Koran Mandalika, Lombok Tengah – Persiapan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika terus dikebut. Hingga 3 Oktober 2026, penjualan tiket MotoGP Mandalika telah mencapai 75 persen atau lebih dari 20 ribu tiket.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka, mengatakan capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa seluruh tiket diyakini akan terserap hingga 100 persen menjelang balapan.
“Kami sangat yakin akan mencapai 100 persen, insyaallah. Indikasinya cukup banyak,” kata Troy.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur Operasi ITDC itu juga menyebut sejumlah kategori tiket bahkan telah terisi di atas 95 persen. VIP Premier mencapai 96,94 persen, VIP Deluxe 96,91 persen, Grandstand Zona B 97,79 persen, dan Regular Grandstand Zona 1 mencapai 95,36 persen.
Antusiasme juga terlihat dari tiket khusus NTB. Dua kloter tiket yang sebelumnya dibuka telah habis terjual. Troy menyebut kloter ketiga akan kembali dibuka untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat.
“Dua kloter tiket NTB yang kami lepas itu semua sudah sold out. Hari ini kita akan lepas tahap ketiga,” ujarnya.
Selain pasar domestik, MotoGP Mandalika tahun ini juga mencatat pembeli dari mancanegara. Sekitar 14,4 persen pembeli tiket berasal dari luar negeri, di antaranya dari Monaco, Amerika Serikat, dan Spanyol.
Menurut Troy, kondisi tersebut menunjukkan MotoGP Mandalika tidak hanya menjadi magnet wisata olahraga nasional, tetapi juga mulai memiliki daya tarik internasional.
Di sisi lain, penyelenggara juga melakukan sejumlah perubahan dibandingkan pelaksanaan dua tahun sebelumnya. Salah satunya dengan menghadirkan fasilitas camping ground di kawasan Pantai Putri Mandalika sebagai alternatif akomodasi di tengah keterbatasan kamar hotel.
Selain itu, pada 11 Oktober mendatang akan diresmikan Saturday Sport and Social Club yang memiliki 38 kamar.
“Dengan adanya camping ground yang dibangun Pertamina dan pihak OSI di Pantai Putri Mandalika, harapannya ini menjadi solusi atas keterbatasan akomodasi,” katanya.
Troy memastikan pekerjaan utama di dalam sirkuit telah memasuki tahap finalisasi. Sejumlah fasilitas pendukung seperti kelistrikan, fire protection, storage dan common garage disebut telah mencapai 100 persen.
Untuk mobilitas penonton, sebanyak 118 shuttle disiapkan di dalam kawasan sirkuit dan 35 shuttle tambahan dari Pemprov NTB untuk melayani pergerakan di luar kawasan.
Sementara itu, sebanyak 2.204 relawan dilibatkan dalam pelaksanaan MotoGP 2026. Mereka ditempatkan pada 25 posisi, dengan sekitar 72 persen di antaranya berasal dari wilayah sekitar Lombok.
“Yang kami inginkan bukan hanya race berjalan lancar. Kami ingin menghadirkan end-to-end experience yang baik, sejak penonton tiba di Lombok, menuju Mandalika, menonton, menikmati makanan dan pertunjukan, sampai kembali ke tempat masing-masing,” jelas Troy.
MotoGP Mandalika 2026 sendiri akan berlangsung pada 9-11 Oktober. Penyelenggara juga menargetkan keterlibatan sekitar 600 UMKM dengan penyerapan lebih dari 3.000 tenaga kerja, serta memberikan dampak ekonomi hingga Rp5 triliun selama penyelenggaraan event. (wan)






