Tunjukkan Birokrasi Bersih, Alasan Imam Kafali Buka Baju di Debat Pilbup Lombok Barat - Koran Mandalika

Tunjukkan Birokrasi Bersih, Alasan Imam Kafali Buka Baju di Debat Pilbup Lombok Barat

Kamis, 14 November 2024 - 20:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Barat – Calon wakil bupati Lombok Barat nomor urut 2, Imam Kafali lagi-lagi tampil beda pada debat kedua Pemilihan Bupati (Pilbup) 2024 yang berlangsung di Senggigi, Rabu (13/11/2024) kemarin.

Imam tiba-tiba membuka kemeja birunya dan menyisakan kaos putih di akhir debat. Ia melakukan hal itu ditengah Nurhidayah menyelesaikan sesi closing statement.

Kaos yang dikenakan itu bertuliskan “Uang Rakyat Harus Kembali untuk Rakyat!”. Aksi itu sontak membuat para hadirin heboh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata-kata itu juga kerap disampaikan oleh paslon dengan akronim Jalan Baru ini di sepanjang debat. Jika terpilih menjadi bupati-wakil bupati Lombok Barat, paslon ini akan melakukan tata kelola pemerintahan yang bersih yang ditunjukkan dalam visi misi Jalan Baru untuk rakyat Lombok Barat.

Baca Juga :  Memanas! KPU Ngotot Lanjutkan Pleno, Bawaslu dan Saksi Menolak

Aksi Imam ini bentuk keseriusan untuk menghadirkan pemerintahan bersih yang melayani. Pasangan ini memiliki akronim BARU, bersih, adil, ramah, dan unggul.

“Untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, kami memiliki Jalan Baru tata kelola pemerintahan,” kata Nurhidayah saat debat.

Menurut Dayah, tata kelola pemerintah yang dimaksud bukan hanya sekup kabupaten saja, hal serupa juga akan dilakukan di tingkat pemerintah desa (Pemdes).

“Pemerintahan ini, bukan hanya kabupaten, tetapi desa juga sebagai ujung tombak pemerintahan juga harus terkelola secara bersih,” ujarnya.

Baca Juga :  Karier Politik Moncer, Bupati Lombok Tengah Incar Kursi Gubernur

Pasangan Jalan Baru akan akan melakukan pendampingan kepada kepala desa dan perangkat desa bagaimana mengelola DD/ADD sesuai dengan regulasi. Selain itu, pihaknya juga akan mengevaluasi peraturan desa (perdes) yang dikeluarkan oleh kepala desa agar aturan yang dikeluarkan itu singkron dan selaras dengan pemerintah daerah.

“Tidak ada kebijakan yang diambil (kepala desa) yang bisa membuat teman-teman kepala desa tersangkut hukum. Kami juga akan memberikan pendampingan hukum kepada teman-teman kepala desa,” tegasnya.

Nurhidayah tegas menyampaikan, tak mau nantinya ketika diberi kepercayaan menjadi kepala daerah, ada yang terlibat persoalan hukum. Sedari awal ia meminta supaya uang rakyat dikembalikan kepada rakyat.(*)

Berita Terkait

Tak Bisa Lagi Figur Itu-Itu Saja, Mi6 Dorong Kader Muda Ambil Alih Pilkada 2029
Sisi Lain Baliho Pesan Keberagaman Ramadan Rachmat Hidayat dan Selly Andayani
Rachmat Beri Kode Terakhir Pimpin Partai di Musancab PDIP Lotim: Ini Periode Terakhir Saya
‎Pengurus DPC PKS Praya Dikukuhkan, Ketua DPD: Berpartai Bukan Untuk Cari Uang
Pengurus DPC PKS Prabar-Prabarda Diharapkan Beri Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
PDI Perjuangan Kota Mataram Konsolidasi Kader, Tegas Tolak Pilkada Melalui DPRD
Nursiah: Kader Golkar Wajib Membesarkan Partai
Stasiun Gambir Raih Sertifikat Sistem Manajemen Pengamanan Kategori GOLD dari Baharkam Polri

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 00:00

Bangun Rumah 2 Lantai Lebih Aman dengan Kombinasi Besi yang Tepat

Rabu, 29 April 2026 - 00:00

Kanopi Pabrik Ambruk? Ini Kesalahan Pemilihan Besi yang Sering Terjadi

Rabu, 29 April 2026 - 00:00

Rumah Retak Setelah Beberapa Tahun? Ini Kesalahan pada Besi Beton

Selasa, 28 April 2026 - 21:00

Kejadian Perlintasan Meningkat di 2025, KAI Divre IV Tanjungkarang Ajak Masyarakat Tertib di Perlintasan dan Tidak Beraktivitas di Jalur KA

Selasa, 28 April 2026 - 21:00

Bittime Mining Points 2.0 Resmi Berakhir Bittime Raih Antusiasme dan Respon Positif Investor

Selasa, 28 April 2026 - 19:00

Perkuat Dukungan Infrastruktur Air Krakatau Pipe Resmi Memulai Pengiriman Perdana Proyek Karian

Selasa, 28 April 2026 - 18:00

Kenapa Harga Besi Murah Justru Bikin Biaya Membengkak?

Selasa, 28 April 2026 - 18:00

Bank Neo Commerce Dukung Tren Padel Jakarta lewat The Royals Battle presented by neobank

Berita Terbaru