Sebanyak 300 Lebih Tim Medis Siap Kawal MotoGP Mandalika 2025 - Koran Mandalika

Sebanyak 300 Lebih Tim Medis Siap Kawal MotoGP Mandalika 2025

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 08:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi NTB, memastikan kesiapan tim medis untuk mendukung gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika, yang berlangsung pada 3-5 Oktober 2025.

Dinkes NTB, telah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah, Dinas Kesehatan Kota Mataram, BLKPK, RSUP NTB, RS Mandalika, RSJ Mutiara Sukma, RS Mata, KKP, Balai POM, beberapa rumah sakit lain, serta puskesmas dan OPD terkait.

Kepala Dinkes NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri mengatakan sebanyak 332 tenaga medis dikerahkan untuk Ring 1 dan Ring 2, sementara 52 tenaga medis lainnya ditugaskan di Ring 3 dan 4.

“Selain tenaga medis, 42 ambulance, 35 pos medis, dan 2 helikopter juga dipastikan siap beroperasi selama kegiatan. Semua fasilitas pelayanan kesehatan secara umum maupun yang berada di jalur penonton juga akan stand by selama 24 jam, khususnya IGD. Pemantauan penyakit potensial juga telah dilakukan sejak pra kegiatan dan akan terus dilakukan hingga gelaran selesai,” katanya, Jumat (3/10).

Dia melanjutkan, seluruh pengunjung diharapkan untuk tetap memperhatikan aturan yang berlaku selama kegiatan MotoGP,

“Dan penting untuk menjaga kesehatan dengan menghindari terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman yang dingin, manis, pedas dan berminyak, agar menghindari timbulnya berbagai gejala kesehatan. Sebaiknya selalu sediakan air putih di dalam botol atau tumblr,” lanjut dia.

Baca Juga :  Pemprov Dorong Para Pihak Buat Regulasi Batas Area Surfing

Dirinya juga mengimbau agar menggunakan masker untuk mengurangi paparan debu dan polusi.

“Gunakan sunscreen atau sunblock dan ingat untuk mengaplikasikan ulang setiap 2 atau 3 jam sekali untuk mengurangi risiko kulit terbakar,” imbaunya.

Selain itu, tambahkan juga perlindungan ekstra, seperti kacamata hitam, topi, dan jas hujan untuk mengantisipasi perubahan cuaca apabila terjadi hujan.

“Serta membawa obat-obatan pribadi bagi yang memiliki penyakit tertentu sebagai langkah pertolongan pertama saat dibutuhkan,” ujarnya. (*)

Berita Terkait

Cegah Risiko Korupsi, Pokir yang Terindikasi Anomali Tidak Dapat Dilaksanakan
Lewat Program CERAH, NTB Perluas Akses Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas
Ironi di Jalur Rinjani, Fasilitas untuk Pendaki Malah Raib
Pariwisata Ramah Muslim, NTB Konsisten di Tiga Besar Nasional
Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah
Gubernur NTB Tekankan Soliditas KONI, Mohan Roliskana Terpilih
Mohan Roliskana Rebut Kursi Ketua KONI NTB
Resmi Kenalkan Ketua Baru, PAN NTB Langsung Bidik Target Besar

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:10

Drama Kemenangan Tipis hingga Dominasi Tim Raksasa di Mandalika Festival of Speed

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:21

MGPA Dorong Potensi Pembalap Lokal NTB Kuasai Sirkuit Kebanggaan pada Ajang MFOS

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:57

Kasus DBD Loteng Belum Naik, Dinkes Tekankan Pencegahan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:01

Tuan Guru Bagu Tutup Usia, Nasihatnya Jadi Pegangan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:41

Kades Kateng Penuhi Panggilan Polisi, Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Berlanjut

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:41

Job Fair Masmirah Lombok Tengah 2026 Hadirkan 57 Perusahaan dan 1.282 Lowongan Kerja

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:14

Pemkab Loteng Adakan Cek TBC Gratis, Kadinkes: Cek Kesehatan Sebelum Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:37

Hari Jadi ke-81, Lombok Tengah Siapkan APBD 2027 untuk Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru