Tren Aset Kripto Juli 2026: Empat Perkembangan yang Perlu Dipahami - Koran Mandalika

Tren Aset Kripto Juli 2026: Empat Perkembangan yang Perlu Dipahami

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 17 Juli 2026 – Pasar aset kripto pada Juli 2026 tidak hanya berbicara tentang apakah harga Bitcoin sedang naik atau turun. Perkembangan blockchain kini mencakup jaringan yang dibangun khusus untuk layanan keuangan, pertumbuhan stablecoin, tokenisasi saham dan aset dunia nyata, serta hubungan yang semakin erat antara pasar kripto dan kondisi ekonomi global.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis mengatakan industri kripto pada 2026 semakin dekat dengan infrastruktur keuangan global. Namun, semakin kompleks produknya, semakin penting pula edukasi pengguna.

“Kita perlu memahami bukan hanya nama aset, tetapi juga jaringan, penerbit, likuiditas, dan risikonya.” kata Yudho.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada saat yang sama, volatilitas tetap menjadi karakter utama industri ini. Karena itu, mengikuti tren sebaiknya dimulai dengan memahami teknologi, struktur produk, dan risikonya, bukan sekadar mencari aset yang sedang ramai dibicarakan.

Tren 1: Bitcoin Tetap Menjadi Barometer Sentimen Pasar

Bitcoin masih menjadi aset kripto terbesar dan salah satu indikator utama sentimen pasar. Pada 13 Juli 2026, Bitcoin berada di sekitar US$62.328, setelah bergerak dalam rentang intraday sekitar US$62.157 hingga US$64.273. Angka ini harus diperbarui sebelum artikel diterbitkan.

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa volatilitas dapat terjadi bahkan dalam periode yang sangat singkat. Bitcoin dapat bereaksi terhadap perubahan suku bunga, geopolitik, likuiditas, arus dana institusional, regulasi, dan pergerakan pasar saham.

Apa artinya bagi pengguna?

Pengguna sebaiknya tidak hanya melihat warna hijau atau merah pada grafik harian. Periksa jangka waktu, volume, kondisi ekonomi, tujuan pribadi, dan penggunaan leverage. Harga yang turun tidak otomatis berarti murah, sedangkan harga yang naik tidak menjamin tren akan berlanjut.

Tren 2: Layer 2 Semakin Dibangun untuk Kebutuhan Finansial Spesifik

Layer 2 sebelumnya banyak dibahas sebagai solusi untuk meningkatkan kapasitas dan menurunkan beban jaringan Ethereum. Pada 2026, narasinya berkembang: beberapa Layer 2 dirancang untuk kebutuhan industri tertentu, termasuk layanan keuangan dan tokenized real-world assets.

Baca Juga :  Petugas OTC KAI Services Viral Berkat Aksi Sigapnya Membantu Penumpang di KA Argo Semeru

Robinhood Chain menjadi salah satu contoh terbaru. Jaringan ini meluncurkan public mainnet pada 1 Juli 2026, dibangun dengan teknologi Arbitrum, dan dirancang sebagai lingkungan permissionless untuk layanan keuangan onchain, DeFi, dan aset dunia nyata yang ditokenisasi.

Apa artinya bagi pengguna?

Semakin banyak jaringan berarti semakin banyak pilihan, tetapi juga menambah kompleksitas. Pengguna perlu memahami aset yang tersedia, dukungan jaringan di platform pengirim dan penerima, biaya transaksi, risiko bridge, dan cara menyimpan aset secara aman.

Tren 3: Stablecoin Berkembang sebagai Infrastruktur Digital

Stablecoin dirancang untuk mempertahankan nilai yang relatif stabil terhadap aset acuan, paling sering dolar AS. Stablecoin digunakan untuk aktivitas perdagangan kripto, perpindahan dana antarplatform, penyelesaian transaksi, dan berbagai layanan onchain.

Bank for International Settlements mencatat kapitalisasi pasar stablecoin sekitar US$320 miliar pada akhir Mei 2026. BIS juga memperkirakan volume transaksi stablecoin sepanjang 2025 sekitar US$28 triliun, tetapi menekankan bahwa nilai bersih setelah mengeluarkan perpindahan antarwallet milik pihak yang sama jauh lebih rendah.

Apa artinya bagi pengguna?

Istilah “stable” tidak berarti tanpa risiko. Pengguna perlu memahami penerbit, kualitas cadangan, mekanisme penebusan, risiko depeg, pembekuan alamat, jaringan yang digunakan, biaya on-ramp dan off-ramp, serta likuiditas pada setiap jaringan.

Tren 4: Tokenized Assets Bergerak Menuju Infrastruktur Keuangan

Tokenized asset mengubah hak atau eksposur ekonomi terhadap aset tertentu menjadi instrumen berbasis blockchain. Produk yang ditokenisasi dapat mencakup saham, obligasi, dana pasar uang, komoditas, dan aset dunia nyata lainnya.

Pada Juli 2026, IMF menerbitkan kajian yang membagi ekosistem tokenisasi menjadi tiga lapisan: infrastruktur tempat transaksi diselesaikan, aset yang diterbitkan atau direpresentasikan, dan layanan seperti wallet, exchange, serta aplikasi pengguna.

