Strategi Konversi BTC ke Rupiah di Tengah Rencana Pemangkasan Suku Bunga The Fed - Koran Mandalika

Strategi Konversi BTC ke Rupiah di Tengah Rencana Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Senin, 2 September 2024 - 15:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keputusan Federal Reserve (The Fed) terkait suku bunga dapat berdampak signifikan pada harga Bitcoin dan nilai tukar BTC ke rupiah. Penurunan suku bunga, misalnya, sering kali mendorong kenaikan harga Bitcoin.

Prediksi tentang potensi penurunan suku bunga The Fed pada September 2024 berpotensi menjadi faktor positif yang dapat membalikkan tren penurunan harga Bitcoin yang biasanya terjadi pada bulan ini. Bagi investor di Indonesia, konversi BTC ke rupiah menjadi perhatian utama, baik untuk memaksimalkan keuntungan maupun mengurangi risiko kerugian.

Fluktuasi Harga Bitcoin dan Dampaknya pada Konversi ke Rupiah

Sejak 2013 hingga 2022, bulan September sering menjadi bulan yang menantang bagi Bitcoin, dengan koreksi harga yang berkisar antara 5% hingga 15%. Contohnya, pada September 2019, harga Bitcoin turun sekitar 13%, dan pada September 2021, harga Bitcoin anjlok dari US$52.000 menjadi US$41.000. Penurunan harga ini berdampak langsung pada nilai tukar BTC ke rupiah, yang mempengaruhi portofolio investor.

Namun, September tidak selalu buruk bagi Bitcoin. Pada September 2023, misalnya, harga Bitcoin naik sekitar 5% karena meningkatnya minat dari institusi dan kebijakan moneter yang mendukung aset kripto. Kenaikan harga ini tentu menguntungkan bagi investor yang ingin mengonversi BTC ke rupiah, karena nilai tukarnya menjadi lebih tinggi.

Pada September 2024, tren positif berpotensi kembali terbuka jika The Fed memutuskan untuk memangkas suku bunga pada pertemuan 17-18 September. Penurunan suku bunga ini bisa meningkatkan daya tarik Bitcoin sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi. Jika momentum kenaikan harga terus berlanjut, Bitcoin bisa mendekati US$100.000, yang tentu akan menguntungkan konversi BTC ke rupiah.

Baca Juga :  Emas Jatuh Empat Hari Beruntun, XAU/USD Tersungkur ke $3.312

Selain itu, efek dari halving Bitcoin yang terjadi pada April 2024, di mana reward block berkurang dari 6,25 menjadi 3,125 BTC, juga mulai terasa pada bulan ini, menciptakan tekanan beli yang lebih tinggi.

Image

Waspadai Volatilitas dan Risiko

Namun, investor harus tetap waspada terhadap volatilitas harga yang mungkin meningkat karena ketidakpastian ekonomi global dan potensi skandal Ponzi kripto. Dengan harga Bitcoin diprediksi berada di kisaran US$58.000 hingga US$65.000, konversi BTC ke rupiah akan sangat bergantung pada fluktuasi ini. 

Jika Bitcoin menembus US$65.000, harga bisa mendorong ke US$70.000, sementara penurunan di bawah US$58.000 dapat membawa harga ke zona support sekitar US$53.000. Investor perlu memantau keputusan The Fed dan tren harga Bitcoin untuk mengoptimalkan nilai konversi BTC ke rupiah.

Berita Terkait

Sanct Social Mampir ke ARCHIWEEK 4.0 UMN, Kampus Pertama Setelah Singapura dan Jakarta dalam Tujuh Minggu
Resmi Buka Kampus Baru, BINUS ASO Siapkan Talenta Engineering untuk Industri Masa Depan
Jasa Buzzer Adalah Promosi dengan Ketentuan dan Risiko Menurut JasaViral
MEDIA ALERT: RECAP OF HIGHLIGHTS – PURANA AT SOLO BATIK FASHION X SOLO FASHION WEEK 2026
TOMOHON JAZZ FESTIVAL 2026 SUKSES DIGELAR DUA HARI DAN CATAT SEJARAH FESTIVAL BARU DI SULAWESI UTARA
Jaga Kesehatan Pekerja, LRT Jabodebek Perkuat Fondasi Pelayanan Transportasi Publik
Echoes from the Land of the Dragon: Karya Film Roxx memenangkan Award di ART & TUR 2026
BRI Finance Optimalkan Jaringan Cabang, Siapkan Ekspansi Selektif pada 2027

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 16:53

​Jembatani Kebutuhan Warga Beraim, Haji Supli PKS Cari Celah Perjuangkan Air Bersih dan Alsintan

Senin, 2 November 2026 - 16:43

Reses Di Tengah Kebijakan Buntu: Haji Supli Dituntut Perjuangkan Usulan Yang Terlarang Dianggarkan

Senin, 2 November 2026 - 07:33

Awas! Nyamuk dan Air Kencing Tikus Mengintai Lombok Tengah, Dinkes: Jangan Tunggu Sakit Baru Bergerak

Minggu, 1 November 2026 - 20:23

Bukan Janji Manis, Abdusahid Pilih Realistis Tanggapi Tuntutan Warga Kelebuh

Minggu, 1 November 2026 - 16:36

Jaga Wajah Wisata Indonesia: Gerindra & Duta Lingkungan Sulap Kuta Lombok Jadi Pelopor ASRI

Minggu, 1 November 2026 - 13:04

Gaya Koboi Maulidi Serap Aspirasi: Disapa Guyonan, Pulang Bawa Segepok PR Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:52

Olah Kelapa Jadi VCO CocoSam, Samsudin Asal Sukadana Lombok Tengah Raih Juara I Pemuda Pelopor NTB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:25

Dari Sapi Hingga Seragam Posyandu: Peta Kebutuhan Warga Jontlak yang Masuk Catatan Haji Supli

Berita Terbaru