Trader Bitcoin: Zona $107.5K Jadi Kunci untuk Breakout ke All-Time High Baru - Koran Mandalika

Trader Bitcoin: Zona $107.5K Jadi Kunci untuk Breakout ke All-Time High Baru

Minggu, 8 Juni 2025 - 14:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Bitcoin (BTC) saat ini tengah diperdagangkan di kisaran $106.000, dengan sentimen pasar yang sangat sensitif terhadap pergerakan harga di sekitar zona $107.500. Para pelaku pasar, khususnya para trader, tengah mengamati level ini dengan cermat karena diyakini sebagai titik krusial yang dapat membuka peluang bagi Bitcoin untuk menembus rekor harga tertinggi sepanjang masa. Level tersebut kini menjadi fokus utama strategi perdagangan jangka pendek maupun menengah.

Berdasarkan data pasar terkini yang dihimpun dari Cointelegraph Markets Pro dan TradingView, pasangan BTC/USD menunjukkan pola pergerakan harga yang relatif stabil namun fluktuatif di sekitar level tersebut. Likuiditas mulai meningkat baik di atas maupun di bawah harga spot saat ini, mencerminkan adanya tekanan beli dan jual yang cukup seimbang. Kondisi ini membuat zona $107.500 semakin penting karena tembusnya batas tersebut berpotensi memicu pergerakan harga yang signifikan.

Pada perdagangan sebelumnya, Bitcoin sempat menunjukkan momentum kenaikan yang menjanjikan. Harga berhasil merangkak naik hingga mendekati angka $107.000, yang memicu optimisme sebagian pelaku pasar akan potensi breakout. Namun, lonjakan tersebut tidak bertahan lama karena tak lama kemudian harga kembali mengalami koreksi. Gerakan ini mengakibatkan terjadinya likuidasi terhadap posisi short dan long secara bergantian, mencerminkan tingginya volatilitas dan ketidakpastian arah pasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan dinamika tersebut, pasar kripto kini berada dalam fase yang sangat menentukan. Jika zona $107.500 dapat ditembus dan dikonfirmasi sebagai level support baru, bukan tidak mungkin Bitcoin akan melanjutkan tren naiknya dan mencetak rekor harga tertinggi baru. Sebaliknya, kegagalan untuk melewati level ini bisa menandakan perlunya konsolidasi lebih lanjut sebelum potensi reli berikutnya terbentuk. Para analis dan trader kini terus mencermati pergerakan harga dengan hati-hati, menunggu sinyal teknikal yang lebih kuat sebagai panduan langkah selanjutnya.

Baca Juga :  Meningkatkan Keamanan NDT di Industri Oil & Gas dengan Drone Inspeksi Voliro T

Trader sekaligus analis kripto terkemuka, Michaël van de Poppe, kembali menyoroti salah satu level teknikal penting dalam pergerakan harga Bitcoin (BTC). Dalam analisis terbarunya, ia menyatakan bahwa area sekitar $107.500 merupakan zona krusial yang berpotensi menjadi penentu arah pergerakan selanjutnya. Jika harga Bitcoin mampu menembus dan bertahan di atas level ini, menurutnya, peluang untuk mencetak rekor harga tertinggi baru akan terbuka sangat lebar. Namun, sejauh ini, belum terlihat adanya breakout yang kuat atau konfirmasi teknikal bahwa BTC telah mampu melewati batas tersebut secara meyakinkan.

Van de Poppe menggarisbawahi bahwa level $107.500 bukan sekadar angka psikologis, melainkan juga area resistensi teknikal yang cukup kuat, berdasarkan data historis dan struktur pasar saat ini. Penembusan level ini dapat mengubah sentimen pasar secara signifikan dari netral menjadi bullish. Namun, kondisi saat ini masih memperlihatkan pasar yang ragu-ragu, dengan pergerakan harga yang belum cukup kuat untuk menembus resistance tersebut. Ini menunjukkan bahwa para pelaku pasar masih menunggu pemicu eksternal atau katalis tertentu sebelum mengambil posisi yang lebih agresif.

