Ripple Menang Lawan SEC, Apakah IPO Jadi Langkah Selanjutnya? - Koran Mandalika

Ripple Menang Lawan SEC, Apakah IPO Jadi Langkah Selanjutnya?

Kamis, 20 Maret 2025 - 15:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ripple akhirnya memenangkan pertempuran panjang melawan SEC. Setelah bertahun-tahun menghadapi tekanan regulasi, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) akhirnya menarik bandingnya. Keputusan ini menandai titik balik besar bagi Ripple dan XRP, yang langsung mendapat respons positif dari pasar. 

Namun, kemenangan ini justru memunculkan pertanyaan baru: Apakah Ripple akan segera melantai di bursa melalui IPO, atau ada strategi lain yang lebih diprioritaskan? Dengan posisi yang semakin kuat, langkah berikutnya Ripple bisa menjadi penentu masa depan perusahaan dan XRP di industri crypto.

SEC Tarik Banding, Ripple Semakin Unggul

Setelah lebih dari empat tahun, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) resmi menghentikan banding terhadap Ripple. Namun, meskipun SEC mundur, Ripple masih menghadapi denda sebesar $125 juta serta putusan yang menyatakan bahwa penjualan institusional XRP dianggap sebagai sekuritas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan Hakim Analisa Torres pada Agustus 2023 tetap berlaku, di mana:

XRP di pasar sekunder bukan sekuritas.

XRP yang dijual kepada investor institusional dianggap sebagai sekuritas.

Pasar merespons berita ini dengan positif. Harga XRP melonjak hampir 11% ke $2,52, mencerminkan optimisme investor terhadap masa depan Ripple.

Saat artikel ini ditulis, nilai tukar XRP USDT berada di level $2.4689, naik 7.65 persen dalam 24 jam terakhir. 

Baca Juga :  VRITIMES.com Mengumumkan Kemitraan Media dengan TajukFlores.com

Sumber: harga XRP/USDT di market Bittime

Ripple Pegang Kendali Atas Kasus Ini

CEO Ripple, Brad Garlinghouse, menegaskan bahwa dengan mundurnya SEC, Ripple kini bisa menentukan strategi berikutnya. Dalam wawancara dengan Bloomberg, ia mengungkapkan:

Garlinghouse juga mengungkapkan bahwa sejak kasus ini dimulai pada Desember 2020, Ripple telah menghabiskan lebih dari $150 juta untuk biaya hukum. Ia menilai strategi SEC selama ini adalah bentuk tekanan hukum terhadap industri kripto. Namun, dengan mundurnya SEC, Ripple kini memiliki lebih banyak ruang untuk berkembang.

IPO Ripple: Apakah Akan Segera Terwujud?

Setelah kemenangan ini, banyak yang berspekulasi bahwa Ripple akan segera melantai di bursa saham melalui IPO. Namun, Garlinghouse menegaskan bahwa IPO bukan prioritas utama saat ini.

Tidak seperti banyak perusahaan yang melakukan IPO untuk mencari pendanaan, Ripple telah berkembang secara organik tanpa perlu dana tambahan dari publik. Sebaliknya, Ripple saat ini lebih fokus pada ekspansi dan akuisisi strategis untuk memperkuat ekosistemnya.

Ripple dan Ambisinya di Pasar Stablecoin

Salah satu fokus utama Ripple saat ini adalah memperluas bisnis di sektor stablecoin. Ripple telah meluncurkan RLUSD, stablecoin yang ditargetkan masuk dalam lima besar stablecoin terbesar di pasar sebelum akhir tahun.

Baca Juga :  XRP vs XLM: Mana yang Lebih Unggul? Ini Analisis Lengkapnya

Menurut Garlinghouse, pasar stablecoin saat ini bernilai $230 miliar dan memiliki potensi untuk tumbuh 10 kali lipat dalam lima tahun ke depan. Ripple ingin menjadi pemain utama dalam pertumbuhan ini dengan memanfaatkan keunggulan teknologinya.

Selain itu, bank-bank besar AS yang sebelumnya skeptis terhadap kripto kini mulai melirik sektor ini, terutama untuk layanan kustodi kripto dan infrastruktur pembayaran. Ini membuka peluang bagi Ripple untuk memperluas pengaruhnya di dunia keuangan tradisional.

Kesimpulan

Dengan berakhirnya sebagian besar pertempuran hukumnya, Ripple kini berada di posisi yang lebih kuat untuk berkembang. Namun, pertanyaannya, apakah IPO akan menjadi langkah selanjutnya?

Meskipun bukan prioritas saat ini, Ripple terus memperluas bisnisnya melalui akuisisi dan ekspansi ke sektor stablecoin. Dengan semakin jelasnya regulasi, perusahaan ini berpotensi menjadi pemimpin dalam infrastruktur blockchain global.

Bagi investor yang ingin mengikuti pergerakan XRP dan aset crypto lainnya, Bittime sebagai aplikasi investasi kripto terpercaya di Indonesia menyediakan akses mudah untuk trading jual beli XRP serta aset digital lainnya. Pantau terus perkembangan pasar dan manfaatkan peluang terbaik dalam dunia crypto.

Berita Terkait

HSB Investasi Perkuat Sistem Trading Aman dengan Sertifikasi ISO 27001
KAI Logistik Kelola 1,1 Juta Ton Barang di Januari 2026, 47% Di antaranya Non Batu Bara
Tren Warna Cat Rumah 2026, Aquaproof Warm & Earthy Tones
KAI Divre III Palembang Update Penjualan Tiket Lebaran 2026 Hingga H+5
BRI Region 6/Jakarta 1 Rutin Gelar Pengajian Jumat Pagi, Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan Pekerja
Spesial Ramadan KVB: Setiap Trading Berpeluang Dapat Hadiah Emas
KAI Divre IV Tanjungkarang Lulus Ramp Check Kesiapan Angkutan Lebaran 2026
Jalan Tol Surabaya–Gempol Dukung Konektivitas Regional dan Mobilitas Ekonomi Jawa Timur

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:31

HSB Investasi Perkuat Sistem Trading Aman dengan Sertifikasi ISO 27001

Jumat, 13 Februari 2026 - 16:31

KAI Logistik Kelola 1,1 Juta Ton Barang di Januari 2026, 47% Di antaranya Non Batu Bara

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:42

Tren Warna Cat Rumah 2026, Aquaproof Warm & Earthy Tones

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:27

BRI Region 6/Jakarta 1 Rutin Gelar Pengajian Jumat Pagi, Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan Pekerja

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:44

Spesial Ramadan KVB: Setiap Trading Berpeluang Dapat Hadiah Emas

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:40

KAI Divre IV Tanjungkarang Lulus Ramp Check Kesiapan Angkutan Lebaran 2026

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:37

Jalan Tol Surabaya–Gempol Dukung Konektivitas Regional dan Mobilitas Ekonomi Jawa Timur

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:32

OCBC Tegaskan Komitmen Mendukung Ekosistem Bisnis dan Investasi melalui Indonesia Economic Summit 2026

Berita Terbaru