Kasus Eks Pimpinan Poneps Abul Barokat Memasuki Babak Baru, AIS Resmi Ditahan - Koran Mandalika

Kasus Eks Pimpinan Poneps Abul Barokat Memasuki Babak Baru, AIS Resmi Ditahan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus Eks Pimpinan Poneps Abul Barokat Memasuki Babak Baru, AIS Resmi Ditahan

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Mantan Pimpinan Pondok Pesantren Abul Barokat Wannafahat, Lombok Tengah, AIS, resmi ditahan usai ditetapkan menjadi tersangka oleh Polresta Lombok Tengah atas kasus dugaan pelecehan seksual terhadap santriwatinya.

Informasi penahan AIS itu dibenarkan oleh Kasi Humas Polresta Lombok Tengah, IPTU Lalu Brata Kusnadi.

“Kami sudah melakukan penahanan terhadap tersangka pelaku pelecehan seksual dan kekerasan seksual,” kata Brata saat dikonfirmasi, Sabtu (10/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia melanjutkan AIS resmi menjadi tahanan Polresta Lombok Tengah pada Sabtu 10 Oktober 2026.

Baca Juga :  Status Tahanan Kota Terdakwa Rudapaksa Ditentukan PN, Jaksa Sebelumnya Tahan di Rutan Polres Loteng

“Iya hari ini. Tadi pukul 14.00 kita tahan di rutan Polresta Lombok Tengah,” lanjutnya.

Brata menjelaskan pihaknya saat ini masih melengkapi berkas untuk selanjutnya diserahkan ke kejaksaan sebagai tahap satu.

“Kita akan melengkapi berkas berita acara, pemeriksaan dan administrasinya. Nantinya kita akan koordinasi dengan jaksa,” jelas Brata.

Ia menuturkan sebagai sebagai jika semua berkas sudah dilengkapi, pihaknya akan melanjutkan ke tahap dua yakni penyerahan tersangka.

Baca Juga :  Dituduh Selingkuh lalu Cekcok, Istri Dicekik hingga Tewas

“Dalam tahap satu nanti tidak ada kekurangan ya langsung ke tahap dua penyerahan tersangka dan barang bukti,” tuturnya.

Sebelumnya, Polresta Lombok Tengah telah menetapkan AIS, menjadi tersangka dalam kasus dugaan pelecehan.

Hal tersebut dibenarkan pula oleh Kasi Humas Polresta Lombok Tengah, IPTU Lalu Brata Kusnadi.

“Hari ini kita sudah tetapkan menjadi tersangka,” kata Barata.

Brata menjelaskan alasan penetapan tersangka tersebut lantaran alat bukti yang sudah mencukupi.

“Sudah memenuhi dua alat bukti yang cukup,” jelasnya. (dik)

Berita Terkait

Tragedi Jalanan Mataram: 12 Orang Diciduk Polisi Terkait Aksi Kekerasan Sadis yang Renggut Nyawa
Dua Alat Bukti Cukup, Eks Pimpinan Ponpes Abul Barokat Jadi Tersangka
Uang Rp50 Ribu Jadi Umpan, 7 Anak Jonggat Diduga Jadi Korban
Korupsi Pengadaan Dump Truck dan Arm Roll DLH Lombok Tengah, Empat Tersangka Resmi Ditahan
Hutang Berujung Maut, Penyidik Satreskrim Polresta Mataram Tetapkan Satu Tersangka
Ahli Pidana dari JPU Sebut Pasal Gratifikasi Tidak Bisa Menjerat Pemberi
Suliadi Protes Tuntutan Berat Kasus Sewa Tower: Saya Hanya Warga Biasa
Sekda Lombok Tengah Jadi Saksi, Jaksa Dalami Dugaan Korupsi Dump Truck

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:02

Saham Alphabet Anjlok 12,6%, Kapitalisasi Pasar Terpangkas US$482 Miliar dalam Sehari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:02

BP Tapera Sosialisasikan KPR FLPP kepada Pegawai KPPN Mojokerto dan Satker Mitra

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:02

Apakah Deposito Kena Pajak? Ini yang Perlu Kamu Ketahui

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:02

Kereta Api Jadi Pilihan Aman dan Nyaman bagi Ibu Hamil

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:02

Bank Mandiri Taspen Palu Gelar Mantap Cooking Club, Dorong Nasabah Kembangkan Peluang Usaha Kuliner

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:02

Berapa Lama Kantor Siap Pakai? Hitung Mundur dari Tanggal Pindah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:02

Insiden Peretasan Bursa Kripto Jadi Alarm Industri, Keamanan Investor Jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:02

Mengorkestrasi Ekonomi dan Teknologi: Sanggabiz Siap Gelar Jogja Business & Economic Outlook (JBEO) 2027

Berita Terbaru

Apakah Deposito Kena Pajak? Ini yang Perlu Kamu Ketahui

Teknologi

Apakah Deposito Kena Pajak? Ini yang Perlu Kamu Ketahui

Jumat, 30 Okt 2026 - 18:02

Kereta Api Jadi Pilihan Aman dan Nyaman bagi Ibu Hamil

Teknologi

Kereta Api Jadi Pilihan Aman dan Nyaman bagi Ibu Hamil

Jumat, 30 Okt 2026 - 18:02