Kerangka tersebut menunjukkan bahwa nilai sebuah token tidak cukup dinilai dari nama aset dasarnya. Pengguna juga perlu memahami jaringan, penerbit, kustodian, struktur hukum, layanan perdagangan, likuiditas, dan mekanisme produknya.

Baca Juga :  Sekali Seumur Hidup: Dari Cerita Biasa Jadi Warisan Luar Biasa

FLOQ telah memperkenalkan tokenized assets melalui rangkaian xStocks. Produk tersebut dirancang untuk memberikan eksposur terhadap pergerakan aset dasar, tetapi tidak boleh langsung disamakan dengan kepemilikan saham melalui rekening efek.

Cara Mengikuti Tren Tanpa Terjebak Hype

Tren pasar dapat membantu pengguna menemukan topik untuk dipelajari. Namun, popularitas sebuah tema tidak menjamin kualitas proyek atau kenaikan harga. Gunakan checklist berikut:

1. Apakah informasi berasal dari sumber resmi atau kredibel?

2. Masalah apa yang diselesaikan oleh proyek atau produk?

3. Siapa pengembang, penerbit, atau kustodiannya?

4. Apakah terdapat aktivitas pengguna dan likuiditas yang nyata?

5. Jaringan apa yang digunakan dan apa risikonya?

6. Bagaimana struktur aset, cadangan, atau underlying-nya?

7. Apakah keputusan dilakukan berdasarkan riset atau FOMO?

8. Apakah aset atau produk sesuai dengan toleransi risiko pribadi?

Memahami Tren Lebih Penting daripada Mengejar Tren

Bitcoin, Layer 2, stablecoin, dan tokenized assets menunjukkan bahwa industri aset digital terus berkembang. Namun, perkembangan teknologi tidak menghilangkan volatilitas dan risiko.

Gunakan FLOQ Academy untuk mempelajari dasar setiap tren, FLOQ Cryptossary untuk memahami istilah teknis, dan Pasar FLOQ untuk memantau harga serta pergerakan aset. Tren terbaik untuk diikuti adalah tren yang sudah dipahami, bukan sekadar tren yang paling sering muncul di media sosial.

<Diolah dari berbagai sumber>

Disclaimer: Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi, termasuk potensi kerugian akibat volatilitas harga pasar. Seluruh informasi yang tersedia hanya bersifat umum dan bukan merupakan ajakan, penawaran, saran, maupun rekomendasi investasi. Kami menghimbau seluruh konsumen untuk melakukan riset dan mempertimbangkan keputusan investasi secara matang sebelum melakukan transaksi aset kripto. Konsumen juga diharapkan untuk bertransaksi sesuai dengan profil risiko dan kemampuan finansial masing-masing serta tidak menggunakan dana yang berada di luar batas kemampuan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

PTPN Group Pastikan Hak, Pendidikan Anak, dan Pendampingan Keluarga Korban PKS Tanjung Medan
Telkom AI Center Malang Dukung Internal Thursina International Islamic Boarding School Eksplorasi Generative AI melalui AI for Everyone Batch 28
Bitcoin Berpeluang Menuju US$100.000, Jika Konflik AS-Iran Mereda?
AXIS dan EVOS Hadirkan AXISLAND, Perayaan Kemerdekaan RI dalam Bentuk Baru di Roblox Lewat Kampanye #17anKitaBeda
Human Firewall: Kenapa Karyawan Anda adalah Benteng Pertahanan Siber Terkuat
Cicilan yang Tidak Terduga? Kenali Dulu Cara Menghitung dan Mengaturnya
Sambut Bulan September, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Mobil Baru dengan Bunga Mulai 3,33%
BRI Finance Perkuat Pembiayaan Dana Tunai, Tumbuh 44,74% hingga Semester I-2026

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 21:02

PTPN Group Pastikan Hak, Pendidikan Anak, dan Pendampingan Keluarga Korban PKS Tanjung Medan

Kamis, 3 September 2026 - 18:02

Telkom AI Center Malang Dukung Internal Thursina International Islamic Boarding School Eksplorasi Generative AI melalui AI for Everyone Batch 28

Kamis, 3 September 2026 - 17:02

Bitcoin Berpeluang Menuju US$100.000, Jika Konflik AS-Iran Mereda?

Kamis, 3 September 2026 - 17:02

AXIS dan EVOS Hadirkan AXISLAND, Perayaan Kemerdekaan RI dalam Bentuk Baru di Roblox Lewat Kampanye #17anKitaBeda

Kamis, 3 September 2026 - 17:02

Cicilan yang Tidak Terduga? Kenali Dulu Cara Menghitung dan Mengaturnya

Kamis, 3 September 2026 - 15:02

Sambut Bulan September, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Mobil Baru dengan Bunga Mulai 3,33%

Kamis, 3 September 2026 - 15:02

BRI Finance Perkuat Pembiayaan Dana Tunai, Tumbuh 44,74% hingga Semester I-2026

Kamis, 3 September 2026 - 15:02

Tak Hanya Membangun Karier, UPH Ajak Mahasiswa Baru Menemukan Panggilan dan Menjalani Hidup yang Bermakna

Berita Terbaru