Transformasi Digital RSUD Kabupaten Sekadau: Meningkatkan Efisiensi dan Akses Layanan Kesehatan Bersama Periksa.id - Koran Mandalika

Transformasi Digital RSUD Kabupaten Sekadau: Meningkatkan Efisiensi dan Akses Layanan Kesehatan Bersama Periksa.id

Selasa, 25 Maret 2025 - 10:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, menghadapi tantangan dalam menyediakan layanan kesehatan optimal akibat keterbatasan infrastruktur dan lokasi geografis yang berada di daerah kabupaten kecil. Dengan akses yang terbatas serta sistem administrasi konvensional yang masih diterapkan, efisiensi operasional rumah sakit kerap mengalami kendala, termasuk dalam manajemen rekam medis, pendaftaran pasien, dan komunikasi antar unit.

Dalam Musrenbang RKPD 2025 Kabupaten Sekadau, Bupati Aron menekankan pentingnya peningkatan sarana dan prasarana infrastruktur dasar untuk kesejahteraan masyarakat. Untuk mengatasi tantangan ini, RSUD Kabupaten Sekadau berkolaborasi dengan Periksa.id, platform digitalisasi fasilitas kesehatan sejak tahun 2022, guna mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Transformasi digital ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sekadau.

Tantangan dan Solusi Digitalisasi

Sebelum penerapan sistem digital, pasien RSUD Sekadau sering kali menghadapi antrian panjang akibat sistem pendaftaran manual. Selain itu, pencatatan rekam medis yang masih berbasis kertas memperlambat akses informasi medis bagi tenaga kesehatan, berpotensi meningkatkan risiko kesalahan diagnosis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui implementasi SIMRS Periksa.id, RSUD Sekadau kini telah mengadopsi sistem yang lebih terintegrasi dan berbasis teknologi, dengan langkah-langkah strategis sebagai berikut:

1. Penguatan Infrastruktur Digital – Optimalisasi jaringan internet dan perangkat keras untuk memastikan kompatibilitas dengan sistem digital. 

Baca Juga :  Pengaruh Suku Bunga ECB dan The Fed terhadap EUR/USD

2, Pelatihan SDM Kesehatan – Pemberian pelatihan intensif kepada tenaga medis dan staf administrasi agar mampu mengoperasikan sistem secara efektif. 

3. Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) – Rekam medis elektronik yang sesuai regulasi Kementerian Kesehatan dan sudah terintegrasi dengan platform SATUSEHAT.

Pembukaan dan sosialisasi dengan perwakilan dari setiap unit di RSUD Sekadau

Hasil dan Dampak Digitalisasi

Pada 21 Maret 2024, Presiden Joko Widodo bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau RSUD Sekadau dan memberikan apresiasi terhadap layanan yang diberikan, ungkap Direktur RSUD Sekadau dr. Tanjung Harapan Tampubolon (Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Kementerian Kesehatan RI). Periksa.id turut berperan dalam implementasi SIMRS di RSUD Kabupaten Sekadau guna mendukung dan meningkatkan kinerja layanan kesehatan secara digital. Saat ini tampak peningkatan signifikan dalam efisiensi layanan:

1. Pendaftaran online memungkinkan pasien mendapatkan nomor antrean secara daring, mengurangi waktu tunggu secara drastis. 

2. Layanan telemedicine mempermudah pasien di daerah untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis tanpa harus datang langsung ke rumah sakit. 

3. Rekam medis elektronik (RME) mempercepat akses informasi data pasien oleh tenaga medis, meningkatkan akurasi diagnosis dan pengobatan secara digital. 

4. Manajemen farmasi dan logistik rumah sakit menjadi lebih terstruktur dengan sistem pencatatan digital, memastikan ketersediaan obat lebih optimal.

