Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen - Koran Mandalika

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN — Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus mempercepat implementasi prinsip environmental, social, and governance (ESG) sebagai bagian dari transformasi bisnis berkelanjutan di sektor perkebunan negara. Langkah ini sejalan dengan dorongan Komisi VI DPR RI untuk memperkuat daya saing industri nasional di tengah tuntutan global terhadap praktik usaha yang berkelanjutan.

Penegasan tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja reses Komisi VI DPR RI ke Regional 1 PTPN IV di Medan, Sumatera Utara, dalam Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025–2026. Dalam kesempatan tersebut, rombongan dewan menyoroti berbagai inisiatif transformasi yang dijalankan Holding Perkebunan Nusantara bersama entitas di bawahnya, termasuk PTPN IV PalmCo.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, menegaskan bahwa sektor perkebunan memiliki ketergantungan tinggi terhadap kualitas lingkungan serta penerimaan sosial masyarakat, sehingga penerapan ESG menjadi fondasi utama keberlanjutan usaha.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ESG bukan lagi pilihan moral, tetapi kebutuhan strategis. Sektor ini sangat bergantung pada kualitas lingkungan, ketersediaan air, kesuburan tanah, dan dukungan masyarakat,” ujar Nurdin dalam arahannya kepada jajaran manajemen BUMN perkebunan, BP BUMN dan Danantara Asset Management.

Baca Juga :  KAI Hadirkan Promo Ekstra Silaturahmi, Diskon Tiket KA hingga 25% untuk Mudik Lebaran

Dalam pemaparan kepada DPR, Direksi Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) yang diwakili Direktur Bisnis Ryanto Wisnuhardi menyampaikan bahwa transformasi tata kelola yang dijalankan mulai menunjukkan hasil positif. Kinerja keuangan grup berada dalam tren meningkat, yang antara lain ditopang kontribusi signifikan dari subholding kelapa sawit, PTPN IV PalmCo.

“Sekitar 80 persen pendapatan grup berasal dari komoditas utama yang dikelola PalmCo. Secara keseluruhan, PTPN Group juga mencatat skor risiko ESG sebesar 17,1 (kategori low risk) dari lembaga pemeringkat global Sustainalytics, yang mencerminkan tingkat kepatuhan terhadap standar keberlanjutan internasional,” ungkap Ryanto.

Capaian tersebut diperkuat oleh kinerja PTPN IV PalmCo. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyatakan bahwa perusahaan menempatkan ESG sebagai inti strategi bisnis.

Ia mengungkapkan bahwa PalmCo telah mencatat penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 28,88 persen sebagai bagian dari upaya dekarbonisasi. Selain itu, perusahaan juga memperluas kemitraan ekonomi kerakyatan melalui program plasma yang kini mencapai 46.314 hektare.

“Efisiensi bisnis dan keberlanjutan lingkungan harus berjalan beriringan. Kami mendorong keduanya sebagai motor pertumbuhan perusahaan,” kata Jatmiko.

Dukungan terhadap transformasi tersebut juga disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI, Nasril Bahar, yang menilai perbaikan tata kelola di tubuh PTPN menjadi indikator positif di tengah tantangan industri global. “Ini menunjukkan bahwa langkah transformasi mulai berjalan efektif,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelatihan IMDG Code di Jakarta Digelar oleh Port Academy

Selain fokus pada pengurangan emisi, PTPN IV PalmCo juga menyiapkan strategi jangka panjang melalui pengembangan energi terbarukan. Hingga 2030, perusahaan merencanakan pembangunan 36 fasilitas energi baru, termasuk pembangkit listrik tenaga biogas dan compressed biomethane gas (CBG).

Program ini diproyeksikan mampu menekan emisi hingga 54,46 persen dibandingkan skenario business as usual pada 2030.

Penguatan ESG di sektor perkebunan menjadi salah satu kunci dalam menjawab tekanan global terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan. Di sisi lain, langkah ini juga membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkuat posisi sebagai pemain utama dalam industri kelapa sawit yang lebih modern, transparan, dan berdaya saing tinggi.

Dengan dukungan legislatif serta konsistensi implementasi di tingkat operasional, transformasi yang dijalankan Holding Perkebunan Nusantara diharapkan tidak hanya meningkatkan kinerja korporasi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pajak Kripto Indonesia Tembus Rp2,15 Triliun, Apa Artinya bagi Industri?
Warna Urine Anjing, Panduan Mengenali Kondisi Kesehatannya
KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan
Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta
Bea Cukai Indonesia Semakin Digital. Mampukah Sistem Bisnis Mengimbanginya?
Gelar ICCE 2026, ICCA Hadirkan Konferensi Layanan Pelanggan dan Pameran Teknologi di Jakarta
Laba BRI Finance Melesat 89% hingga Juli 2026
Laba BRI Finance Melonjak 91,2% hingga Semester I2026, Ditopang Segmen Ini

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:24

Dua Bulan Puasa Es dan Gorengan, Khairunnisa Sukses Juara MTQ Nasional 2026

Senin, 21 September 2026 - 18:54

PPPK Paruh Waktu Menanti Kepastian Jadi ASN, BKN: Masih Tahap Pematangan

Senin, 21 September 2026 - 17:47

Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 13:16

Alasan Dana Bansos NTB Naik, Kadinsos P3A: Rp36,11 Miliar untuk Desa Berdaya

Kamis, 17 September 2026 - 18:59

Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan

Kamis, 17 September 2026 - 17:07

Inspektorat Review Pokir DPRD NTB, Muzihir: Kita Terima, Daripada Berurusan dengan KPK

Kamis, 17 September 2026 - 10:50

DPRD NTB Soroti Rebutan Penumpang di Kuta Mandalika, Pemkab Diminta Cari Solusi

Kamis, 17 September 2026 - 08:54

Pemprov NTB Optimistis Capai Target Pendapatan dan Perbaiki Tata Kelola APBD Perubahan 2026

Berita Terbaru

Teknologi

Warna Urine Anjing, Panduan Mengenali Kondisi Kesehatannya

Selasa, 22 Sep 2026 - 17:02

Teknologi

Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

Selasa, 22 Sep 2026 - 14:02