Tiga Kereta Penolong Disiagakan, KAI Daop 1 Jakarta Perkuat Respons Tanggap Darurat di Jalur KA - Koran Mandalika

Tiga Kereta Penolong Disiagakan, KAI Daop 1 Jakarta Perkuat Respons Tanggap Darurat di Jalur KA

Senin, 28 Juli 2025 - 14:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta (Daop 1) terus meningkatkan kesiapan dalam menghadapi situasi darurat di jalur kereta api dengan menyiagakan tiga unit sarana khusuS peNolong (SN) atau Kereta Penolong di titik strategis: Depo Lokomotif Cipinang, Cikampek, dan Rangkasbitung. Bisa berupa kereta/gerbong dg atau tanpa penggerak sendiri, khusus memuat peralatan2 evakuasi & tanggap darurat.

Kereta Penolong ini merupakan armada tanggap darurat khusus yang dirancang untuk merespons cepat berbagai insiden operasional, seperti anjlokan atau gangguan luar biasa lainnya. Penempatan kereta ini telah diatur dalam Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) dan siap digerakkan kapan pun dibutuhkan.

“Kereta Penolong bukan hanya simbol kesiapsiagaan, tetapi juga menjadi elemen vital dalam strategi penanganan darurat KAI. Dengan dukungan peralatan lengkap dan kru terlatih, proses evakuasi dapat dilakukan dengan cepat, aman, dan efisien,” ujar Ixfan Hendriwintoko, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta.

Jenis kereta penolong (SN 3 82 03) DIpo Cipinang

Komposisi dan Peralatan Tanggap Darurat

Depo Cipinang: 2 unit Kereta Rel Diesel (KRD) yang dapat digerakkan secara mandiri

Depo Cikampek & Rangkasbitung: masing-masing 1 unit kereta yang ditarik lokomotif

Setiap unit dilengkapi peralatan teknis evakuasi, antara lain:

Lucas (alat pengangkat roda kereta anjlok)

Dongkrak hidrolik

Rescue tools dan rantai

Genset dan mesin las

Cutting blender dan gergaji mesin

Balok, tambang, dan peralatan umum

Alat Pelindung Diri (APD) lengkap untuk kru evakuasi

Tim Siaga dan Fleksibilitas Mobilisasi

Operasional setiap kereta penolong ditangani oleh tim khusus evakuasi berjumlah 8 orang, terdiri dari teknisi, operator evakuasi, serta petugas kesehatan. Untuk unit KRD Cipinang, kereta dapat langsung dikendalikan oleh masinis, sementara unit Cikampek dan Rangkasbitung memerlukan lokomotif penarik.

Unit ini juga dapat dimobilisasi lintas wilayah operasional (Daop) sesuai dengan kondisi darurat dan kebutuhan di lapangan.

Baca Juga :  MLV Teknologi Perkuat Kerjasama dengan HDII Banten untuk Majukan Industri Desain Interior di Indonesia

Perawatan Rutin dan Standar Keandalan

Guna menjaga keandalan armada, seluruh unit Kereta Penolong menjalani perawatan preventif berkala dengan siklus P1, P3, P6, hingga P12 sesuai standar perawatan sarana di lingkungan KAI.

Komitmen pada SDGs: Transportasi Aman, Inklusif, dan Berkelanjutan

Keberadaan dan kesiapsiagaan Kereta Penolong Daop 1 Jakarta sejalan dengan komitmen KAI dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya:

Image

SDG 9: Membangun infrastruktur yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan melalui penguatan sistem tanggap darurat di sektor transportasi.

SDG 11: Menyediakan sistem transportasi publik yang aman, andal, dan tanggap terhadap risiko, guna menciptakan kota dan pemukiman yang berketahanan.

Dengan langkah ini, KAI tidak hanya memastikan kelancaran operasional, tetapi juga menunjukkan tanggung jawab sosial terhadap keselamatan pelanggan dan kelestarian infrastruktur publik.

Berita Terkait

Dukung Pertamina Implementasi B50 Nasional, Elnusa Petrofin Gelar Go Live Penyaluran Perdana Biosolar Industri B50 dari Fuel Terminal IBT Pulau Laut
Rayakan Peluncuran POWER 80, itel Indonesia Gelar POWER 80 Mini HYROX Berhadiah Total Rp25 Juta
Creative Digital Communication: Program Ilmu Komunikasi Modern ala BINUS International
Sudah siap belum? Tagihan RS tembus ratusan juta, kita bisa apa?
Pemenang SOYJOY Nutrition Award 2026 Berbagi Inovasi Gizi di Forum Temu Ilmiah Nasional II PERSAGI
Swiluva Ma Bawa Gerakan BioMom ke Kupang, Edukasi Ibu-ibu soal Kesehatan Usus
PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India
Mengurai Kemacetan Akhir Pekan: Mengapa Rancamaya Menjadi Alternatif Rasional Puncak bagi Warga Jabodetabek

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:21

Dukung Pertamina Implementasi B50 Nasional, Elnusa Petrofin Gelar Go Live Penyaluran Perdana Biosolar Industri B50 dari Fuel Terminal IBT Pulau Laut

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:02

Rayakan Peluncuran POWER 80, itel Indonesia Gelar POWER 80 Mini HYROX Berhadiah Total Rp25 Juta

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:45

Creative Digital Communication: Program Ilmu Komunikasi Modern ala BINUS International

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:02

Sudah siap belum? Tagihan RS tembus ratusan juta, kita bisa apa?

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:38

Pemenang SOYJOY Nutrition Award 2026 Berbagi Inovasi Gizi di Forum Temu Ilmiah Nasional II PERSAGI

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:02

PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:02

Mengurai Kemacetan Akhir Pekan: Mengapa Rancamaya Menjadi Alternatif Rasional Puncak bagi Warga Jabodetabek

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:02

SOME BY MI Meluncurkan ‘Cica Anti Hair Loss Hair Serum,’ Lengkapi Lini Perawatan Kulit Kepala Fungsional

Berita Terbaru