Baca Juga :  Rela Habiskan Ratusan Juta untuk Belajar Trading? Perjalanan Mathias Putra Temukan Sistem Trading Anti-MC

Tim periksa.id melakukan monitoring dan evaluasi di setiap unit rawat jalan dan rawat inap

Monitoring dan Evaluasi: Langkah Berkelanjutan

Tim periksa.id melakukan monitoring dan evaluasi di setiap unit rawat jalan dan rawat inap

Sebagai bagian dari komitmen untuk memastikan efektivitas sistem, RSUD Kabupaten Sekadau bersama Periksa.id mengadakan Monitoring dan Evaluasi SIMRS pada 10–14 Februari 2025. Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Dr. Tanjung Harapan Tampubolon, Direktur RSUD Kabupaten Sekadau, serta Bapak Dismas, S.IP., Kabid Pelayanan Non-Medik. Tim Periksa.id kemudian melakukan kunjungan ke seluruh unit rumah sakit guna mengevaluasi penerapan sistem, mengidentifikasi kendala teknis, dan menyusun strategi perbaikan.

Evaluasi ini memastikan bahwa sistem yang telah diterapkan dapat terus disempurnakan, sehingga transformasi digital yang dijalankan benar-benar memberikan dampak optimal bagi pasien dan tenaga medis.

Komitmen Berkelanjutan Menuju Rumah Sakit Digital

Sosialisasi dengan perwakilan dari setiap unit di RSUD Sekadau

Dengan keberhasilan transformasi digital ini, RSUD Kabupaten Sekadau menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan sistem kesehatan berbasis teknologi yang lebih maju dan terintegrasi. Kolaborasi dengan Periksa.id tidak hanya memberikan solusi jangka pendek tetapi juga membangun pondasi menuju layanan kesehatan yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi dalam jangka panjang.

Kolaborasi ini membuktikan bahwa teknologi mampu menjembatani kesenjangan dalam akses layanan kesehatan, bahkan di daerah dengan keterbatasan infrastruktur. Keberhasilan RSUD Kabupaten Sekadau diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi rumah sakit lain dalam mengadopsi digitalisasi guna meningkatkan layanan kesehatan di Indonesia.

Berita Terkait

Dorong Smart Hospital di Indonesia, teraMedik Resmi Kembangkan Teknologi AI Untuk Ekosistem Kesehatan.
UGC ECRL FS 02 Terpanjang di Malaysia, PLN NPC Raih Rating Bintang 5
PTPN Group Kirim 17 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di NTT
Insentif untuk Ekosistem Baterai NMC Jadi Akselerator Hilirisasi Nikel Nasional
Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 Hadirkan Ekosistem Halal dan Edukasi dalam Satu Gelaran
Selama Libur Panjang Maulid Nabi SAW, Bandung, Cianjur, dan Priangan Timur Jadi Destinasi Favorit
Igloo: Masyarakat Indonesia Membeli Asuransi Perjalanan Dua Hari Sebelum Keberangkatan, dengan 79% Pelanggan Memprioritaskan Perlindungan Medis
Menguatkan Semangat Kemanusiaan, NHM Menerjunkan Tim ERT Bantu Warga Terdampak Gempa M7,7 di Manggarai NTT

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:02

Dorong Smart Hospital di Indonesia, teraMedik Resmi Kembangkan Teknologi AI Untuk Ekosistem Kesehatan.

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:02

UGC ECRL FS 02 Terpanjang di Malaysia, PLN NPC Raih Rating Bintang 5

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:02

PTPN Group Kirim 17 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:02

Insentif untuk Ekosistem Baterai NMC Jadi Akselerator Hilirisasi Nikel Nasional

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:02

Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 Hadirkan Ekosistem Halal dan Edukasi dalam Satu Gelaran

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:02

Igloo: Masyarakat Indonesia Membeli Asuransi Perjalanan Dua Hari Sebelum Keberangkatan, dengan 79% Pelanggan Memprioritaskan Perlindungan Medis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:02

Menguatkan Semangat Kemanusiaan, NHM Menerjunkan Tim ERT Bantu Warga Terdampak Gempa M7,7 di Manggarai NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:02

Spasium Ungkap Alasan Banyak Sculpture Arsitektural Gagal Diwujudkan

Berita Terbaru