Selamatkan Masa Tanam, Kementerian PU Pulihkan Irigasi Batang Anai Terdampak Longsor di Sumatera - Koran Mandalika

Selamatkan Masa Tanam, Kementerian PU Pulihkan Irigasi Batang Anai Terdampak Longsor di Sumatera

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan percepatan pemulihan infrastruktur Sumber Daya Air pascabencana yang menimpa Daerah Irigasi (DI) Batang Anai di Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Percepatan pemulihan dilakukan untuk memastikan suplai air irigasi kembali optimal guna mendukung aktivitas pertanian masyarakat, khususnya di tengah masa tanam yang sedang berlangsung.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa Kementerian PU berkomitmen penuh menjaga keberlanjutan layanan irigasi, terutama di wilayah-wilayah yang menjadi sentra produksi pangan nasional. Menurutnya, pemulihan fungsi irigasi merupakan prioritas utama karena menyangkut program ketahanan pangan nasional dan keberlangsungan hidup para petani.

“Irigasi adalah tulang punggung pertanian. Begitu terjadi gangguan, harus segera cepat ditangani agar saluran kembali berfungsi,” ujar Menteri Dody.

Daerah Irigasi Batang Anai merupakan infrastruktur air irigasi yang bersumber dari Bendung Batang Anai di Sungai Anai. Sistem irigasi ini melayani DI Batang Anai 1 dan DI Anai 2 dengan total luas layanan mencapai 13.604 hektare lahan pertanian. Dibangun secara bertahap sejak tahun 1993, jaringan irigasi ini telah menjadi penopang utama produktivitas pertanian di wilayah Padang Pariaman selama puluhan tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara teknis, saluran ini mengandalkan debit Sungai Anai sebesar 33,37 m³/detik, dengan debit pengambilan pada bendung untuk saluran irigasi mencapai 7,2 m³/detik. Pemulihan aliran ini dinilai sangat krusial agar distribusi air ke petak-petak sawah dapat kembali berjalan sesuai kebutuhan teknis.

Baca Juga :  WSBP Catatkan Pendapatan Usaha WSBP di TW I 2025 Capai Rp394,71 Miliar

Pengawas Wilayah Padang Pariaman Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, Faried Hasyim, menjelaskan bahwa bencana longsor yang terjadi pada 28 November 2025, telah menutup badan jalan dan saluran irigasi utama. Akibatnya suplai air ke sawah otomatis terhenti total. Merespons kondisi tersebut, Kementerian PU melalui BWS Sumatera V langsung bergerak.

“Sejak hari pertama menerima laporan, kami langsung menerjunkan empat unit excavator dan delapan dump truck untuk melakukan pengerukan dan pembersihan material longsor,” jelas Faried.

Faried mengakui proses penanganan di lapangan menghadapi tantangan berat akibat faktor cuaca. Hujan yang turun terus-menerus sempat memicu longsor susulan, namun hal tersebut tidak menyurutkan upaya pemulihan. Petugas tetap disiagakan di lapangan untuk memastikan saluran dapat segera berfungsi kembali.

“Kami bekerja bertahap dan ekstra hati-hati agar penanganan aman serta saluran kembali normal,” tambah Faried Hasyim.

Percepatan penanganan yang dilakukan Kementerian PU telah dirasakan langsung manfaatnya oleh para petani setempat. Dino Juli Putra, seorang petani dari Korong Kampung Pondok, Nagari Pasie Laweh, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh petugas lapangan yang bekerja keras membersihkan material longsor.

Baca Juga :  Panduan Penting untuk Mendaftarkan Perusahaan Konstruksi di Indonesia

“Kami mengucapkan terima kasih atas percepatan perbaikan irigasi ini. Saat ini masih masa tanam, jadi ketersediaan air sangat menentukan keberhasilan panen,” ungkap Dino.

Dengan berfungsinya kembali irigasi DI Batang Anai, Kementerian PU berharap aktivitas pertanian masyarakat dapat berjalan normal dan produktivitas hasil tani tetap terjaga. Pemerintah juga memastikan akan terus melakukan pemantauan intensif serta penanganan lanjutan agar infrastruktur sumber daya air ini tetap andal menghadapi potensi cuaca ekstrem di masa mendatang.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak, Berdampak” dalam menjalankan ASTACITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur
IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India
Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:02

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 September 2026 - 12:02

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung

Jumat, 18 September 2026 - 18:02

Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Berita Terbaru

Teknologi

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:02