Spicelab.ai Resmi Hadir: Platform Marketing AI yang Bisa Diatur Sendiri oleh Pemilik Bisnis - Koran Mandalika

Spicelab.ai Resmi Hadir: Platform Marketing AI yang Bisa Diatur Sendiri oleh Pemilik Bisnis

Senin, 14 September 2026 - 18:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu platform untuk auto-reply chatbot, konten visual tanpa prompt, dan edit video dengan AI Editor.

JAKARTA, September 2026. PT Spicelab Technology Intelligence resmi meluncurkan Spicelab.ai, satu aplikasi untuk mengurus banyak kebutuhan marketing sekaligus. Di dalamnya ada chatbot pembalas chat, alat pembuat konten, dan laporan hasil, semua dalam satu tempat. Dengan begitu, bisnis tidak perlu lagi berlangganan banyak aplikasi terpisah yang mahal. Spicelab dibuat khusus untuk usaha kecil dan menengah di Indonesia.

Yang membuatnya beda: pemilik bisnis bisa menyalakan dan mengatur semua fitur sendiri, hanya dalam hitungan jam. Tidak perlu tim IT. Tidak perlu bayar konsultan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Auto-Reply yang Bisa Diatur Sendiri

Chatbot Spicelab membalas pesan pelanggan di WhatsApp dan Instagram selama 24 jam. Ia bisa menjawab pertanyaan sampai mengirim penawaran, semuanya otomatis. Biasanya sistem seperti ini butuh berminggu-minggu untuk disiapkan. Di Spicelab, pemilik bisnis mengaturnya sendiri lewat menu Latih AI. Caranya sederhana: masukkan info produk, gaya bahasa brand, dan aturan kapan chat harus dioper ke staf. Setelah itu chatbot langsung jalan. Kalau ada pertanyaan yang rumit, percakapan bisa diambil alih tim manusia kapan saja.

Baca Juga :  Edutrain KAI Bandara Sumatera Utara Layani 69 Ribu Peserta Sepanjang 2025

Bikin Konten Tanpa Perlu Menulis Prompt, plus AI Editor

Spicelab juga membantu membuat konten, tanpa perlu menulis perintah rumit ke AI. Untuk foto, ada fitur Foto Produk. Pemilik bisnis cukup mengisi form singkat, lalu foto produk siap posting langsung jadi. Tidak perlu sewa studio atau fotografer. Untuk video, ada AI Editor. Cukup jelaskan idenya, atau unggah bahan mentah. AI akan merangkainya menjadi video pendek yang rapi, lengkap dengan potongan adegan, teks, dan perpindahan yang halus. Hasilnya langsung siap diunggah. Pekerjaan yang biasanya butuh editor ahli dan berjam-jam kini selesai dalam hitungan menit. Semua konten dibuat dengan gaya brand yang sama. Setelah jadi, konten bisa langsung diposting ke Instagram dari satu layar. Media sosial lain akan menyusul secara bertahap.

Terbukti di Lapangan

Mada, pemilik bakery: “Order yang masuk dari WA sekarang kerekam rapi, nggak ada yang lupa di-follow up. Di tanggal-tanggal ramai pun pelanggan tetap ngerasa diurus. Itu yang bikin mereka balik lagi.”

Baca Juga :  Logo HUT RI Belum Juga Rilis, Sribu Dorong Desain Inklusif Lewat Kontes Terbuka

Haekal, pemilik restoran dengan sistem reservasi: “Yang paling kerasa buat kami kecepatannya. Pelanggan nanya jam buka atau ketersediaan meja, langsung dibales saat itu juga, nggak perlu nunggu staf senggang dulu. Tim jadi bisa fokus ngurus tamu yang lagi makan di tempat.”

Terjangkau dan Indonesia-First

Spicelab dibuat dengan memahami cara pelanggan Indonesia berbelanja dan berkomunikasi. Salah satunya, Spicelab terhubung langsung dengan WhatsApp Business. Harganya diklaim 5 sampai 10 kali lebih murah dibanding layanan sejenis dari luar negeri. AI-nya dibuat untuk mengerti bahasa dan kebiasaan orang Indonesia. Keamanan dan privasi data pengguna tetap dijaga.

Coba Gratis 7 Hari

Spicelab.ai bisa dicoba gratis selama 7 hari tanpa kartu kredit. Cukup registrasi di spicelab.ai untuk mulai mencoba fitur inti Spicelab. Platform ini cocok untuk berbagai sektor, mulai dari F&B, retail, e-commerce, properti, pendidikan, hingga jasa profesional.

Informasi lengkap tentang fitur, harga, dan uji coba gratis tersedia di situs resmi Spicelab di https://spicelab.ai.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi
Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai
Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir
Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026
Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai
5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:02

Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:02

Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:02

Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:02

Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:02

5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:02

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek

Berita Terbaru