yang berlaku.

Berita Terkait

Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech
Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid
KAI Divre III Palembang Imbau Masyarakat Manfaatkan Faskes Alternatif Selama Klinik Mediska Tutup Sementara
Dari Jalanan Kota ke Ruang Edukasi Keuangan, BRI Finance Berbagi Kepedulian dengan Lady Ojol
Tak Perlu Pusing Siapkan THR, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Lewat BRI Flash
Analisis Bor Ledak dan Stabilitas Lereng Tambang Berbasis AI Strayos
Survei Stockpile dan Pemantauan Lereng Tambang Otomatis dengan DJI Dock 3
Hari Ke-8 Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Catat Pelayanan Tertinggi Pada Arus Mudik

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:00

KAI Divre III Palembang Imbau Masyarakat Manfaatkan Faskes Alternatif Selama Klinik Mediska Tutup Sementara

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:00

Dari Jalanan Kota ke Ruang Edukasi Keuangan, BRI Finance Berbagi Kepedulian dengan Lady Ojol

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:00

Tak Perlu Pusing Siapkan THR, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Lewat BRI Flash

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:00

Survei Stockpile dan Pemantauan Lereng Tambang Otomatis dengan DJI Dock 3

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:00

Hari Ke-8 Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Catat Pelayanan Tertinggi Pada Arus Mudik

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:00

KAI Tetapkan Tarif Rp1 untuk LRT Jabodebek pada H1–H2 Lebaran 2026

Berita Terbaru