SUCOFINDO Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Berikan Bantuan Geomembran di TPA Kaligending untuk Mendukung Net Zero Emission - Koran Mandalika

SUCOFINDO Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Berikan Bantuan Geomembran di TPA Kaligending untuk Mendukung Net Zero Emission

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT SUCOFINDO (PERSERO) melalui Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung Gerakan Nasional Pengelolaan Sampah dan pencapaian target Net Zero Emission. Kali ini, PT SUCOFINDO (PERSERO) memberikan bantuan geomembran untuk penutup timbulan sampah (covering landfill) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaligending, Kabupaten Kebumen.

Bantuan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung transisi pengelolaan sampah dari sistem open dumping menuju controlled landfill. Dengan pemasangan geomembran, potensi pelepasan gas metana ke udara dapat ditekan, pencemaran air lindi dapat diminimalisir, serta risiko bau, vektor penyakit, dan kebakaran akibat gas metana dapat dihindari.

Kepala Unit TJSL PT SUCOFINDO (PERSERO), Nuri Hidayat, menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya pada aspek konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, penanganan perubahan iklim, serta perlindungan ekosistem daratan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kolaborasi kami dengan DLHKP Kebumen sejak 2023 telah menghasilkan instalasi biogas dari gas metana, dan kini diperkuat dengan bantuan geomembran. Upaya ini bukan hanya menghadirkan solusi infrastruktur lingkungan, tetapi juga memastikan keberlanjutan manfaat bagi masyarakat sekitar TPA. Kami berharap langkah ini menjadi bagian dari kontribusi nyata menuju Net Zero Emission,” jelas Nuri Hidayat.

Baca Juga :  Memperkuat Pemasaran Digital Asia Tenggara: Tigo AI Meluncurkan Sistem Terpadu Produksi Iklan AI dan Distribusi Konten Native

Bantuan ini juga mendukung program Desa Proklim dengan memperkuat kapasitas masyarakat dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

Nuri Hidayat menambahkan,“Persoalan sampah telah menjadi krisis nasional. Pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah menetapkan kebijakan moratorium pembangunan TPA baru, serta mendorong peningkatan pengelolaan TPA menuju sanitary landfill. Program TJSL SUCOFINDO di Kaligending adalah wujud dukungan terhadap kebijakan tersebut sekaligus inovasi dalam menjawab tantangan lingkungan.”

Pada tahun 2025, PT SUCOFINDO (PERSERO) juga telah memulai program optimalisasi biogas di TPSA Ciniru, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Program ini melibatkan portofolio jasa PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam memastikan upaya reduksi emisi gas metana. Perhitungan reduksi emisi gas metana tersebut akan menjadi tolok ukur keberhasilan program dalam mendukung peningkatan kualitas lingkungan.

Baca Juga :  Vher Agbay: A Visionary in Compliance Technology

“Melalui bantuan geomembran ini, SUCOFINDO menegaskan perannya sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC) yang tidak hanya berfokus pada layanan profesional, tetapi juga menghadirkan nilai tambah sosial dan lingkungan. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah TJSL mendukung pencapaian target Net Zero Emission Indonesia,” tutup Nuri Hidayat.

Selain itu, PT SUCOFINDO (PERSERO) juga mendukung optimalisasi program CSR bagi pelaku usaha melalui layanan seperti social mapping, konsultansi ISO 26000, penyusunan Sustainability Report, pengukuran Community Satisfaction Index (CSI), serta evaluasi dampak program CSR dengan metode Social Return On Investment (SROI).

Dengan pendekatan ini, PT SUCOFINDO (PERSERO) siap mendampingi lembaga maupun pelaku usaha agar program CSR lebih tepat sasaran, selaras dengan strategi perusahaan, dan sesuai kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung agenda nasional menuju Indonesia Net Zero Emission 2060.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Ikatan Perencana Desa (IPD) Jadikan Layar Desa Sebagai Metode, Hidupkan Desa dan Ajak Perencana Lebih Memahami Desa
Polda NTT Dampingi Wapres Gibran dari Sekolah hingga Tenda Pengungsian, Pastikan Korban Gempa Terlayani
AGE Strategic Perkuat Ekosistem Strategy-to-Execution untuk Mendukung Pertumbuhan Bisnis di Indonesia
Momentum Strategis Indonesia Emas 2045! Infrastruktur AI Marketing Tigo AI Membantu Brand Merebut Pasar Ekonomi Digital Bernilai 300 Miliar
Memperkuat Pemasaran Digital Asia Tenggara: Tigo AI Meluncurkan Sistem Terpadu Produksi Iklan AI dan Distribusi Konten Native
Dinas Perdagangan Temukan “Harta Karun” di Leneng, Rotan Sahdi Siap Naik Kelas
BRI Finance Bidik Konsumen EV di GIIAS 2026, Tawarkan Bunga Mulai 3,33%
Transformasi Digital Retail dan Manufaktur Semakin Cepat Berkat ERP Terintegrasi

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:02

iFortePay Hadirkan Infrastruktur Pembayaran Digital di Pekan Halal Indonesia 2026, Dorong Transaksi UMKM Lebih Cepat dan Tepercaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:02

Dari Keluarga, untuk Generasi Esok PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perluas Program Pelita di Jakarta

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:02

Perlukah Menyiapkan Dana Darurat Sejak Usia 20-an?

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:02

Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Batch II Regional Jawa–Bali: Mendorong Pemerintah Daerah Terus Berinovasi dan Memperluas Praktik Baik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:02

Sepekan Closed Beta Sanct: Gelombang Pertama Rampung, Pendaftaran Batch Kedua Dibuka

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:02

Kedutaan Besar India Gelar Sesi Interaktif Bersama Indiaspora, Jelajahi Koneksi Baru dengan Diaspora India di Indonesia

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:02

Tren Side Income Makin Populer, Futures Trading Jadi Salah Satu Pilihan di Era Digital

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:03

Kenali Anjing Labrador dari Karakter, Sifat, Sampai Cara Merawatnya

Berita Terbaru

Teknologi

Perlukah Menyiapkan Dana Darurat Sejak Usia 20-an?

Sabtu, 29 Agu 2026 - 17:02