Semakin Mudah Naik Kereta Api dengan Access by KAI - Koran Mandalika

Semakin Mudah Naik Kereta Api dengan Access by KAI

Senin, 19 Mei 2025 - 09:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jadi Andalan, Access by KAI Telah Diunduh Oleh Lebih Dari 29 Juta Pelanggan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengajak seluruh pelanggan untuk memanfaatkan kanal resmi pembelian tiket, seperti aplikasi Access by KAI dan situs booking.kai.id. Kanal-kanal ini dirancang untuk memberikan pengalaman pemesanan tiket yang mudah, cepat, dan aman.

“Melalui transformasi digital yang terus dikembangkan, KAI memastikan bahwa setiap proses pemesanan tiket berjalan secara terintegrasi dan real time, mulai dari pengisian data identitas hingga konfirmasi pembayaran. Pelanggan cukup melakukan pemesanan dari rumah, kapan saja dan di mana saja,” ungkap Vice President Public Relations KAI Anne Purba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap tiket yang dipesan melalui kanal resmi akan terhubung dengan data pribadi pelanggan. KAI menerapkan aturan 1 KTP/Identitas berlaku hanya untuk 1 nama tempat duduk, sehingga keabsahan tiket tetap terjaga dan proses boarding menjadi lebih praktis.

“Pembayaran dapat dilakukan melalui berbagai metode digital, dan tiket elektronik dapat diakses langsung melalui aplikasi tanpa perlu dicetak. Proses ini mendukung efisiensi dan mengurangi penggunaan kertas, sejalan dengan komitmen KAI terhadap keberlanjutan lingkungan,” tambah Anne.

Baca Juga :  Pasangan Vishnu dan Evlin Raih Prestasi di JCI Badung Bali

Performa aplikasi Access by KAI juga menunjukkan pertumbuhan yang sangat positif sebagai kanal utama pemesanan tiket. Hingga saat ini, aplikasi tersebut telah mencatat lebih dari 29 juta unduhan, dengan 8 juta pengguna aktif bulanan, serta 23 juta akun terdaftar. Angka ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital KAI yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

Pada Access by KAI juga terdapat fitur carbon footprint. Fitur ini menampilkan estimasi emisi CO₂ dari perjalanan yang dilakukan pelanggan dan memberikan pembanding dengan moda transportasi lain.

Sebagai bagian dari inovasi layanan dan keamanan, KAI juga menyediakan fitur face recognition di 21 stasiun utama. Teknologi ini mempercepat proses boarding tanpa perlu menunjukkan dokumen fisik. Cukup dengan memindai wajah, sistem akan otomatis mencocokkan data pelanggan dan membuka gate masuk.

Baca Juga :  Telkom Indonesia Kenalkan AI dan Lean Canvas ke Pelajar SMK di Labuan Bajo dalam Rangkaian AI Connect

“Stasiun yang telah dilengkapi dengan face recognition antara lain: Gambir, Pasar Senen, Bandung, Semarang Tawang, Yogyakarta, Solo Balapan, Surabaya Gubeng, Malang, dan Medan. Kehadiran teknologi ini membuat proses keberangkatan semakin nyaman dan efisien, terutama saat volume penumpang tinggi,” jelas Anne.

Untuk menjaga kepercayaan pelanggan, KAI memastikan bahwa seluruh data pribadi tersimpan secara aman sesuai standar ISO 27001. Data digunakan khusus untuk keperluan boarding dan akan terhapus otomatis setelah satu tahun. Pelanggan juga memiliki kendali penuh atas datanya melalui aplikasi atau bantuan petugas.

Selain teknologi digital, KAI terus mendorong gaya hidup berkelanjutan dengan menyediakan water station di berbagai stasiun. Fasilitas ini mendukung pelanggan yang membawa tumbler, sekaligus mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.

“Melalui sistem pemesanan tiket yang semakin modern, aman, dan ramah lingkungan, KAI terus menghadirkan layanan transportasi publik yang mengutamakan kenyamanan pelanggan dari awal hingga akhir perjalanan,” tutup Anne.

Berita Terkait

Sebanyak 2,3 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+5 Hari Raya Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Dirut Jasa Marga Imbau Pengguna Jalan Optimalkan Rest Area Alternatif dan Manfaatkan Aplikasi Travoy
Siaga Arus Balik Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Pelayanan dan Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Alternatif
FLOQ Gandeng Blibli Tiket Rewards, Hadirkan Program “First Trade, First Reward” bagi Pengguna
Bittime Hadirkan Flexible Staking $XAUT dan $SLVON dengan Imbal Hasil Hingga 10% APY di Tengah Koreksi Pasar
Pengguna KA dari Stasiun Garut Meningkat Saat Angkutan Lebaran 2026
Paradoks Ekspor Baja Tiongkok dan Pentingnya Perlindungan Industri Baja Nasional
Peringati Hari Ginjal Dunia, Holding Perkebunan Nusantara Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Ginjal melalui RS Sri Pamela Tebing Tinggi
BRI Finance Siap Kebanjiran Nasabah Multiguna Pasca Lebaran

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:00

Sebanyak 2,3 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+5 Hari Raya Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Dirut Jasa Marga Imbau Pengguna Jalan Optimalkan Rest Area Alternatif dan Manfaatkan Aplikasi Travoy

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:00

Siaga Arus Balik Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Pelayanan dan Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Alternatif

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:00

FLOQ Gandeng Blibli Tiket Rewards, Hadirkan Program “First Trade, First Reward” bagi Pengguna

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:00

Bittime Hadirkan Flexible Staking $XAUT dan $SLVON dengan Imbal Hasil Hingga 10% APY di Tengah Koreksi Pasar

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:00

Pengguna KA dari Stasiun Garut Meningkat Saat Angkutan Lebaran 2026

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:00

Peringati Hari Ginjal Dunia, Holding Perkebunan Nusantara Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Ginjal melalui RS Sri Pamela Tebing Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:00

BRI Finance Siap Kebanjiran Nasabah Multiguna Pasca Lebaran

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:00

Menakar Masa Depan Baja Nasional: Level Playing Field dan Data Objektif Jadi Kunci Hadapi Dominasi Impor

Berita Terbaru