Sebelum Roda Berputar, 11 Syarat Ini Wajib Dipastikan Berfungsi di Lokomotif - Koran Mandalika

Sebelum Roda Berputar, 11 Syarat Ini Wajib Dipastikan Berfungsi di Lokomotif

Senin, 1 Desember 2025 - 22:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Jawa Barat — Keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap perjalanan kereta api. Untuk itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan seluruh 11 syarat yang disebut “Go No Go Item” pada lokomotif berada dalam kondisi berfungsi sempurna sebelum dioperasikan. Pemeriksaan ini menjadi bagian penting dari standar keselamatan berlapis yang diterapkan di seluruh jajaran operasional KAI.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa pemeriksaan 11 item tersebut dilakukan secara ketat oleh tim teknisi dan masinis setiap saat sebelum keberangkatan. “Seluruh lokomotif wajib memenuhi syarat Go No Go Item sebelum dijalankan. Bila satu saja dari komponen ini tidak berfungsi sebagaimana mestinya, maka lokomotif tidak akan diizinkan beroperasi,” tegas Kuswardojo.

Adapun 11 syarat “Go No Go Item” yang menjadi perhatian utama mencakup:

1. Suling lokomotif, sebagai alat peringatan saat lokomotif melakukan pergerakan sehingga orang-orang di sekitar mengetahuinya.

2. Lampu sorot lokomotif, memastikan pandangan masinis tetap jelas, terutama saat malam hari.

3. Lampu kabin lokomotif, mendukung visibilitas kerja di dalam kabin.

4. APAR (Alat Pemadam Api Ringan) di lokomotif, untuk kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran.

5. Stop blok, menjaga keamanan lokomotif saat berhenti atau parkir.

6. Radio komunikasi lokomotif, menjamin koordinasi dengan petugas pengatur perjalanan kereta api.

7. Speedometer, memastikan masinis dapat mengontrol kecepatan sesuai batas aman.

8. Wiper (penyeka kaca), menjaga pandangan tetap jelas ketika hujan.

9. Deadman pedal, sistem keselamatan otomatis jika masinis tidak responsif.

10. Locomotive tracking, memungkinkan pemantauan posisi dan pergerakan lokomotif secara real time.

11. Rem darurat, memastikan kereta dapat berhenti dengan aman dalam kondisi darurat.

Menurut Kuswardojo, pemeriksaan seluruh komponen ini selalu dilakukan sebelum lokomotif meninggalkan depo maupun di stasiun awal keberangkatan. Selain pemeriksaan harian, tim perawatan sarana juga melakukan pemeliharaan berkala untuk memastikan semua sistem keselamatan bekerja optimal.

Baca Juga :  Pentingnya Integrasi Solusi AV Crestron dalam Proyek Korporat untuk Efisiensi dan Produktivitas Optimal

“KAI tidak pernah berkompromi terhadap keselamatan. Setiap perjalanan harus diawali dengan kesiapan penuh, baik dari sisi manusia, sarana, maupun prasarana,” pungkas Kuswardojo.

Melalui kepatuhan terhadap 11 Go No Go Item ini, KAI Daop 2 Bandung terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, andal, dan nyaman bagi seluruh pelanggan.

Tentang Daop 2 Bandung

PT Kereta Api Indonesia (Persero) merupakan penyedia jasa layanan transportasi berbasis rel di Indonesia. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung merupakan salah satu daerah operasi KAI yang melayani perjalanan kereta api di wilayah Jawa Barat bagian tengah hingga timur.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Berita Terkait

Bitcoin Makin Diminati di Indonesia, Investor Kripto Kembali Ramai Bertransaksi
Dukung Pemulihan Aset Nasabah di Sentani, BRI Insurance Bayarkan Klaim Rp304,65 Juta 
Satu Pertanyaan “R U OK?” untuk Kesehatan Mental, BINUS SCHOOL Serpong Ajak Komunitas Sekolah Saling Peduli
BP Tapera dan Kementerian PKP Tinjau Kualitas Perumahan di Lampung, Pastikan Hunian Layak dan Nyaman bagi Masyarakat
Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
Gaji Berhenti Saat Pensiun, Dhiraj Kelly Ingatkan Biaya Hidup Tetap Berjalan
Telkom AI Center Aceh Dorong Akademisi Gunakan AI Secara Etis: “AI Bukan Pengganti Pikiran Manusia”
Menjembatani Kampus dan Industri, FIKOM UNASMAN Perkuat Kompetensi Mahasiswa melalui Studi Banding ke Telkom AI Center

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:02

Bitcoin Makin Diminati di Indonesia, Investor Kripto Kembali Ramai Bertransaksi

Rabu, 23 September 2026 - 14:02

Dukung Pemulihan Aset Nasabah di Sentani, BRI Insurance Bayarkan Klaim Rp304,65 Juta 

Rabu, 23 September 2026 - 14:02

Satu Pertanyaan “R U OK?” untuk Kesehatan Mental, BINUS SCHOOL Serpong Ajak Komunitas Sekolah Saling Peduli

Rabu, 23 September 2026 - 14:02

BP Tapera dan Kementerian PKP Tinjau Kualitas Perumahan di Lampung, Pastikan Hunian Layak dan Nyaman bagi Masyarakat

Rabu, 23 September 2026 - 14:02

Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

Rabu, 23 September 2026 - 12:02

Telkom AI Center Aceh Dorong Akademisi Gunakan AI Secara Etis: “AI Bukan Pengganti Pikiran Manusia”

Rabu, 23 September 2026 - 12:02

Menjembatani Kampus dan Industri, FIKOM UNASMAN Perkuat Kompetensi Mahasiswa melalui Studi Banding ke Telkom AI Center

Rabu, 23 September 2026 - 12:02

Kementerian UMKM Buka Rantai Pasok Pascabencana: 25 Usaha Mikro Aceh Tembus ke Jaringan Ritel Modern melalui Program KUMITRA

Berita Terbaru