Dinas ESDM NTB Sebut LPG 3 Kg Langka Imbas Meningkatnya Kebutuhan saat Lebaran - Koran Mandalika

Dinas ESDM NTB Sebut LPG 3 Kg Langka Imbas Meningkatnya Kebutuhan saat Lebaran

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram- Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB, menanggapi perihal kondisi kelangkaan gas LPG 3 kilogram di berbagai wilayah di NTB.

Kepala Dinas ESDM NTB, Samsudin, mengatakan pihaknya telah melakukan pembahasan terkait permasalahan tersebut dengan PT Pertamina Patra Niaga.

“Lokasi yang menjadi temuan (kelangkaan) itu di Lombok Timur. Hasil klarifikasinya bahwa memang kelangkaan antrean untuk LPG 3 kilo karena apa? Karena teman-teman dari sembalun yang stoknya habis turun ke bawah,” katanya, Selasa (31/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, lanjut dia, hal itu sudah ditindaklanjuti dengan memberikan jatah untuk pembelian gas melon tersebut.

Baca Juga :  ‎Kasus Keracunan MBG di Lombok Tengah, Kepala SPPG NTB Kirim Laporan ke Pusat

“Tapi sudah ditindaklanjut. Artinya memberikan satu KK satu gas denga persyaratan NIK,” lanjutnya.

Selain itu, pihak Pertamina juga telah melakukan pengiriman stok untuk memenuhi kebutuhan di wilayah tersebut.

“Dan dilakukan juga dropping ke wilayah itu oleh Pertamina,” ucapnya.

Terkait dengan harga eceran, Samsudin menjelaskan, memang terjadi kenaikan menjadi Rp 22 ribu.

“Tapi di distributor, itu harganya antara Rp 22 ribu sampai Rp 26 ribu per tabung. Jadi masih dalam rentang yang diperkenankan,” jelasnya.

Menurutnya, kelangkaan terjadi akibat meningkatnya kebutuhan saat lebaran.

“Kan ada yang pindah dari Mataram ke Lombok Timur, mudik di sana. Pasti kebutuhan meningkat,” ujarnya.

Baca Juga :  Peringati World Clean Up Day, Portir Bersih-bersih di 5 Lokasi

Akan tetapi, secara keseluruhan stok gas LPG 3 kilogram di NTB masih aman.

“Tapi secara provinsi, tadi Pertamina udah menyampaikan, insyaallah aman,” kata Samsudin.

Dia menuturkan selama idul fitri 2026, Pertamina telah meningkatkan jumlah dropping ke NTB sebanyak 250 persen.

“Sekarang pun kalau kekurangan, kami konfirmasi segera ditindaklanjuti,” tuturnya.

Selain di Lombok Timur, kelangkaan juga terjadi di Wilayah Sumbawa, tepatnya di Alas. Namun, kata Samsudin, sudah dilakukan dropping

“Cukup tinggi kemarin kan perubahan (harga) nya. Alhamdulillah sudah dilakukan langkah-langkah antisipasi oleh Pertamina dan kami pun bersama pertamina melakukan sidak ke lokasi,” ucapnya. (dik)

Berita Terkait

Sinergi Berlanjut, Bank NTB Syariah Dukung Optimalisasi SP2D Online di Lombok Tengah
Mensos Ajak Seluruh Kades di NTB Hidupkan Puskesos
Refleksi atas Instruksi Ketua Umum dan Kegelisahan Lapangan tentang Ketahanan Pangan
Kemiskinan di NTB Turun Drastis dalam Setahun Terakhir
Pengiriman Ternak 2026 Lebih Tertata, NTB Klaim Sistem Makin Membaik
Sekolah Rakyat di NTB Jadi Harapan Baru Anak Rentan, Fasilitas Lengkap dan Aman
Wamendikdasmen Tegas: Iuran Sekolah Boleh, Tapi Pungli Haram
Pemrpov NTB Gelontorkan Dana Rp 128 Miliar untuk Program Desa Berdaya Tahun Ini

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:50

Mensos Ajak Seluruh Kades di NTB Hidupkan Puskesos

Kamis, 16 April 2026 - 17:57

Refleksi atas Instruksi Ketua Umum dan Kegelisahan Lapangan tentang Ketahanan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 16:34

Kemiskinan di NTB Turun Drastis dalam Setahun Terakhir

Rabu, 15 April 2026 - 18:11

Pengiriman Ternak 2026 Lebih Tertata, NTB Klaim Sistem Makin Membaik

Selasa, 14 April 2026 - 18:16

Sekolah Rakyat di NTB Jadi Harapan Baru Anak Rentan, Fasilitas Lengkap dan Aman

Selasa, 14 April 2026 - 16:37

Wamendikdasmen Tegas: Iuran Sekolah Boleh, Tapi Pungli Haram

Senin, 13 April 2026 - 15:41

Pemrpov NTB Gelontorkan Dana Rp 128 Miliar untuk Program Desa Berdaya Tahun Ini

Minggu, 12 April 2026 - 11:05

Gubernur Iqbal Dorong MUI Lebih Sensitif Terhadap Kasus Kekerasan Seksual

Berita Terbaru