Visi India tentang Indo-Pasifik: Menjaga Stabilitas Maritim dan Mendorong Kemakmuran Bersama - Koran Mandalika

Visi India tentang Indo-Pasifik: Menjaga Stabilitas Maritim dan Mendorong Kemakmuran Bersama

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — India terus menegaskan komitmennya terhadap kawasan Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, inklusif, dan berbasis aturan, dengan menempatkan stabilitas maritim, kerja sama regional, serta kemitraan pembangunan sebagai pilar utama kebijakan luar negerinya. Visi ini mencerminkan peran India sebagai mitra yang bertanggung jawab dalam menjaga keamanan dan kemakmuran bersama di kawasan yang semakin strategis secara global.

Samudra Hindia sebagai Poros Strategis

Pada 20 Oktober 2025, bertepatan dengan perayaan Deepavali, Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan pidato dari INS Vikrant, kapal induk pertama buatan dalam negeri India. Dalam pidato tersebut, ia menekankan sentralitas Samudra Hindia dalam arsitektur strategis global, mengingat sekitar 66 persen pasokan minyak dunia dan 50 persen lalu lintas peti kemas internasional melintasi perairan ini. India, melalui Angkatan Lautnya, berkomitmen menjaga jalur-jalur vital tersebut demi stabilitas perdagangan global.

Evolusi Konsep Indo-Pasifik

Gagasan Indo-Pasifik sebagai satu ruang strategis mulai berkembang sejak pertengahan 2000-an, termasuk melalui pidato Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di Parlemen India pada 2007 tentang “Confluence of the Two Seas”. Konsep ini kemudian memperoleh pengakuan global dan semakin menguat dalam diskursus internasional. India secara resmi mengartikulasikan visinya mengenai Indo-Pasifik melalui pidato Perdana Menteri Modi di Dialog Shangri-La pada Juni 2018, yang menegaskan kawasan ini sebagai ruang kerja sama yang menyatukan negara-negara di dalam dan di luar kawasan.

Reorientasi Maritim dan Kebijakan Act East

Visi Indo-Pasifik India merupakan kelanjutan alami dari evolusi kebijakan luar negeri dan keamanan nasionalnya. Sejak liberalisasi ekonomi pada awal 1990-an, India memperkuat keterlibatan dengan Asia Tenggara melalui Kebijakan Look East yang kemudian ditingkatkan menjadi Kebijakan Act East pada 2014. ASEAN dipandang sebagai mitra sentral, dengan hubungan yang kini telah berkembang menjadi kemitraan strategis komprehensif.

SAGAR dan MAHASAGAR: Keamanan dan Pertumbuhan untuk Semua

Pada 2015, India meluncurkan doktrin SAGAR (Security and Growth for All in the Region) sebagai kerangka kerja sama di kawasan Samudra Hindia. Kebijakan ini menekankan keamanan maritim, pembangunan kapasitas, kerja sama kolektif, pembangunan berkelanjutan, dan kepemilikan kawasan oleh negara-negara di dalamnya. Pada 2025, India memperkenalkan MAHASAGAR sebagai evolusi dari SAGAR, memperluas visi tersebut ke skala global dengan fokus yang lebih kuat pada Global South.

Baca Juga :  Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent

Komitmen Kemanusiaan dan Kemitraan Pembangunan

India telah menunjukkan kredibilitasnya sebagai mitra kemanusiaan yang andal melalui berbagai operasi bantuan dan penanggulangan bencana, mulai dari Asia Tenggara, Afrika, hingga Pasifik. Model kerja sama pembangunan India menekankan transparansi, keberlanjutan, serta penghormatan terhadap prioritas negara mitra, tanpa syarat politik.

Keamanan Maritim dan Kebebasan Navigasi

Sebagai mitra keamanan maritim pilihan di kawasan Indo-Pasifik, India aktif dalam latihan bersama, pembangunan kapasitas, serta berbagi informasi melalui Information Fusion Centre–Indian Ocean Region. Upaya ini diperkuat dengan komitmen menjaga kebebasan navigasi dan kelancaran perdagangan internasional, termasuk melalui pengerahan Angkatan Laut India untuk melindungi jalur pelayaran strategis.

Peran India dalam Tatanan Global

Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, India terus memainkan peran konstruktif dalam mendukung tatanan internasional berbasis aturan. Melalui visi Indo-Pasifiknya, India menegaskan tekad untuk berkontribusi pada perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran bersama di kawasan dan dunia.

Artikel ini ditulis oleh Suchitra Durai, mantan Duta Besar untuk Kenya dan Thailand.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Berita Terkait

Smart Futuristic City Diorama Karya BINUS @Semarang Tampil di Sewunara 2026
Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda
Plus Gratisnya dari neobank PLUS: Kuota Gratis Transfer antarbank hingga 200 Kali per Bulan
Jaga Kualitas Infrastruktur, PT JMTM Lanjutkan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi Rigid di Ruas Tol Semarang
KAI Bandara Raih Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026 melalui Railink Magazine Vol. 4
Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen
Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang
Motor Impian Makin Dekat, BRI Finance Hadirkan Bunga Mulai 0,7%

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:50

Dua Alat Bukti Cukup, Eks Pimpinan Ponpes Abul Barokat Jadi Tersangka

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:28

Uang Rp50 Ribu Jadi Umpan, 7 Anak Jonggat Diduga Jadi Korban

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:12

Korupsi Pengadaan Dump Truck dan Arm Roll DLH Lombok Tengah, Empat Tersangka Resmi Ditahan

Senin, 25 Mei 2026 - 19:42

Hutang Berujung Maut, Penyidik Satreskrim Polresta Mataram Tetapkan Satu Tersangka

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:01

Ahli Pidana dari JPU Sebut Pasal Gratifikasi Tidak Bisa Menjerat Pemberi

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:58

Suliadi Protes Tuntutan Berat Kasus Sewa Tower: Saya Hanya Warga Biasa

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:53

Sekda Lombok Tengah Jadi Saksi, Jaksa Dalami Dugaan Korupsi Dump Truck

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:05

Sekda Lombok Tengah Dipanggil Jaksa, Pemeriksaan Berkaitan dengan Kasus Dump Truck?

Berita Terbaru