Ugrade Ethereum Pectra Siap Diluncurkan, Ini Semua yang Perlu Diketahui - Koran Mandalika

Ugrade Ethereum Pectra Siap Diluncurkan, Ini Semua yang Perlu Diketahui

Senin, 31 Maret 2025 - 15:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ethereum kembali menghadirkan inovasi besar melalui upgrade Pectra, yang dijadwalkan akan diluncurkan di jaringan utama (mainnet) pada awal hingga pertengahan April 2025. Pembaruan ini merupakan gabungan dari dua peningkatan sebelumnya, yakni Prague dan Electra, yang masing-masing menyentuh dua bagian penting Ethereum: execution layer dan consensus layer.

Lalu, apa sebenarnya yang ditawarkan oleh Pectra? Bagaimana upgrade ini bisa berdampak pada pengguna, pengembang, hingga harga ETH itu sendiri?

Apa Itu Upgrade Ethereum Pectra?

Pectra merupakan langkah besar dalam perjalanan Ethereum untuk menjadi jaringan yang lebih cepat, efisien, dan ramah pengguna. Upgrade ini tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan hasil penggabungan dua pembaruan besar sebelumnya: Prague dan Electra.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prague berfokus pada peningkatan di sisi execution layer, yaitu bagian jaringan yang mengatur bagaimana transaksi diproses dan smart contract dijalankan. 

Sementara itu, Electra menyempurnakan consensus layer, bagian penting yang menentukan bagaimana setiap node di jaringan Ethereum mencapai kesepakatan atas setiap blok baru.

Dengan menggabungkan dua fokus teknis ini dalam satu paket besar, Pectra diharapkan menjadi fondasi kokoh yang akan memperkuat posisi Ethereum di tengah persaingan blockchain yang semakin ketat. 

Fitur Baru dalam Upgrade Pectra

Upgrade ini memperkenalkan berbagai fitur penting yang dirancang untuk membuat Ethereum lebih efisien dan fleksibel:

Baca Juga :  Indonesia–India Perkuat Aliansi Tekstil, Diplomasi dan Industri Bersatu Hadapi Tantangan Global

Account Abstraction (EIP-7702)

Fitur ini memungkinkan dompet pengguna berfungsi seperti smart contract. Artinya, pengguna bisa membayar gas fee dengan token apa saja, tidak terbatas pada ETH. Hal ini membuat transaksi lebih fleksibel dan mudah.

Peningkatan Batas Staking (EIP-7251)

Validator Ethereum kini bisa melakukan staking hingga 2.048 ETH, naik drastis dari batas sebelumnya yaitu 32 ETH. Ini membantu validator besar mengelola node mereka lebih efisien.

Verkle Trees

Struktur data baru yang lebih ringan dan efisien dari Merkle Trees. Teknologi ini mendukung visi Ethereum menuju stateless clients—yakni node yang tidak perlu menyimpan seluruh riwayat jaringan.

Peer Data Availability Sampling (PeerDAS)

Teknologi ini memungkinkan node memverifikasi data tanpa perlu menyimpan semuanya, yang secara signifikan meningkatkan skalabilitas jaringan.

Tahapan Pengujian dan Jadwal Rilis

Sebelum diluncurkan ke mainnet, upgrade Pectra telah melalui sejumlah pengujian penting:

Holesky Testnet: Implementasi dilakukan pada Februari 2025.

Sepolia Testnet: Diuji pada 5 Maret 2025.

Hoodi Testnet: Pengujian terakhir diluncurkan pada 26 Maret 2025.

Setelah seluruh tahap testnet berjalan lancar, Ethereum Foundation mengonfirmasi bahwa mainnet activation akan dilakukan pada awal hingga pertengahan April 2025.

Baca Juga :  Telkom Indonesia Bawa AI ke Daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) untuk Pendidikan Berkualitas

Dampaknya terhadap Harga ETH

Apakah upgrade ini akan menaikkan harga ETH? Pertanyaan ini masih menjadi bahan diskusi di kalangan analis. 

Banyak analis membuat prediksi bahwa Pectra adalah salah satu katalis potensial untuk pergerakan harga yang positif. Skalabilitas yang meningkat dan biaya transaksi yang lebih rendah bisa mendorong penggunaan Ethereum secara lebih luas, yang pada akhirnya berpengaruh pada permintaan ETH.

Selain itu, sentimen positif dari komunitas terhadap arah pengembangan ini bisa mendorong lebih banyak minat untuk hold atau beli ETH. Namun tentu saja, faktor eksternal seperti regulasi global dan tren makroekonomi tetap menjadi variabel yang tidak bisa diabaikan.

Kesimpulan

Upgrade Pectra menandai tonggak penting dalam perjalanan Ethereum menuju jaringan yang lebih efisien, cepat, dan ramah pengguna. Dari sisi teknologi, Pectra membawa berbagai inovasi yang dapat memperkuat posisi Ethereum sebagai blockchain pilihan utama di dunia.

Jika kamu ingin terus mengikuti perkembangan ETH dan potensi pergerakan harganya setelah upgrade ini, kamu bisa memantaunya melalui Bittime, platform trading kripto untuk beli, jual, dan pantau aset seperti Ethereum secara real-time. Tunggu apalagi, register Bittime sekarang dan nikmati kemudahan berinvestasi kripto!

Berita Terkait

Bawa Pulang Penghargaan Regional, IndoPsyCare Perkuat Layanan Mental Nasional Lewat Peresmian Klinik Utama
Silaturahmi Strategis BRI Region 6 dan PT Askrindo Perkuat Sinergi Kerja Sama
Gencatan Senjata Amerika-Iran Berakhir 21-22 April, Volume Trading USDT/IDR Bittime Meroket 85%
PTPP Tegaskan Kesiapan Jalankan Arahan BP BUMN dan Danantara dalam Percepatan Restrukturisasi BUMN Karya
Kedutaan Besar India Dorong Impor Urea dari Indonesia untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Perkuat Sinergi BRI Group, BRI Finance Beri Penawaran Spesial di Pameran Kendaraan
Panduan Memberikan Susu pada Anak Kucing Sesuai Kebutuhan
Peran Pelaku Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:50

Mensos Ajak Seluruh Kades di NTB Hidupkan Puskesos

Kamis, 16 April 2026 - 17:57

Refleksi atas Instruksi Ketua Umum dan Kegelisahan Lapangan tentang Ketahanan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 16:34

Kemiskinan di NTB Turun Drastis dalam Setahun Terakhir

Rabu, 15 April 2026 - 18:11

Pengiriman Ternak 2026 Lebih Tertata, NTB Klaim Sistem Makin Membaik

Selasa, 14 April 2026 - 18:16

Sekolah Rakyat di NTB Jadi Harapan Baru Anak Rentan, Fasilitas Lengkap dan Aman

Selasa, 14 April 2026 - 16:37

Wamendikdasmen Tegas: Iuran Sekolah Boleh, Tapi Pungli Haram

Senin, 13 April 2026 - 15:41

Pemrpov NTB Gelontorkan Dana Rp 128 Miliar untuk Program Desa Berdaya Tahun Ini

Minggu, 12 April 2026 - 11:05

Gubernur Iqbal Dorong MUI Lebih Sensitif Terhadap Kasus Kekerasan Seksual

Berita Terbaru