Di sisi lain, pengamatan dari firma perdagangan aset digital QCP Capital memperkuat pandangan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi. Mereka mencatat bahwa saat ini kondisi pasar tergolong ringan—yang berarti tidak banyak posisi besar yang terbuka—dan distribusi skew (kemiringan harga opsi) masih dalam kondisi normal. Hal ini menandakan tidak adanya tekanan besar ke satu arah tertentu, yang menunjukkan bahwa pelaku pasar belum memiliki keyakinan tinggi akan arah tren berikutnya, baik itu naik maupun turun.

Baca Juga :  KAI Fasilitasi Relawan Bakti BUMN Batch VIII di Desa Hatinggian, Toba

QCP Capital juga menambahkan bahwa dalam situasi seperti ini, di mana tidak ada katalis fundamental atau berita besar yang mendorong pergerakan harga, Bitcoin cenderung bergerak dalam kisaran sempit. Dengan volatilitas yang terus menurun, tidak hanya pada BTC tetapi juga pada aset-aset berisiko lainnya, pasar kripto saat ini memasuki fase menunggu. Kondisi ini mencerminkan sikap hati-hati para investor yang memilih untuk tidak mengambil risiko besar hingga muncul sinyal teknikal yang lebih tegas atau peristiwa pasar yang signifikan.

Secara keseluruhan, level $107.500 tetap menjadi perhatian utama dalam analisis teknikal Bitcoin saat ini. Sementara para trader seperti van de Poppe melihat potensi breakout bullish jika level ini tertembus, pendekatan hati-hati dari institusi seperti QCP Capital menunjukkan bahwa pasar masih sangat dipengaruhi oleh ketidakpastian makro dan kekurangan sentimen pendorong. Dalam kondisi seperti ini, kewaspadaan tetap menjadi kunci bagi para pelaku pasar untuk menghadapi pergerakan harga yang masih belum menunjukkan arah pasti.

Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena, Karena cuma di aplikasi ini aset kamu terproteksi dari risiko cybercrime dengan Asuransi Sinarmas. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

Berita Terkait

Krakatau Steel: Kebijakan Korea Tegaskan Pentingnya Perlindungan Industri Baja
BRI Life Perkuat Kualitas Portofolio di Kuartal I 2026: Bayarkan Klaim dan Manfaat Rp1,17 Triliun
Perluas Jangkauan Layanan, BRI Mangga Dua Jalin Kolaborasi Strategis dengan DoubleTree by Hilton
BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Pembiayaan Multiguna 37,47% di Awal 2026
ASHTA District 8 Hadirkan Free Reading Space Pertama di Mall
Jangan Tergiur Harga! napocut Edukasi Cara Bedakan Hijab Paris yang Tegak Paripurna
Illuma Field Memadukan Sports dan Wellness dalam Satu Destinasi di PIK Avenue
Kenapa Pengajuan Pinjaman Ditolak? Ini Penyebab yang Sering Terjadi

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:00

Krakatau Steel: Kebijakan Korea Tegaskan Pentingnya Perlindungan Industri Baja

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:00

BRI Life Perkuat Kualitas Portofolio di Kuartal I 2026: Bayarkan Klaim dan Manfaat Rp1,17 Triliun

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:00

Perluas Jangkauan Layanan, BRI Mangga Dua Jalin Kolaborasi Strategis dengan DoubleTree by Hilton

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:00

BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Pembiayaan Multiguna 37,47% di Awal 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:00

ASHTA District 8 Hadirkan Free Reading Space Pertama di Mall

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:00

Illuma Field Memadukan Sports dan Wellness dalam Satu Destinasi di PIK Avenue

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:00

Kenapa Pengajuan Pinjaman Ditolak? Ini Penyebab yang Sering Terjadi

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:00

MyRepublic Indonesia Raih Indonesia Digital Popular Brand Award 2026 dari Infobrand

Berita Terbaru