Teknologi Infusion Astyfarm: Gabungan Tomat dan Stevia yang Revolusioner - Koran Mandalika

Teknologi Infusion Astyfarm: Gabungan Tomat dan Stevia yang Revolusioner

Senin, 4 Agustus 2025 - 16:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertama di Indonesia, Astyfarm hadirkan tomat dengan manis alami berkat teknologi infusi berbasis tekanan osmotik dari Korea.

Jakarta, Indonesia

Sebagai pionir dalam inovasi buah segar di Indonesia, Astyfarm memperkenalkan pendekatan baru dalam menghadirkan rasa dan manfaat dalam satu produk. Cherry Tomato Stevia adalah tomat manis pertama di Indonesia yang menggabungkan buah segar berkualitas tinggi dengan teknologi infusion berbasis osmotic pressure, di mana stevia alami dimasukkan langsung ke dalam jaringan buah tanpa merusak kesegarannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rasa manis yang alami ini bukan berasal dari tambahan gula atau perisa buatan, melainkan dari proses infusi stevia yang kami adopsi dari teknologi Korea. Ini membuat tomat kami benar-benar berbeda dari tomat manis biasa,” ujar Asty Ananta, CVO Astyfarm.

Image

Proses Infusi dengan Tekanan Osmotik

Teknologi infusi yang digunakan oleh Astyfarm bekerja dengan prinsip tekanan osmotik, di mana cairan stevia alami diserap perlahan oleh jaringan tomat tanpa merusak sel-sel buah. Hasilnya adalah tomat dengan rasa manis yang meresap sampai ke dalam, tetap renyah dan segar tanpa perubahan warna atau tekstur.

Baca Juga :  FINNS BEACH CLUB DAN BOTSHIFT HADIRKAN ROBOT HUMANOID DI BEACH CLUB

Ini adalah pendekatan ilmiah yang biasa digunakan di industri makanan sehat di negara maju seperti Korea dan Jepang, dan kini hadir di Indonesia melalui Astyfarm.

Mengapa Infusion Lebih Baik dari Gula Tambahan?

Banyak produk manis di pasaran mengandalkan gula tambahan yang tinggi kalori dan bisa berdampak negatif bagi kesehatan. Astyfarm mengambil arah sebaliknya: memaniskan buah dari dalam, menggunakan bahan alami, dan tanpa kalori.

Stevia, sebagai bahan infusi, telah mendapatkan pengakuan internasional karena bebas kalori, aman untuk penderita diabetes, dan tidak menyebabkan lonjakan gula darah. Dengan infusi yang terintegrasi langsung ke dalam buah, Astyfarm memastikan bahwa konsumen menikmati rasa manis yang sehat tanpa risiko.

Baca Juga :  Melampaui Imajinasi: Bangunan Terkenal Dubai Membanggakan Inovasi Tingkat Lanjut

Image

Revolusi Cita Rasa Buah Lokal

Dengan menggabungkan teknologi dan pertanian modern, Astyfarm mendorong batasan dalam inovasi buah lokal. Produk ini tidak hanya memikat lidah, tetapi juga mengubah persepsi masyarakat terhadap tomat yang selama ini dianggap hambar atau hanya cocok untuk masakan.

“Kami ingin menciptakan pengalaman baru saat mengonsumsi buah. Sekali mencoba Astyfarm, Anda akan tahu bahwa tomat bisa jadi camilan yang menyenangkan,” ujar Asty Ananta menutup pernyataannya.

Tentang Astyfarm

Astyfarm adalah perusahaan agritech Indonesia yang memproduksi Cherry Tomato Stevia—buah camilan sehat hasil perpaduan tomat cherry premium dan stevia alami. Dilengkapi teknologi infusion dari Korea dan kemasan Jepang, Astyfarm berkomitmen menghadirkan buah sehat, praktis, dan elegan untuk keluarga Indonesia.

Media Contact

💬 WhatsApp: https://wa.me/6281111811377
🛍 Shopee: www.shopee.co.id/asty.farm
🛒 Tokopedia: tokopedia.link/JSGZIXIcbVb
📷 Instagram: @asty.farm
🌐 Website: www.astyfarm.com
📧 Email: support@astyfarm.com

Image

Berita Terkait

BRICS 2026: Memperkuat Suara Global South dari New Delhi
Siapkan Penerbitan Obligasi Rp500 Miliar pada Kuartal IV 2026, BRI Finance Perkuat Diversifikasi Pendanaan
Hisense Perpanjang Kemitraan Jangka Panjang dengan UEFA sebagai Mitra Resmi UEFA EURO 2028
BisnisSMM Tawarkan Sewa Panel SMM Mulai Rp100 Ribu per Bulan
Peringati HUT RI ke-81, PT PSL Dorong Transportasi Bersih melalui Uji Emisi Kendaraan di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok
XAUUSD Gagal Tembus 4.355, Harga Emas Berisiko Lanjut Melemah
Ekspor Harusnya Tidak Serumit Ini, Dua Anak Muda Indonesia Coba Sederhanakan Prosesnya
100 Chat WhatsApp per Hari Bisa Tambah Biaya hingga Rp5 Juta per Bulan?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 12:02

BRICS 2026: Memperkuat Suara Global South dari New Delhi

Selasa, 15 September 2026 - 11:20

Siapkan Penerbitan Obligasi Rp500 Miliar pada Kuartal IV 2026, BRI Finance Perkuat Diversifikasi Pendanaan

Selasa, 15 September 2026 - 11:19

Hisense Perpanjang Kemitraan Jangka Panjang dengan UEFA sebagai Mitra Resmi UEFA EURO 2028

Selasa, 15 September 2026 - 11:02

BisnisSMM Tawarkan Sewa Panel SMM Mulai Rp100 Ribu per Bulan

Selasa, 15 September 2026 - 11:02

Peringati HUT RI ke-81, PT PSL Dorong Transportasi Bersih melalui Uji Emisi Kendaraan di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok

Selasa, 15 September 2026 - 10:02

Ekspor Harusnya Tidak Serumit Ini, Dua Anak Muda Indonesia Coba Sederhanakan Prosesnya

Selasa, 15 September 2026 - 08:02

100 Chat WhatsApp per Hari Bisa Tambah Biaya hingga Rp5 Juta per Bulan?

Selasa, 15 September 2026 - 08:02

PT ASA Serahkan Beasiswa Pendidikan bagi 14 Mahasiswa di Bolaang Mongondow Timur

Berita Terbaru

Teknologi

BRICS 2026: Memperkuat Suara Global South dari New Delhi

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:02